Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

6 Music Umumkan Artis Terbaik Tahun 2025: Dampaknya Bagi Musik Indie & Populer!

Kabar gembira untuk kita semua! (ehem, pinjam gaya almarhum Pak Raden sedikit). 6 Music, stasiun radio yang nggak mungkin kamu dengerin kalau lagi nyetir angkot, baru aja ngumumin “Artis Terbaik Tahun 2025”. Daftar ini lebih beragam dari menu warteg pas tanggal tua, dan isinya bikin kuping berdengung pengen langsung dengerin semua. Siap-siap playlist kamu jebol!

Setiap November, 6 Music memang punya tradisi unik: mengkurasi daftar artis yang sukses bikin tahun sebelumnya terasa lebih berwarna (baca: lebih worth it untuk di-scroll di Spotify). Tahun ini, daftarnya makin ajaib aja. Bayangin, dari Blood Orange yang chill abis sampai Turnstile yang bikin jingkrak-jingkrak, semuanya ada. Ibaratnya, ini kayak buffet all-you-can-eat musik, tinggal pilih sesuai selera.

Tapi, tunggu dulu. Jangan cuma terpukau sama nama-namanya. Ada cerita seru di balik pemilihan mereka, lho. Ini bukan sekadar daftar artis yang lagi naik daun. Lebih dari itu, 6 Music pengen ngerayain mereka yang punya dampak budaya. Mereka yang musiknya nggak cuma enak didengerin, tapi juga bikin kita mikir, ketawa, atau bahkan nangis (eits, tapi jangan baper ya).

Deretan Nama yang Bikin Playlist Auto-Upgrade

Siapa aja sih mereka yang beruntung (atau emang pantes) masuk daftar ini? Oke, mari kita sebut satu per satu, kayak lagi absen di kelas musik. Ada Blood Orange, CMAT, Deftones, Ethel Cain, FKA twigs, Geese, Jacob Alon, jasmine.4.t, Kae Tempest, Maruja, Pulp, dan Turnstile. Panjang banget, kan? Tapi percayalah, setiap nama punya cerita dan keunikan masing-masing.

Blood Orange, misalnya, bilang kalau dukungan 6 Music ke album terbarunya, “Essex Honey”, berarti banget buat dia. Album ini terinspirasi dari masa kecilnya di Essex, Inggris, dan semua musik yang dia cintai waktu itu. CMAT, si ratu euro-country, juga seneng banget jadi salah satu Artis Terbaik Tahun Ini. Sekarang giginya udah nggak sakit lagi, jadi dia siap manggung dengan semangat membara!

Chino Moreno dari Deftones juga nggak kalah semangat. Dia bilang kalau tahun ini adalah tahun yang hebat buat mereka. Mereka udah kerja keras buat album baru, dan seneng banget karena banyak yang suka. FKA twigs juga merasa terhormat jadi salah satu Artis Terbaik Tahun Ini. Setelah berkarier cukup lama, dia masih bisa terus berkembang, bikin musik, dan berbagi ide.

Curhatan Para Musisi yang Bikin Terharu (Sedikit)

Cameron Winter dari Geese juga nggak mau ketinggalan. Dia berterima kasih atas dukungan 6 Music dan para pendengar setia mereka. Jacob Alon bahkan bikin perumpamaan super lebay buat ngungkapin rasa terima kasihnya. Bayangin semua kacang mete di dunia, terus kamu alergi kacang dan baru aja makan semuanya. Nah, dukungan 6 Music itu kayak kebalikannya! (duh, bisa aja nih si Jacob).

jasmine.4.t juga masih nggak percaya bisa jadi salah satu Artis Terbaik Tahun Ini. Padahal, baru setahun yang lalu lagunya diputar pertama kali di 6 Music. Kae Tempest juga seneng banget karena banyak yang terhubung dengan rekamannya. Maruja bahkan bilang kalau ini adalah mimpi mereka sejak lama. So sweet!

Pulp, band legendaris dari Sheffield, bilang kalau 6 Music adalah stasiun radio favorit mereka. Makanya, mereka milih buat premiere lagu “Spike Island” di acara Lauren Laverne. Dan Turnstile? Mereka cuma bilang “THANK U 6 MUSIC MANCHESTER WE’LL SEE YOU TONIGHT.” Singkat, padat, jelas, kayak skripsi yang udah di-approve dosen.

Kata Sang Editor: Ini Bukan Sekadar Musik, Tapi Dampak Budaya!

Cam Pia, editor musik 6 Music, bilang kalau ngerayain seni itu adalah apa yang mereka lakuin setiap hari. Dan “Artis Terbaik Tahun Ini” adalah kesempatan buat mereka buat “membesar-besarkan” mereka yang udah bikin dampak budaya di tahun 2025. Katanya, daftar ini mewakili beragamnya musik yang mereka putar di radio.

Buat kamu yang penasaran, ada dua program satu jam di BBC Sounds yang ngebahas lebih dalam tentang para artis ini. Ada “6 Music’s Artists of the Year, Part 1” dan “6 Music’s Artist of the Year, Part 2”. Di situ, kamu bisa dengerin cerita sukses mereka, momen-momen penting di tahun ini, dan pendapat dari fans dan musisi lain. Ada Billy Bragg, Chelsea Wolfe, corto.alto, Jordan Rakei, Katie Gavin, Lambrini Girls, Lauren Mayberry, Lewis Capaldi, Lucy Dacus, Panic Shack, dan masih banyak lagi!

Para “Artis Terbaik Tahun 2025” ini juga bakal muncul di berbagai acara 6 Music. Bakal ada live music, wawancara baru, dan edisi tematik dari fitur-fitur reguler 6 Music. Jacob Alon bahkan punya seri “Artist in Residence” sendiri, di mana dia bakal bagiin musik yang menginspirasi dia. Chino Moreno dari Deftones juga punya acara spesial, “Locked in Room 445”, di mana dia bagiin lagu-lagu yang dia dengerin buat relaksasi setelah rekaman.

Kenalan Lebih Dekat dengan Para “Artis Terbaik”

Buat kamu yang pengen kenalan lebih deket sama para “Artis Terbaik” ini, berikut profil singkat mereka:

Blood Orange: Devonté Hynes adalah multi-instrumentalis, komposer, penulis lagu, vokalis, dan sutradara. Tahun ini, dia ngerilis album kelimanya, “Essex Honey”, yang dipuji kritikus. Dia juga ngadain tur dunia, termasuk residensi eksklusif di Alexandra Palace, London.

CMAT: CMAT, yang dua kali masuk daftar Mercury Prize, muncul lagi di daftar “Artis Terbaik Tahun Ini” 6 Music. Tahun ini, dia ngerilis album ketiganya, “EURO-COUNTRY”, yang bakal dia turin bulan ini. Dia juga bakal tampil di Pyramid Stage di Glastonbury.

Deftones: Band alternative metal asal Amerika ini ngerilis album kesepuluhnya, “Private Music”, tahun ini. Ini adalah album pertama mereka dalam lima tahun. Mereka juga udah nyelesaiin tur Amerika Utara dan ngadain festival tahunan mereka, “Dia de los Deftones”, di California.

Dari Ethel Cain Sampai Turnstile: Sebuah Simfoni Keberagaman

Ethel Cain: Penyanyi, penulis lagu, dan produser asal Amerika ini ngerilis dua album tahun ini, “Perverts” dan “Willoughby Tucker, I’ll Always Love You”. Dia juga ngadain tur terbesarnya, “The Willoughby Tucker Forever Tour”, yang bakal lanjut sampai tahun 2026.

FKA twigs: Artis asal Inggris ini ngerilis album ketiganya, “EUSEXUA”, di awal tahun 2025. Album ini masuk daftar pendek Mercury Prize 2025. Dia juga nerima sembilan nominasi di UK Music Video Awards tahun ini.

Geese: Band rock asal Brooklyn ini ngerilis album ketiganya, “Getting Killed”, yang dipuji kritikus. Mereka bakal tampil di berbagai festival tahun depan, termasuk Coachella dan Primavera Sound.

Jacob Alon: Penyanyi dan penulis lagu asal Skotlandia ini ngerilis album debutnya, “In Limerence”, tahun ini. Album ini masuk daftar pendek Mercury Prize 2025 dan daftar panjang Scottish Album of the Year 2025.

jasmine.4.t: Penyanyi dan penulis lagu asal Manchester ini ngerilis album debutnya, “You Are the Morning”, tahun 2025. Dia juga lagi ngadain tur dunia. Dia tampil di BBC Radio 6 Music Festival di Greater Manchester dan di BBC Introducing Stage di Glastonbury 2025.

Kae Tempest: Recording artist, penulis lirik, performer, penyair, dan penulis ini ngerilis “Self Titled” di musim panas. Kae nerima Ivors Academy Honour karena menginspirasi perubahan budaya dan sosial lewat storytelling di bulan Oktober. Saat ini lagi tur Inggris dan Eropa.

Maruja: Band punk meets free jazz asal Manchester ini ngerilis “Pain to Power” yang dipuji kritikus. Mereka lagi tur Amerika Utara, Inggris, dan Eropa. Mereka juga tampil di berbagai festival, termasuk Glastonbury, South by Southwest, dan Outbreak Festival.

Pulp: Band yang dibentuk tahun 1978 di Sheffield ini ngerilis “More”, album pertama mereka dalam hampir 24 tahun, di bulan Juni 2025. Single mereka, “Spike Island”, diputar pertama kali di acara Lauren Laverne di bulan April. Album “More” langsung nangkring di posisi pertama di UK Albums Chart.

Turnstile: Band rock asal Baltimore, Maryland ini ngerilis “Never Enough”, album keempat mereka, tahun 2025. Mereka lagi ngadain tur dunia. Mereka juga tampil di berbagai festival, termasuk Glastonbury, Primavera Sound, dan Outbreak Festival.

Saatnya Buka Telinga dan Biarkan Musik Menginvasi

Jadi, itulah daftar “Artis Terbaik Tahun 2025” versi 6 Music. Sebuah perayaan keberagaman musik yang nggak cuma enak didengerin, tapi juga punya dampak budaya. Sekarang, giliran kamu buat dengerin dan ngerasain sendiri. Siapa tahu, kamu nemuin artis favorit baru yang bakal nemenin kamu begadang ngerjain tugas atau galau mikirin mantan. Selamat mendengarkan!

Previous Post

iPhone 18 Pro: Apple Siap Tinggalkan Qualcomm, Andalkan Modem 5G C2 Buatan Sendiri?

Next Post

Curah Hujan Ekstrem di Cumbria: Sepertiga Curah Hujan Bulanan dalam Sepekan!

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *