Lupakan sejenak gemerlap layar yang bikin mata perih. Tren kembali ke kehidupan analog, menjauh dari notifikasi yang tak henti, ternyata jadi katalisator bagi teknologi untuk berevolusi. Bayangkan sebuah gawai yang melacak kesehatan tanpa perlu memicingkan mata ke layar kecil. Google sudah memberi sinyal kuat untuk meluncurkan screenless wearable, mirip fitness tracker macam Whoop 5.0 yang jagoan soal data pemulihan, atau Luna Band yang mengandalkan suara. Ide dasarnya: data kesehatan hanya bisa diakses via aplikasi pendamping. Ini bisa jadi game changer buat mereka yang rentan health anxiety atau sekadar lelah menatap layar. Nah, sepertinya Garmin pun tak mau ketinggalan kereta antilayar ini.

Garmin Siapkan Senjata Diam-Diam: Cirqa

Sebuah kabar berembus dari situs Gadgets and Wearables yang melaporkan bahwa Garmin telah mengajukan trademark untuk sebuah perangkat bernama Cirqa di Amerika Serikat pada 25 Februari lalu. Dokumen pendaftaran trademark ini mengungkap Cirqa sebagai perangkat wearable non-medis, non-terapeutik, yang dibekali sensor elektronik dan monitor untuk mengukur serta menganalisis sinyal biologis dan perilaku tubuh. Secara spesifik, Cirqa akan mengumpulkan data terkait pemulihan dari stres fisik dan emosional, tingkat kewaspadaan, dan performa. Fokus pada pemulihan dan performa ini terdengar sangat mirip dengan Whoop.

Lebih lanjut, pengajuan trademark Garmin juga mendeskripsikan Cirqa sebagai instrumen untuk menyimpan dan mengirim data. Ini mengindikasikan bahwa perangkat tersebut tidak akan menampilkan data secara langsung, melainkan bergantung pada aplikasi pendamping, serupa dengan konsep screenless wearable lainnya. Ketika dikonfirmasi, perwakilan Garmin bungkam seribu bahasa, menyatakan bahwa berkomentar mengenai produk yang dirumorkan atau belum diumumkan adalah kebijakan perusahaan.

A hand with the Whoop 5.0 on the wrist.
Whoop 5.0, pelacak kebugaran yang fokus pada data pemulihan. Nasha Addarich Martínez/CNET

Tak Sengaja Bocor: Keteledoran yang Menguntungkan?

Ini bukan pertama kalinya perangkat Cirqa menjadi buah bibir. Pada Januari lalu, Garmin secara tidak sengaja meluncurkan halaman produk smart band Cirqa beserta halaman pendukungnya, yang kini sudah dihapus. Namun, tangkapan layar dari insiden tersebut masih beredar di platform seperti Reddit. Produk yang bocor ini sempat terpampang di toko online Garmin di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Brasil, dan Chili. Tampilannya hadir dalam dua pilihan warna: hitam dan French gray, serta dua ukuran: small-medium dan large-extra large. Salah satu tangkapan layar yang beredar bahkan menunjukkan detail ukuran pergelangan tangan yang sesuai.

Halaman produk yang bocor itu sempat menyertakan opsi "tambah ke keranjang" dengan catatan bahwa pengiriman akan dimulai dalam empat hingga lima bulan. Ini mengisyaratkan potensi peluncuran pada Mei atau Juni. Kejadian ini menunjukkan betapa rapuhnya manajemen informasi produk bahkan di perusahaan sebesar Garmin, sekaligus memberikan gambaran awal kepada publik tentang apa yang sedang mereka persiapkan.

Bukan Sekadar Terinspirasi: Ancaman Paten dan Tuntutan

Meski belum ada bocoran visual yang pasti mengenai tampilan Cirqa, ada petunjuk yang bisa ditarik dari serangkaian tuntutan hukum yang melibatkan kompetitor. Berdasarkan tren di industri dan litigasi yang ada, kemungkinan besar Cirqa tidak akan mengadopsi desain yang terlalu mirip dengan gelang Whoop. Industri wearable kesehatan memang tengah panas. Persaingan ketat ini terkadang berujung pada klaim pelanggaran hak kekayaan intelektual.

Sebagai contoh, pada 14 Oktober tahun lalu, Whoop mengajukan tuntutan pelanggaran trademark terhadap Polar Electro Oy, produsen gelang kesehatan screenless bernama Polar Loop. Polar membantah klaim bahwa desain Loop meniru tampilan Whoop. Hingga kini, Polar telah mengajukan tanggapan resmi terhadap keluhan Whoop. Insiden ini menunjukkan betapa sensitifnya desain dalam pasar wearable yang semakin sesak.

Bukan hanya Polar yang menjadi sasaran. Pada 22 Januari, Whoop kembali melayangkan tuntutan pelanggaran trademark terhadap Nexxbase Technologies, pembuat Luna Band. Nexxbase Technologies diberikan tenggat waktu hingga 19 Mei untuk merespons tuntutan tersebut. Keterlibatan Whoop dalam berbagai kasus hukum ini menggarisbawahi upaya mereka untuk melindungi kekayaan intelektual dan posisi pasar mereka dari potensi peniru.

Garmin
Garmin Index Sleep Monitor, sebuah perangkat yang sudah ada untuk pemantauan tidur. Garmin

Meski demikian, Garmin bukanlah pemain baru di arena pemantauan kesehatan. Perusahaan ini sudah memiliki Index Sleep Monitor, sebuah smart armband yang dikenakan di lengan atas untuk melacak pernapasan, pemulihan, kesehatan wanita, dan metrik tubuh lainnya saat tidur. Ada kemungkinan Cirqa akan menjadi evolusi dari teknologi ini, memindahkan fungsinya ke pergelangan tangan untuk pemantauan kesehatan 24/7. Dengan adanya tanggal pengiriman yang tertera pada halaman produk yang bocor, kita mungkin akan segera mendapatkan jawaban pasti dalam satu atau dua bulan ke depan mengenai nasib Cirqa dan bagaimana ia akan bersaing di pasar wearable yang kian dinamis.