Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

AC/DC Mengguncang Melbourne: ‘Jailbreak’ Bon Scott Kembali Setelah 34 Tahun!

Bayangkan ini: AC/DC, band yang lagunya jadi soundtrack wajib karaokean bapak-bapak, balik kampung halaman setelah satu dekade absen. Mereka bukan sekadar balik, tapi juga ngasih kejutan yang bikin fans auto-nostalgia. Konser di Melbourne Cricket Ground itu kayak reuni keluarga besar rock n’ roll, lengkap dengan lagu lawas yang bikin kita merasa muda lagi… atau setidaknya jadi pengen joget ala Angus Young.

AC/DC Mengguncang Melbourne: Nostalgia dan Energi Meledak!

Setelah sepuluh tahun lamanya, AC/DC akhirnya kembali ke tanah air mereka, Australia! Band legendaris ini membuka tur “Power Up” mereka di Melbourne Cricket Ground dengan dihadiri oleh 80.000 penggemar yang sudah lama merindukan penampilan mereka. Tapi ini bukan sekadar konser biasa, ini adalah perayaan kembalinya sang legenda.

Dan bagaimana mereka merayakannya? Dengan membawakan lagu “Jailbreak” dari era Bon Scott (1976) secara live untuk pertama kalinya dalam 34 tahun terakhir! Bayangkan, lagu yang dirilis sebelum banyak dari kita lahir, tiba-tiba menggelegar di stadion. Ini seperti menemukan harta karun yang terpendam di loteng rumah nenek.

“Jailbreak” sendiri punya sejarah unik. Awalnya muncul di album “Dirty Deeds Done Dirt Cheap” edisi Australia, sebelum akhirnya dirilis di Amerika sebagai bagian dari EP “’74 Jailbreak.” Jadi, bisa dibilang, lagu ini adalah artefak penting dalam sejarah AC/DC yang kini dihidupkan kembali.

“Riff Raff” dan Kejutan Lainnya: Bukan Sekadar Nostalgia

Menurut catatan dari SetList.fm, konser ini juga menjadi momen bersejarah karena AC/DC memainkan lagu “Riff Raff” dari album “Powerage” dan lagu pembuka “If You Want Blood (You’ve Got It)” untuk pertama kalinya di Australia. Ini seperti membuka kotak Pandora berisi kejutan-kejutan rock n’ roll yang bikin adrenalin naik.

AC/DC memang nggak pernah setengah-setengah dalam memberikan kejutan. Mereka tahu betul bagaimana caranya memanjakan penggemar setia mereka. Ini bukan cuma soal nostalgia, tapi juga tentang menghadirkan pengalaman baru yang tak terlupakan.

Angus Young, Brian Johnson, Stevie Young, Chris Chaney (bass), dan Matt Laug (drum) akan kembali menghibur para penggemar di Melbourne pada hari Minggu, 16 November. Setelah itu, mereka akan melanjutkan tur ke Sydney, Adelaide, Perth, dan Brisbane selama lima minggu ke depan. Jadi, buat kalian yang ada di Australia, siap-siap diguncang oleh AC/DC!

Tur Dunia: Australia, Amerika Latin, dan Amerika Utara!

Setelah Australia, AC/DC akan melanjutkan tur mereka ke Amerika Selatan dan Meksiko pada bulan Februari, Maret, dan April 2026. Ini adalah kesempatan emas bagi para penggemar di sana untuk menyaksikan langsung penampilan band legendaris ini.

Dan buat kalian yang ada di Amerika Utara, jangan khawatir! AC/DC juga akan kembali ke sana pada musim panas mendatang untuk tur 16 tanggal yang dimulai pada 11 Juli di Charlotte dan berakhir pada 29 September di Philadelphia. Siap-siap memesan tiket dari sekarang!

Setlist Melbourne: Daftar Lagu yang Bikin Penggemar Histeris

Berikut adalah daftar lagu yang dibawakan AC/DC di Melbourne pada 12 November 2025:

  1. “If You Want Blood (You’ve Got It)”
  2. “Back in Black”
  3. “Demon Fire”
  4. “Shot Down in Flames”
  5. “Thunderstruck”
  6. “Have a Drink on Me”
  7. “Hells Bells”
  8. “Shot in the Dark”
  9. “Stiff Upper Lip”
  10. “Highway to Hell”
  11. “Shoot to Thrill”
  12. “Sin City”
  13. “Jailbreak”
  14. “Dirty Deeds Done Dirt Cheap”
  15. “High Voltage”
  16. “Riff Raff”
  17. “You Shook Me All Night Long”
  18. “Whole Lotta Rosie”
  19. “Let There Be Rock”
  20. “T.N.T.”
  21. “For Those About to Rock (We Salute You)”

Daftar lagu ini adalah bukti nyata bahwa AC/DC tahu betul bagaimana caranya memuaskan dahaga para penggemar mereka. Dari lagu-lagu klasik hingga hits terbaru, semuanya disajikan dengan energi yang membara.

AC/DC bukan hanya sekadar band rock, mereka adalah fenomena budaya. Kembalinya mereka ke Australia setelah satu dekade absen adalah momen bersejarah yang patut dirayakan. Konser di Melbourne adalah bukti bahwa semangat rock n’ roll masih hidup dan membara di hati para penggemar di seluruh dunia.

Konsistensi AC/DC: Antara Kejutan dan Formula yang Membahagiakan

AC/DC bisa dibilang adalah contoh band yang sangat konsisten. Mereka punya formula yang jelas, dan mereka tetap setia pada formula itu. Tapi, di sisi lain, mereka juga sesekali memberikan kejutan, seperti membawakan lagu “Jailbreak” setelah 34 tahun. Ini adalah kombinasi yang cerdas, karena mereka tahu betul apa yang diinginkan penggemar mereka.

Kembalinya AC/DC ke Australia adalah pengingat bahwa musik rock n’ roll masih punya tempat di hati kita. Di tengah gempuran musik-musik kekinian, AC/DC tetap berdiri tegak sebagai simbol dari kekuatan, energi, dan semangat yang tak pernah padam. Jadi, mari kita angkat gelas untuk AC/DC, band yang selalu tahu bagaimana caranya mengguncang dunia!

AC/DC kembali, dan dunia rock n’ roll terasa lebih hidup. Kembalinya mereka bukan cuma soal konser, tapi juga soal membangkitkan kenangan dan semangat yang mungkin sempat meredup. Siap-siap untuk diguncang lagi!

Previous Post

Outer Worlds 2: Update Besar! Fans Lega Bug Inez Akhirnya Ditumpas

Next Post

AI Adobe: Project Moonlight & Model Kustom Ungkap Masa Depan Kreativitas

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *