Jennifer Aniston, sang idola yang awet muda, ternyata punya resep rahasia. Bukan cuma skincare seharga rumah atau ritual mistis di gunung, tapi juga latihan kekuatan dan Pilates. Dan sekarang, dia jadi duta Pvolve, merek yang menggabungkan keduanya jadi latihan rumahan yang katanya efektif. Apakah ini akhir dari era magerisme?
Jennifer Aniston dan Pvolve: Ketika Pilates Bertemu Kekuatan
Sebelum jadi model iklan, Jennifer udah kepincut duluan sama Pvolve. Katanya sih, dia suka gaya latihan low-impact yang ditawarkan program itu. Sekarang, dia masih latihan bareng Dani Coleman, seorang personal trainer bersertifikat yang juga direktur pelatihan di Pvolve. Mungkin mereka berdua punya perjanjian darah atau semacamnya?
Menurut pengakuan Jennifer ke The Zoe Report (bukan koran obituari lho ya), "Kadang kita latihan beban berat, kadang cardio weights atau resistance training. Tapi intinya, selalu ada resistance atau weight training di setiap sesi." Jadi, jangan harap bisa rebahan sambil makan gorengan doang ya.
Dani, sang trainer andalan, juga nggak pelit berbagi ilmu di Instagram. Dia nunjukkin beberapa gerakan andalan yang memanfaatkan Pvolve Longevity Bundle. Tapi, kalo lo punya resistance band dan aksesoris Pilates di rumah, ya bisa lah dicoba-coba. Lumayan, daripada nganggur kan?
Intinya gini, kalo lo pengen kuat dan "kenceng", cobain deh tiga set setiap gerakan dengan 12-15 repetisi. Dijamin, otot lo bakal teriak minta ampun. Tapi, ya itu lebih baik daripada teriak karena dompet kosong kan?
Squat to Overhead Press: Jurus Ampuh Para Superhero
Gerakan pertama ini namanya squat to overhead press. Kedengarannya sih kayak nama menu di restoran mewah, tapi aslinya ya cuma squat sambil ngangkat beban di atas kepala. Caranya?
- Lingkarkan resistance band di bawah kaki, pegang ujungnya di kedua tangan.
- Squat yang dalem, dorong lutut ke arah jari kaki.
- Dorong badan ke atas sambil ngangkat tangan ke atas kepala, tarik band sampe kenceng.
- Ulangi 12-15 kali. Kalo nggak kuat, ya udah istirahat aja. Nggak ada yang maksa kok.
Squat to overhead press ini kayak jurus andalan superhero. Soalnya, dia ngelatih banyak otot sekaligus. Mulai dari paha depan (quadriceps), paha belakang (hamstrings), bokong (glutes), sampe bahu dan lengan. Dijamin, badan lo bakal kayak patung Yunani (atau minimal kayak tukang bangunan).
Inner Thigh Glide and Oblique Reach: Goyang Pinggul Ala TikTok
Gerakan kedua ini agak sedikit ribet, namanya inner thigh glide and oblique reach. Intinya sih, lo geser-geser kaki sambil meraih-raih badan ke samping. Biar lebih jelas, simak nih:
- Taruh slider di bawah salah satu kaki, geser kaki ke samping pelan-pelan.
- Raih badan dari satu sisi ke sisi lain, sampe ke atas kepala.
- Lo harus ngerasa panas di paha bagian dalam pas geser kaki, dan peregangan di obliques pas meraih ke atas kepala.
- Ulangi 12-15 kali di setiap sisi. Kalo nggak imbang, ya berarti kurang piknik.
Dani biasanya pake core slider buat gerakan ini. Core slider itu kayak piringan plastik kecil yang bisa lo taruh di bawah kaki atau tangan pas latihan. Katanya sih, lagi ngetren di latihan Pilates rumahan, soalnya mirip gerakan di Reformer Pilates. Tapi, ya sama aja kayak geser-geser kaki di lantai licin kan?
Gerakan ini ngelatih otot obliques, yang merupakan bagian dari core. Selain itu, otot glute juga ikut kerja buat jaga keseimbangan. Jadi, ini salah satu latihan glute terbaik yang bisa lo lakuin tanpa beban. Lumayan, daripada joged TikTok nggak jelas kan?
Standing Core Work with a Band: Biar Nggak Bungkuk Kayak Udang Rebus
Gerakan ketiga ini namanya standing core work with a band. Intinya, lo berdiri sambil narik-narik resistance band. Tapi, jangan sampe ketarik ke masa lalu ya.
- Pegang resistance band di kedua tangan di depan lo setinggi bahu, kaki selebar bahu.
- Angkat salah satu lutut di depan lo setinggi pinggul, kaki lurus.
- Sambil angkat lutut, putar badan ke arah lutut dan tarik band sampe ke belakang lo.
- Ulangi 12-15 kali di setiap sisi. Kalo nggak bisa, ya berarti kurang minum kopi.
Gerakan ini bukan cuma latihan standing ab terbaik buat core lo, tapi juga nguatain otot punggung. Jadi, bisa bantu memperbaiki postur tubuh dan stabilitas punggung bawah. Lumayan, daripada bungkuk kayak udang rebus kan?
Abdominals with Resistance Ball: Sit-Up Ala Sultan
Gerakan keempat ini namanya abdominals with resistance ball. Intinya, lo sit-up sambil manfaatin resistance ball. Tapi, jangan sampe salah fokus sama bola yang lain ya.
- Baringin badan di lantai dengan lutut ditekuk, kaki rata di lantai, tangan di belakang kepala. Taruh bola Pilates atau Pvolve p.ball di belakang punggung lo.
- Sit-up, raih pergelangan kaki yang berlawanan dengan tangan lurus.
- Ulangi 12-15 kali di setiap sisi, atau 30-60 detik. Kalo nggak kuat, ya berarti kurang makan nasi.
Lo bisa lakuin gerakan ini pake atau tanpa resistance ball di belakang punggung. Kalo lo lepas bolanya, mungkin latihannya nggak terlalu berat di core lo. Tapi, ya lo nggak bakal dapet manfaat yang sama kayak latihan ab yang pake bola. Jadi, pilih mana?
Plank Challenge with Resistance Ball: Biar Nggak Lemes Kayak Agar-Agar
Gerakan kelima ini namanya plank challenge with resistance ball. Intinya, lo plank sambil seimbangin badan di atas bola Pilates. Tapi, jangan sampe kepleset ya.
- Mulai di posisi plank, seimbangin tangan lo di atas bola Pilates atau p.ball. Kalo susah, coba seimbangin di atas lengan bawah aja.
- Pelan-pelan, bawa salah satu lutut ke arah siku di sisi yang sama.
- Tahan sebentar, balik ke posisi awal.
- Ulangi gerakan di kedua sisi sebanyak 12-15 kali. Kalo nggak bisa, ya berarti kurang tidur.
Lo pasti kenal gerakan ini kalo lo tau cara lakuin mountain climber. Dan kalo lo tau, lo pasti tau kalo gerakan ini sama bermanfaatnya tanpa bola. Jadi, kalo lo baru mulai latihan dan pengen bangun kekuatan dulu sebelum nambahin aksesoris, lepas aja bolanya. Nanti kalo udah kuat, baru deh pake lagi.
Intinya, latihan ala Jennifer Aniston ini bukan cuma buat bikin badan lo kayak dia. Tapi juga buat bikin lo lebih kuat, lebih sehat, dan lebih bahagia. Ya, minimal nggak lemes kayak agar-agar lah. Kalo nggak dicoba, ya nggak tau kan?



