Bagi para penggemar setia game bermain peran di komputer dan konsol, nama Bethesda Game Studios selama dua dekade terakhir selalu identik dengan kebebasan tanpa batas. Kita mengenang Skyrim bukan karena alur cerita pembantaian naga yang kaku, melainkan karena kita bisa menghabiskan ratusan jam mencopet keju dari kantong pedagang desa, mendaki lereng gunung bersalju tanpa tujuan, atau sekadar menembakkan panah ke lutut penjaga kota. Daya tarik utama karya Bethesda selalu berakar pada kekacauan tak terduga yang diciptakan oleh pemain itu sendiri.
Itulah sebabnya ketika Starfield pertama kali meluncur ke pasaran, gelombang kekecewaan melanda komunitas gamer dengan skala yang menghancurkan. Janji manis petualangan seribu planet dari sang sutradara Todd Howard mendadak terasa hambar. Cerita utamanya yang berpusat pada kelompok penjelajah Constellation terasa membosankan, karakter rekannya hambar bak patung manekin toko pakaian, dan alur pencarian serpihan artefak magis terasa bagaikan tugas piket harian yang melelahkan.
Namun memberi vonis mati pada sebuah game luar angkasa raksasa hanya berdasarkan naskah cerita buatan penulis skenario korporat ternyata sebuah kekeliruan besar.

Pandangan menyegarkan tersebut baru saja diulas tuntas dalam analisis retrospektif jurnalis Polygon pekan ini. Laporan tersebut membedah bagaimana Starfield bertransformasi menjadi game bernilai sempurna sepuluh dari sepuluh, dengan satu syarat mutlak: Anda harus membuang jauh-jauh buku panduan misi utama dan tidak pernah lagi menggubris ocehan karakter bernama Sarah Morgan atau Sam Coe.
Begitu Anda memutuskan untuk kabur dari garis narasi resmi Bethesda, galaksi Starfield mendadak berubah menjadi panggung bermain yang liar dan mengasyikkan. Tanpa beban moral untuk menyelamatkan peradaban galaksi, pemain bebas menjalani profesi apa pun yang terlintas di kepala. Anda bisa menjadi penyelundup barang terlarang yang lihai menyembunyikan kontainer narkotika antariksa Aurora di rongga lambung kapal, atau menjadi pembajak kapal luar angkasa yang melumpuhkan mesin kapal kargo korporasi sebelum menjarah seluruh perbekalannya.
Mekanisme perakitan kapal luar angkasa di game ini adalah mahakarya rekayasa sistem yang luar biasa kaya. Pemain bisa menghabiskan waktu berjam-jam di bengkel antariksa hanya untuk mencocokkan modul kokpit, generator perisai pelindung, dan susunan meriam laser demi membangun replika kapal tempur impian. Ditambah sistem pembangunan pangkalan di planet antah berantah dengan panorama cincin Saturnus yang menawan, game ini menyuguhkan simulasi bertahan hidup yang sangat adiktif.
Di tongkrongan gamer PC, perdebatan soal game ini sering kali berujung pada perbandingan sengit dengan simulasi antariksa lain seperti No Man's Sky atau Elite Dangerous. Bedanya, Bethesda tetap mempertahankan sentuhan fisika objek interaktif yang khas: setiap cangkir kopi, botol soda, dan lembaran dokumen yang berserakan di kabin kapal memiliki bobot serta collision box tersendiri. Sensasi duduk di kursi pilot sambil menyaksikan badai pasir menerpa kaca kokpit saat mesin pendorong lepas landas memberikan keintiman visual yang sukar ditandingi oleh game luar angkasa lainnya.
Kelemahan alur cerita Starfield sejatinya menggemakan borok menahun di industri game arus utama, persis seperti kegagalan narasi klise yang membosankan di game berbujet triliunan rupiah di mana ambisi sutradara untuk tampil sinematik justru membelenggu keseruan bermain. Ketika studio besar terlalu sibuk memaksakan alur drama sok serius, mereka kerap lupa bahwa kesenangan sejati seorang gamer terletak pada agensi pribadi untuk berbuat semaunya di dunia virtual.
Dinamika ini mengingatkan kita pada kenikmatan kebebasan eksplorasi tanpa beban yang ditawarkan studio independen yang paham betul cara memanjakan rasa ingin tahu pemain tanpa perlu dijejali ceramah moral panjang lebar. Starfield pada kondisi terbaiknya bukanlah sebuah opera luar angkasa filosofis yang puitis, melainkan sebuah kotak mainan lego raksasa bertema antariksa.
Bagi Anda yang sempat mencampakkan game ini ke folder arsip digital dengan perasaan kecewa, barangkali sekarang adalah saat yang tepat untuk memasang kembali instalasinya ke media penyimpanan SSD Anda. Lupakan takdir megah para penjelajah artefak kosmik. Nyalakan mesin jet kapal Anda, terbanglah ke sudut galaksi paling gelap tanpa izin pangkalan, dan nikmatilah hidup sebagai bajak laut yang tidak berutang penjelasan apa pun kepada siapa pun.
