Musik

Nas: Dapat Pujian dari Sang Legenda, Kendrick Lamar Bintang Sejati & Rencana Kasino di Queens

Nas: Dapat Pujian dari Sang Legenda, Kendrick Lamar Bintang Sejati & Rencana Kasino di Queens
Nas: Dapat Pujian dari Sang Legenda, Kendrick Lamar Bintang Sejati & Rencana Kasino di Queens

Nas memuji Kendrick Lamar setinggi langit. Bukan cuma bintang biasa, tapi sudah level "North Star". Kalau Nas sudah bilang begini, kira-kira apa yang bikin seorang legenda rap segan pada penerusnya? Apakah ini semacam endorsement dari "Godfather of Rap" ke "Chosen One"? Atau jangan-jangan, ini kode keras buat rapper lain yang cuma numpang lewat?

Dalam wawancaranya dengan Rolling Stone, Nas memang lagi membahas banyak hal, dari soal "Hip Hop Is Dead" sampai drama kasino. Tapi, pujiannya ke Kendrick ini yang paling bikin penasaran. Kenapa Nas sampai segitunya? Apa yang dilihat Nas dari Kendrick yang nggak dilihat sama rapper lain? Mari kita kulik lebih dalam, siapa tahu kita bisa ikutan naik level jadi "North Star" juga.

Sebenarnya, perbandingan antara Nas dan Kendrick ini bukan barang baru. Keduanya sama-sama dikenal sebagai rapper yang nggak cuma jago nge-rhyme, tapi juga punya lirik yang berbobot. Nas dengan "Illmatic"-nya yang legendaris, Kendrick dengan "To Pimp a Butterfly" yang penuh makna sosial. Keduanya sama-sama membawa hip hop ke level yang lebih tinggi dari sekadar musik.

Hip Hop Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Juga Tanggung Jawab

Nas bilang, banyak artis di dunia hiburan ini yang nggak peduli sama seni itu sendiri. Mereka cuma mikirin duit dan popularitas. Akibatnya, kualitas seni jadi menurun dan merusak masa depan seni itu sendiri. Nah, menurut Nas, Kendrick ini salah satu dari sedikit artis yang masih peduli sama kualitas dan masa depan hip hop. Dia nggak takut untuk bersuara dan mengkritik hal-hal yang dianggap merusak hip hop.

Analogi yang dipakai Nas juga menarik. Dia bilang, hip hop itu kayak NBA. Kita nggak mau NBA jadi lesu dan membosankan. Kita mau NBA terus berkembang dan jadi lebih baik. Begitu juga dengan hip hop. Kita nggak mau hip hop jadi sekadar musik yang itu-itu aja. Kita mau hip hop terus berinovasi dan jadi lebih relevan. Dan untuk itu, kita butuh orang-orang seperti Kendrick yang berani bersuara kalau ada yang salah.

Tapi, kenapa harus Kendrick? Kenapa nggak rapper lain yang juga punya lirik bagus dan peduli sama hip hop? Mungkin karena Kendrick punya sesuatu yang lebih dari sekadar lirik bagus. Dia punya karisma, visi, dan keberanian untuk melawan arus. Dia nggak takut untuk bereksperimen dan mencoba hal-hal baru. Dia juga nggak takut untuk bicara soal isu-isu sosial yang penting. Inilah yang bikin dia beda dari rapper lain.

Kendrick Lamar: "The Chosen One" atau Sekadar Kebetulan?

Kalau dipikir-pikir, pujian Nas ke Kendrick ini agak mirip sama cerita "The Chosen One" di film-film fantasi. Ada seorang pahlawan yang ditakdirkan untuk menyelamatkan dunia dari kegelapan. Dalam kasus ini, Kendrick seolah-olah ditunjuk sebagai "The Chosen One" untuk menyelamatkan hip hop dari kemerosotan. Tapi, apakah Kendrick memang pantas menyandang gelar itu? Atau ini cuma kebetulan aja?

Tentu saja, ini bukan berarti rapper lain nggak penting. Nas sendiri menyebut nama OutKast sebagai salah satu yang punya kesadaran serupa. Tapi, Kendrick punya sesuatu yang unik yang membuatnya menonjol. Mungkin karena dia datang di saat yang tepat, ketika hip hop lagi butuh sosok yang bisa menginspirasi dan memberikan harapan baru. Atau mungkin karena dia memang punya bakat dan dedikasi yang luar biasa.

Yang jelas, pujian Nas ini jadi semacam validasi buat Kendrick. Ini menunjukkan bahwa apa yang dia lakukan selama ini diapresiasi oleh para legenda hip hop. Ini juga jadi motivasi buat dia untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik buat hip hop. Tapi, di sisi lain, ini juga jadi beban yang berat buat Kendrick. Dia harus membuktikan bahwa dia memang pantas menyandang gelar "North Star"-nya hip hop.

Drama Kasino: Jay-Z Kalah, Nas Menang, Fans Ribut

Selain soal Kendrick, wawancara Nas dengan Rolling Stone juga membahas soal drama kasino. Jadi, ceritanya Nas berhasil mendapatkan izin untuk membuka kasino di Queens, New York. Sementara itu, Jay-Z dan Roc Nation gagal mendapatkan izin untuk membuka kasino di Times Square. Nah, gara-gara ini, fans langsung heboh dan mengungkit-ungkit lagi perseteruan lama antara Nas dan Jay-Z.

Dulu, Nas dan Jay-Z memang sempat berseteru hebat dan saling sindir di lagu masing-masing. Perseteruan ini sempat jadi salah satu rivalitas paling panas di dunia hip hop. Tapi, sekarang keduanya sudah berdamai dan bahkan sempat berkolaborasi. Tapi, namanya juga fans, mereka selalu punya cara untuk menghidupkan kembali drama-drama lama. Apalagi kalau ada momen yang pas seperti ini.

Nas sendiri nggak terlalu ambil pusing soal ini. Dia bilang, itu cuma omongan fans aja. Dia lebih fokus untuk belajar dari para legenda rap seperti Rakim dan Big Daddy Kane. Dia juga nggak mau terpengaruh sama drama-drama yang nggak penting. Baginya, yang penting adalah terus berkarya dan memberikan yang terbaik buat musik hip hop. Sikap yang dewasa, patut diacungi jempol.

Nas Jadi Pengusaha Kasino: Hip Hop dan Duit Nggak Bisa Dipisahkan?

Tapi, ada satu hal yang menarik dari keberhasilan Nas mendapatkan izin kasino ini. Ini menunjukkan bahwa hip hop dan bisnis sekarang sudah nggak bisa dipisahkan. Dulu, hip hop sering dianggap sebagai musik pinggiran yang nggak punya nilai komersial. Tapi, sekarang hip hop sudah jadi industri raksasa yang menghasilkan miliaran dolar. Dan Nas, sebagai salah satu legenda hip hop, ikut ambil bagian dalam bisnis ini.

Tentu saja, ini menimbulkan pertanyaan. Apakah hip hop yang dulu kita kenal masih sama dengan hip hop yang sekarang? Apakah hip hop sudah kehilangan idealisme dan cuma jadi mesin pencetak uang? Atau justru hip hop semakin berkembang dan beradaptasi dengan zaman? Jawabannya tentu nggak sesederhana itu. Ada banyak faktor yang memengaruhi perkembangan hip hop, dan bisnis cuma salah satunya.

Hip Hop: Dari Pinggiran ke Pusat Perhatian, Lalu ke Mana Lagi?

Yang jelas, hip hop sudah mengalami banyak perubahan sejak pertama kali muncul di Bronx pada tahun 1970-an. Dari musik pinggiran yang sederhana, hip hop sudah menjelma jadi fenomena global yang kompleks. Dan para artis hip hop, seperti Nas dan Kendrick, punya peran penting dalam membentuk arah perkembangan hip hop. Mereka bukan cuma musisi, tapi juga ikon budaya dan penggerak perubahan.

Jadi, mari kita tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya di dunia hip hop. Apakah Kendrick akan terus bersinar sebagai "North Star"-nya hip hop? Apakah Nas akan sukses dengan bisnis kasinonya? Dan apakah hip hop akan terus relevan di tengah perubahan zaman yang semakin cepat? Waktulah yang akan menjawabnya. Yang pasti, kita sebagai penikmat hip hop cuma bisa berharap yang terbaik untuk musik yang kita cintai ini.

Redaksi Tujuhcahaya

Media house digital independen yang mengeksplorasi jurnalisme investigatif, teknologi, kultur urban, musik, dan dinamika sosial masyarakat modern berpedoman pada standar jurnalisme berkualitas.