Kebayang nggak sih, betapa repotnya jadi legenda? Harus abadi di ingatan orang, lagunya diputar terus, padahal mungkin aja dia udah bosen dengerinnya. Nah, itu dia yang terjadi sama John Lennon. Bahkan setelah nggak ada pun, ulang tahunnya masih dirayakan. Emang sih, dia bukan cuma manusia biasa. Dia itu… ya, John Lennon.
Lennon, McCartney, dan Persahabatan yang Lebih Rumit dari Skema Ponzi
Kalo ngomongin Lennon, nggak afdol rasanya kalo nggak nyebut Paul McCartney. Ibarat Batman dan Robin, tapi versi musisi. Mereka ini duo maut yang mengubah dunia musik. Ketemu pas masih remaja ingusan di Liverpool, eh, malah jadi otak di balik The Beatles. Persahabatan mereka itu kayak rollercoaster, naik turunnya lebih seru dari harga Bitcoin.
Buat menghormati hari ulang tahun Lennon yang ke-85 (seandainya masih ada), McCartney nggak lupa ngasih ucapan manis di media sosial. "Kenangan indah di hari yang sangat spesial ini. Selamat ulang tahun, John," tulisnya, sambil ngunggah foto lawas mereka di Abbey Road Studios tahun 1968. Foto yang bikin fans auto-baper.
Netizen pun langsung menyerbu kolom komentar. Ratusan ribu ucapan selamat dan refleksi tentang betapa besar dampak Lennon bagi dunia. "Hari ini adalah hari untuk berterima kasih pada John, yang telah meninggalkan warisan luar biasa. Terima kasih di mana pun kamu berada," tulis seorang penggemar. Lebay? Biarin, namanya juga fans.
Emang ya, persahabatan itu kadang kayak buffering internet. Ada kalanya lancar jaya, ada kalanya bikin emosi jiwa. Tapi, di balik semua drama, Lennon dan McCartney tetaplah ikon musik yang nggak akan pernah lekang oleh waktu.
Dari Fete Gereja ke Puncak Dunia: Kisah yang Lebih Epik dari Game RPG
Kebayang nggak sih, dua remaja ketemu di acara gereja, eh, malah jadi motor penggerak band paling terkenal sedunia? Itulah yang terjadi sama Lennon dan McCartney. Pertemuan mereka di Woolton church fete tahun 1957 itu kayak cutscene di game RPG, awal dari petualangan panjang yang penuh liku.
Hampir semua lagu The Beatles dikreditkan ke duo legendaris ini. Dari "Love Me Do" sampai "Let It Be", semua jadi soundtrack hidup jutaan orang di seluruh dunia. Tapi, semua yang indah memang nggak ada yang abadi. The Beatles bubar jalan tahun 1970, meninggalkan luka mendalam bagi para penggemar.
Perpecahan yang Lebih Dramatis dari Episode Terakhir Sinetron
Tahun 1969, Lennon diem-diem ngasih tahu ke personel The Beatles lainnya kalo dia mau cabut. Setahun kemudian, keretakan hubungan Lennon dan McCartney jadi konsumsi publik. Inilah awal mula bubarnya The Beatles. Drama yang lebih seru dari episode terakhir sinetron azab.
Lennon pernah bilang kalo McCartney itu sosok yang optimis, sementara dia lebih suka yang melankolis dan bluesy. Dalam wawancara dengan Playboy tahun 1980, Lennon ngaku kalo dulu dia pikir semua melodi itu bikinan McCartney. Tapi, lama-lama dia sadar kalo kontribusinya juga nggak kalah banyak. Contohnya lagu "In My Life" dan "This Boy".
Tragedi yang Lebih Menyayat Hati dari Ending Film Hachiko
Karier solo Lennon berjalan mulus sampai akhirnya hidupnya berakhir tragis di tahun 1980. Dia ditembak di depan apartemennya di New York City. Ending yang lebih menyayat hati dari film Hachiko. Dunia pun berduka.
McCartney: Dulu Berantem, Sekarang Kangen
McCartney pernah cerita soal hubungannya yang rumit sama Lennon setelah The Beatles bubar. Dia bilang kalo rekonsiliasi mereka itu "super, super painful", tapi sangat berarti. Ibarat main game online, dulu sering toxic, sekarang malah kangen mabar.
"Pada akhirnya, ada satu hal yang bikin aku lega pas dia dibunuh. Aku sempat punya waktu yang menyenangkan sama dia sebelum kejadian itu," katanya di podcast "McCartney: A Life in Lyrics". Pengakuan yang bikin terharu.
"Kalo aja dia dibunuh pas hubungan kami masih jelek, aku pasti nyesel seumur hidup," tambahnya. "Itu pasti jadi beban moral yang berat buatku." Untunglah, mereka sempat baikan sebelum Lennon pergi untuk selamanya.
Warisan Abadi yang Lebih Berharga dari Harta Karun One Piece
Meski udah nggak ada, Lennon tetap hidup dalam lagu-lagunya. Pengaruhnya di dunia musik nggak bisa dipungkiri. Bersama McCartney, dia menciptakan warisan abadi yang lebih berharga dari harta karun One Piece. Musik mereka akan terus menginspirasi generasi demi generasi.
John Lennon: Legenda yang Nggak Akan Pernah Bisa Di-Remake
Jadi, selamat ulang tahun, John Lennon. Semoga di sana kamu bisa terus berkarya dan menginspirasi. Dan buat kita semua, mari terus dengerin lagu-lagunya dan belajar dari kehidupannya. Karena legenda sejati nggak akan pernah bisa di-remake.



