Siapa bilang mobil klasik itu membosankan? Coba lirik Aston Martin DBS "Octavia" ini, hasil kawin silang antara warisan Inggris dan sentuhan ajaib dari Ringbrothers. Dijamin, mobil ini bakal bikin kamu speechless sekaligus pengen langsung ngebut di jalan tol.
Aston Martin DBS, sebuah nama yang tak lekang oleh waktu, kini hadir dalam wujud yang lebih segar dan menggoda. Dibangun oleh Ringbrothers, bengkel modifikasi kenamaan asal Wisconsin, "Octavia" adalah bukti nyata bahwa inovasi dan nostalgia bisa berjalan beriringan, bahkan menciptakan karya seni otomotif yang memukau. Proyek ini bukan sekadar modifikasi biasa; ini adalah restomod dengan sentuhan futuristik yang bikin geleng-geleng kepala.
Kiprah Ringbrothers di dunia automotive customization memang sudah tak diragukan lagi. Mereka dikenal berani mendobrak batasan dan menciptakan kreasi-kreasi unik yang selalu mencuri perhatian. "Octavia" menjadi proyek Aston Martin pertama mereka, sekaligus yang paling menantang secara teknis hingga saat ini. Bayangkan saja, lebih dari 12.000 jam kerja keras dicurahkan untuk mewujudkan mobil impian ini.
Desain Ikonik yang Lahir Kembali
Ringbrothers memilih Aston Martin DBS keluaran 1971 sebagai donor. Mobil klasik ini kemudian dirombak total, mulai dari bodi hingga sasis. Yang menarik, seluruh bodi mobil ini terbuat dari serat karbon, material ringan dan kuat yang biasa digunakan di mobil balap Formula 1. Hasilnya? Sebuah mobil klasik dengan bobot yang lebih ringan dan performa yang lebih gesit.
Menurut Ryan Fielding, salah satu fabricator dari Ringbrothers, ide awal proyek ini tercetus dari permintaan seorang kolektor yang menginginkan sebuah "European muscle car." Aston Martin DBS 1971 dinilai sebagai pilihan yang tepat, menggabungkan kemewahan ala Inggris dengan tenaga ala Amerika. Proses perancangan dan pemodelan CAD (Computer-Aided Design) dilakukan secara cermat untuk memastikan setiap detail sesuai dengan visi yang diinginkan.
Kerja sama dengan Gary Ragle Design sangat krusial dalam membentuk "Octavia". Ragle, sang desainer, turut berkontribusi dalam mendesain ruang mesin, tata letak kabin, dan berbagai komponen custom lainnya. Tujuannya jelas: menciptakan sebuah mobil yang setiap permukaannya memancarkan kesengajaan dan perhatian terhadap detail.
Sentuhan Futuristik di Setiap Sudut
Tidak hanya bodi, sasis "Octavia" juga mendapatkan upgrade signifikan. Dipasanglah sasis custom Roadster Shop FAST TRACK yang memberikan kekakuan dan stabilitas ekstra. Hal ini penting untuk mengimbangi tenaga mesin yang dahsyat. Bicara soal tenaga, "Octavia" dibekali mesin Ford Performance 5.0-liter V8 yang dilengkapi dengan supercharger 2.65-liter. Alhasil, mobil ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 805 horsepower! Siap-siap terpental ke belakang jok, deh.
"Hampir semua komponen di mobil ini dibuat bespoke," ujar Fielding. Artinya, tidak ada satu pun komponen off-the-shelf yang digunakan, kecuali bearing atau ban. Bahkan, velg centerlock yang dipasang juga didesain khusus bekerja sama dengan Ragle Design dan HRE Wheels. Detail-detail kecil seperti ini menunjukkan betapa seriusnya Ringbrothers dalam menggarap proyek ini.
Interior Mewah dengan Teknologi Canggih
Masuk ke dalam kabin, kamu akan disambut oleh perpaduan antara kemewahan klasik dan teknologi modern. Jok kulit dengan desain lipit dipadukan dengan dashboard serat karbon yang dilengkapi aksen stainless steel hasil cetak 3D. Yang paling mencolok adalah tuas transmisi transparan yang dibuat dengan teknologi cetak 3D. Benar-benar sentuhan futuristik yang memanjakan mata!
Warna eksterior "Octavia" juga tak kalah memukau. Dilabur dengan warna Double-0 Silver dari Glasurit, mobil ini dipercantik dengan aksen Nuclear Olive Green. Elemen-elemen aluminium billet, stainless steel yang dibuat melalui additive manufacturing, dan sisipan serat karbon memberikan kekayaan visual yang menawan. Bahkan, gagang pintu dan saklar jendela yang diambil dari versi orisinal tetap dipertahankan, sebagai penghormatan terhadap warisan Aston Martin.
Humor Cerdas dalam Detail
Ringbrothers memang jagoan dalam menyisipkan humor cerdas dalam kreasi-kreasi mereka. Pada "Octavia," tutup katup mesin diukir dengan logo Aston Martin yang sedikit dimodifikasi menjadi "Aston Martini." Lucu, kan? Bahkan, gagang dipstick oli pun dibentuk menyerupai gelas Martini, sebagai tribute untuk James Bond, sang agen rahasia ikonik yang kerap mengendarai Aston Martin.
Aston Martin DBS "Octavia": Lebih dari Sekadar Mobil
"Octavia" bukan sekadar mobil restomod biasa. Ini adalah karya seni yang menggabungkan keindahan klasik dengan teknologi modern. Proyek ini membuktikan bahwa kreativitas tanpa batas dan perhatian terhadap detail dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Aston Martin DBS "Octavia" adalah wujud nyata dari passion dan dedikasi untuk menciptakan kesempurnaan.
