Bayangkan begini, Anda sedang asyik main Street Fighter 6, lagi seru-serunya combo, eh tiba-tiba layar nge-freeze. Bukan karena kentang, tapi karena maintenance! Capcom lagi bersih-bersih server, dan bukan cuma itu, mereka juga lagi nambal-nambal karakter yang overpowered atau malah underdog. Siap-siap, dunia persilatan SF6 bakal berubah!

Tanggal 15 Desember 2025 nanti, Capcom bakal menggelar ritual maintenance selama empat jam. Tujuannya? Biar Street Fighter 6 makin yahud. Selain perbaikan server, ada juga update keseimbangan karakter dan fitur baru yang memungkinkan Anda untuk utak-atik tampilan HUD. Biar makin personal, gitu.

Tapi, yang bikin penasaran adalah perubahan pada karakter. Dari 28 karakter yang diotak-atik, sembilan di antaranya sudah diumbar duluan. Siapa saja yang kena getahnya? Mari kita bedah satu per satu!

Menurut catatan dari Capcom, ada tiga karakter yang jadi fokus utama dalam update kali ini: Mai, Elena, dan Sagat. Ketiganya punya alasan masing-masing kenapa harus dirapikan.

Kenapa Harus Mai, Elena, dan Sagat?

Elena dan Sagat, misalnya, adalah karakter yang baru dirilis setelah update keseimbangan terakhir. Jadi, Capcom merasa perlu menyesuaikan mereka agar lebih selaras dengan karakter lain. Tujuannya biar jurus-jurus andalan mereka makin efektif dan bisa dipakai dalam berbagai situasi.

Kalau Mai, ceritanya agak panjang. Di update sebelumnya, beberapa serangan Mai sudah dikurangi efeknya karena terlalu membatasi gerakan lawan. Tapi, ternyata combo Kachousen masih terlalu ampuh buat mengontrol panggung. Kemampuan Mai buat memojokkan lawan itu overpowered banget. Lawan jadi susahCounter kecuali pakai teknik berisiko tinggi kayak Perfect Parry atau serangan invincible. Makanya, Capcom turun tangan lagi buat menyeimbangkan Mai.

Tujuan utama dari penyesuaian ini adalah mengurangi kesulitan lawan dalam menghadapi serangan Mai yang cenderung berulang-ulang. Capcom bikin Mai lebih susah bikin lawan Burnout kalau mereka cuma nge-block atau pakai Parry biasa. Selain itu, situasi setelah Mai berhasil melakukan lemparan ke depan di pojok juga diubah biar lawan lebih mudah keluar dari tekanan.

Intinya, Capcom pengin bikin pertarungan di Street Fighter 6 makin seru dan adil. Nggak ada lagi karakter yang terlalu mendominasi atau terlalu lemah. Semua punya kesempatan yang sama buat menang.

Bug Fixes: Ketika Cammy Bisa Mukul dari Belakang

Selain penyesuaian karakter, ada juga beberapa perbaikan bug yang cukup menggelitik. Misalnya, Cammy yang tiba-tiba bisa mukul lawan dari belakang. Atau Chun-Li yang masih bisa nge-block padahal lagi kena Perfect Parry.

Buat Cammy, bug ini terjadi pada Standing Light Kick. Entah kenapa, tendangannya bisa nyasar ke belakang dan mengenai lawan yang seharusnya aman. Mungkin Cammy lagi cosplay jadi ninja.

Sementara Chun-Li, bug-nya ada di Orchid Palm, Forward Strike, dan Senpu Kick saat Serenity Stream aktif. Harusnya kalau kena Perfect Parry, Chun-Li nggak bisa nge-block lagi. Tapi, karena bug, dia masih bisa sedikit nge-block di beberapa frame. Perbaikan ini bakal mengurangi jumlah frame serangan Chun-Li saat kena Perfect Parry.

Ada juga C. Viper yang Dynamic Controls-nya bermasalah. Kadang, Focus Force yang keluar malah versi normal, bukan Overdrive. Atau high jump cancel yang nggak berfungsi dengan benar. Belum lagi masalah Jumping Light Punch dan Jumping Heavy Punch yang bikin lawan berdiri padahal lagi jongkok. Kacau, kan?

Dee Jay juga nggak ketinggalan. Speedy Maracas-nya kadang error, level 2 Super Art gauge-nya keluar padahal bar-nya belum penuh. Dhalsim juga sama, Merciless Yoga (Critical Art)-nya salah setting parameter. Ampun, deh!

Elena dan Mai: Nasibmu Kini Dipertaruhkan

Setelah berbagai perbaikan bug yang kocak, mari kita fokus ke perubahan yang lebih signifikan pada Elena dan Mai. Dua karakter ini memang lagi jadi sorotan utama di komunitas Street Fighter 6.

Elena, si penari Capoeira yang lincah, mendapat beberapa penyesuaian pada Boosted Leopard Snap dan Super Art level 1 Meteor Volley. Tujuannya biar Elena lebih mudah menjaga tekanan pada lawan dan Meteor Volley-nya makin berguna sebagai anti-air dan bagian dari combo.

Sementara Mai, si ninja seksi yang gemar melempar kipas, mendapat perubahan pada combo dan efeknya pada Drive Gauge. Capcom pengin mengurangi kemampuan Mai dalam mengontrol panggung dan memojokkan lawan. Selain itu, jarak antara Mai dan lawan setelah lemparan ke depan di pojok juga diperpendek biar lawan nggak terlalu tertekan.

Sagat: Sang Kaisar Muay Thai yang Berbenah

Sagat, sang kaisar Muay Thai, juga nggak luput dari perhatian Capcom. Mereka pengin meningkatkan kemampuan Tiger Nexus dan serangan bawah Sagat. Selain itu, ada juga perbaikan bug pada serangan multi-hit Sagat biar nggak tiba-tiba gagal di tengah jalan.

Dengan perubahan ini, diharapkan Sagat bisa lebih mudah mengejar lawan yang mundur dan punya serangan anti-air yang lebih efektif. Selain itu, Capcom juga pengin memastikan combo Sagat berjalan lancar tanpa hambatan.

Intinya, update ini adalah upaya Capcom buat bikin Street Fighter 6 makin seimbang dan seru. Nggak ada lagi karakter yang terlalu overpowered atau underdog. Semua punya kesempatan yang sama buat bersinar. Jadi, siap-siap buat menyesuaikan strategi dan combo Anda setelah update ini dirilis, ya!