Pernah nggak sih, lagi asyik nge-game, eh, tiba-tiba notifikasi batre low muncul? Rasanya kayak di-ulti sama kenyataan. Nah, bayangin kalo jam tangan lo juga ikutan tekor di tengah kesibukan. Nggak lucu, kan? Untungnya, ada Armin Strom One Week Manufacture Edition Blue, jam tangan yang power reserve-nya bikin dompet lo duluan yang jebol daripada jamnya kehabisan daya.
Armin Strom: Bukan Sekadar Jam, Tapi Investasi Gaya Hidup
Armin Strom, bagi sebagian orang, mungkin cuma merek jam tangan mewah. Tapi, buat para *connoisseur*, ini adalah simbol *prestige* dan dedikasi terhadap seni horologi. Sejak 2010, mereka udah bikin gebrakan dengan One Week, jam tangan yang bisa menemani lo seminggu penuh tanpa perlu diisi ulang dayanya. Di tahun 2023, One Week First Edition hadir dengan desain *integrated steel* yang memukau. Nah, di tahun ini, Armin Strom kembali dengan dua varian sekaligus: One Week Skeleton Titanium yang transparan dan ringan, serta Manufacture Edition Blue yang elegan dan *stylish*.
Armin Strom nggak cuma jualan jam, tapi juga jualan *statement*. Mereka pengen lo nunjukkin identitas dan selera lo lewat pergelangan tangan. Dan, dengan harga yang setara cicilan mobil, tentunya jam ini bukan buat sembarang orang.
Desain yang Bikin Mata Melotot, Dompet Meringis
One Week Manufacture Edition Blue hadir dengan *stainless steel case* berdiameter 41mm, tinggi 10.6mm, dan *lug-to-lug* 44.35mm. Ukurannya pas, nggak terlalu besar, nggak terlalu kecil. Desainnya juga nggak neko-neko, dengan permukaan *brushed*, aksen *polished* yang tajam, dan *crown* yang terlindungi di posisi jam 3. Kaca safir anti-reflektifnya bikin tampilan jam tetap jernih meski di bawah sinar matahari terik. Yang bikin jam ini makin istimewa adalah ketahanan airnya hingga 100 meter, plus *integrated steel bracelet* dengan *double-folding clasp*. Cocok buat lo yang aktif dan nggak mau ribet.
Intinya, jam ini dirancang buat jadi teman setia lo sepanjang minggu, tanpa perlu khawatir kehabisan daya. Tapi, dengan harga selangit, mungkin lo bakal lebih khawatir dompet lo yang kehabisan daya duluan.
Dial Biru yang Bikin Hati Berdebar, Saldo Rekening Mengering
Nggak ada dial konvensional di One Week ini. Sebagai gantinya, ada *mainplate* berlapis PVD biru yang jadi latar belakangnya. Cincin menit berwarna hitam dengan indeks yang diisi SLN mengelilingi tampilan jam. Jarum *rhodiumed* yang dipoles juga dilengkapi dengan *luminous fill* biar kontras dan mudah dibaca dalam kondisi minim cahaya. *Small seconds* berada di posisi jam 9. Nah, yang paling menarik adalah *power-reserve indicator* tiga dimensi di antara jam 10 dan 11. Bentuknya kerucut yang diputar oleh roda gigi kerucut yang dicerminkan di antara jam 7 dan 8. Jadi, lo bisa lihat langsung sisa daya jam lo tanpa perlu mikir keras.
ARM21: Mesin yang Bikin Bangga, Tapi Bikin Bokek Juga
Di balik keindahan tampilan luarnya, ada mesin ARM21 yang jadi jantung dari One Week Manufacture Edition Blue. Mesin *manual-winding* ini dikembangkan, diselesaikan, dan dirakit sendiri oleh Armin Strom. Dua *barrel* yang disusun secara seri memberikan cadangan daya selama tujuh hari, dengan frekuensi 25.200 getaran per jam. *Balance* dengan empat sekrup pengatur memastikan jam tetap akurat selama masa pakai dayanya. Mesin ini juga dihiasi dengan berbagai finishing mewah, seperti *straight and circular graining*, *Geneva stripes*, *hand-chamfered bevels*, sekrup dan *sinks* yang dipoles, serta tekstur *matte-grained* yang kontras dengan warna biru.
Antara First Edition, Skeleton Titanium, dan Manufacture Edition Blue: Pilih Mana yang Bikin Lo Lebih Sengsara?
One Week Manufacture Edition Blue ini kayak anak tengah di antara First Edition dan Skeleton Titanium. Kalo First Edition itu kayak *starter pack*, dan Skeleton Titanium itu kayak *DLC* yang bikin tampilan jam lo makin *gahar*, maka Manufacture Edition Blue ini kayak versi *remastered* yang lebih *clean* dan *wearable*. Tapi, tetep aja, harganya bikin lo mikir dua kali sebelum memutuskan buat beli.
Limited Edition: Biar Makin Eksklusif, Biar Makin Bikin Iri
Jam ini cuma diproduksi sebanyak 100 buah. Biar makin eksklusif, biar makin bikin orang iri. Kalo lo punya salah satunya, dijamin lo bakal jadi pusat perhatian di setiap gathering. Tapi, inget, jangan sampe lo lupa makan gara-gara udah ngabisin duit buat beli jam ini.
Harga: Jangan Kaget, Jangan Nangis, Mending Cari Kerja Sampingan
Harganya? Siap-siap aja jantung lo copot. One Week Manufacture Edition Blue ini dibanderol dengan harga CHF 32.000 atau sekitar Rp 560 juta. Iya, setengah miliar lebih. Mending buat DP rumah atau buka bisnis, kan? Tapi, kalo lo emang udah tajir melintir dan nggak tau lagi mau ngabisin duit buat apa, ya silakan aja. Yang penting, jangan lupa traktir kita-kita yang masih kere ini, ya.
Jadi, Worth It Nggak? Tergantung Isi Dompet dan Tingkat Kegengsian Lo
Armin Strom One Week Manufacture Edition Blue ini emang jam tangan yang keren, mewah, dan eksklusif. Tapi, harganya juga nggak main-main. Kalo lo emang seorang *collector* jam tangan dan punya budget yang nggak terbatas, ya silakan aja dibeli. Tapi, kalo lo masih harus mikir keras buat ngeluarin duit segitu, mendingan ditabung aja buat masa depan. Atau, cari alternatif jam tangan lain yang harganya lebih bersahabat tapi tetep bisa bikin lo tampil *stylish*. Intinya, jangan sampe lo kebelit utang cuma gara-gara pengen pamer jam tangan mewah.
Pada akhirnya, pilihan ada di tangan lo. Mau tetep jadi *gamer* kere yang setia sama jam tangan *entry-level*, atau naik level jadi *sultan* yang koleksi jam tangan mewah? Yang penting, jangan lupa bahagia dan tetep jadi diri sendiri. Kalo kata pepatah, "Ukur baju di badan sendiri." Tapi, kalo kata Mojok, "Ukur jam tangan di isi dompet sendiri."


