Setengah abad! Serius? Itu setara dengan berapa kali kita ganti password email? Atau berapa episode sinetron yang sudah kita lewatkan? Tapi, sudahlah. Queen, dengan "Bohemian Rhapsody" dan album "A Night At The Opera"-nya, siap merayakan ulang tahun ke-50 mereka. Iya, yang itu, yang liriknya bikin kita auto nyanyi walau nggak tahu artinya. Siap-siap dompet bergetar, karena re-issue-nya bakal bikin kalap.
Emas untuk yang Berusia Emas
Album yang dirilis pertama kali pada November 1975 ini akan hadir kembali dalam format vinyl bening sekinclong air zam-zam dengan label emas. Kenapa emas? Ya, kan 50 tahun, masa perak? Sementara itu, "Bohemian Rhapsody" sendiri akan dirilis ulang dalam vinyl biru transparan (7 dan 12 inci), plus edisi picture disc eksklusif. Buat yang masih setia dengan kaset, tenang, ada juga kok. Tapi, beneran masih ada yang punya walkman?
Opera Rock yang Bikin Merinding
"A Night At The Opera" bukan sekadar album biasa. Ini adalah album pertama Queen yang berhasil menduduki puncak tangga lagu di Inggris. Album ini juga yang menunjukkan betapa luasnya jangkauan musikalitas Queen. Dari hard rock macam "Death On Two Legs", hingga "Lazing On A Sunday Afternoon" yang ala The Kinks, sampai "39" yang folk banget ala Brian May. Komplit! Seperti warteg, ada semua.
Tapi, pièce de résistance-nya tentu saja "Bohemian Rhapsody". Lagu ini benar-benar beda dari apa pun yang pernah didengar penggemar musik pop pada tahun 1975. Bahkan The Beatles, yang notabene band paling berani pada masanya, nggak pernah mencoba sesuatu se-outlandish ini. Bayangin, lagu enam menit dengan banyak bagian, opera segala, harmoni berlapis-lapis, dan… gong! Gong, man!
Ketika Queen Merasa Jadi Dewa
Gitaris Brian May bilang kalau mereka merasa bisa mencoba apa saja pada saat itu. Sebagai penulis lagu, mereka saling menantang dan bersaing satu sama lain. Persaingan yang sehat, tentu saja. "Itu benar-benar album penting bagi kami. Berkat 'Bohemian Rhapsody', orang-orang tahu siapa kami - tidak hanya di Inggris, tetapi di Amerika, Australia, di mana-mana," ujar May.
Roger Taylor, sang drummer menambahkan, "Kami berada di puncak kepercayaan diri kami. Rasanya tidak ada yang tidak bisa kami lakukan, dan itu terlihat di album itu. 'A Night At The Opera' adalah album yang sangat eklektik. Gila, luar biasa, dan ada segalanya di dalamnya."
Tanggal Penting Buat Para Ratu dan Raja
Paket ulang tahun ke-50 "A Night At The Opera" akan dirilis pada 18 Oktober di Inggris, bertepatan dengan National Album Day. Sementara itu, buat yang di luar Inggris, bisa dapat sehari lebih awal, yaitu 17 Oktober. "Bohemian Rhapsody" akan dirilis ulang dua minggu kemudian, pada 31 Oktober. Siap-siap begadang demi war?
Siapkah Dompetmu?
Jadi, sudah siapkah kalian menyambut kembalinya mahakarya Queen ini? Siapkan dompet, siapkan telinga, dan siapkan diri untuk bernostalgia. Atau, buat yang baru pertama kali denger, siap-siap aja terkejut. Karena, "Bohemian Rhapsody" dan "A Night At The Opera" bukan sekadar lagu dan album. Ini adalah bagian dari sejarah musik dunia. Dan, sejarah itu… mahal (harganya).
