Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Black Myth Zhong Kui: Legenda Baru Hadir Via Trailer Teaser

Di era digital yang bergerak secepat kilat ini, para penggemar gim kerap merasa seperti sedang mengikuti lomba lari maraton tanpa garis finis, saking tak terhentinya deretan judul baru yang rilis. Belum juga rampung menamatkan satu gim, eh, sudah muncul pengumuman sekuelnya yang membuat hati bergetar antara kegembiraan dan kepanikan akan tumpukan _backlog_. Kini, Game Science, pengembang di balik kesuksesan fenomenal _Black Myth: Wukong_, seolah belum cukup membuat dompet virtual kosong, siap kembali dengan sekuel berjudul _Black Myth: Zhong Kui_.

Kesuksesan _Black Myth: Wukong_ pada tahun 2024 memang patut diacungi jempol. Gim tersebut berhasil mencuri perhatian dunia dan membangun ekspektasi yang tinggi untuk karya-karya Game Science di masa depan. Tidak mengherankan jika langkah selanjutnya dari studio ini menjadi sorotan utama.

Pengumuman _Black Myth: Zhong Kui_ sendiri dilakukan secara dramatis melalui _teaser trailer_ di Gamescom Opening Night Live, membuat para penggemar bersorak kegirangan. Trailer sinematik yang memukau tersebut menjadi _teaser_ pertama yang dilempar ke publik, memicu rasa penasaran tentang dunia baru yang akan dieksplorasi.

Menurut deskripsi gim, _Black Myth: Zhong Kui_ akan menjadi gim _action role-playing_ pemain tunggal. Inspirasi utamanya ditarik dari sosok legendaris Tiongkok yang terkenal, Zhong Kui, seorang pembasmi iblis yang sering digambarkan dengan wajah garang dan janggut lebat. Hal ini menjanjikan pengalaman yang berbeda dari petualangan Wukong sebelumnya.

Mengingat pengembangannya masih dalam tahap _”early development”_, jangan harap ada _in-game footage_ yang bisa dinikmati dalam waktu dekat. Yang ada hanyalah trailer sinematik yang diperkenalkan di Gamescom, sebuah pengantar visual yang menggoda imajinasi tanpa mengungkap detail _gameplay_.

Gim ini direncanakan akan hadir untuk PC dan _”all mainstream console platforms”_, memberikan jangkauan luas bagi para _gamer_ di berbagai ekosistem. Ini mengindikasikan ambisi Game Science untuk menjangkau audiens sebesar mungkin.

Saking “awalnya” proses pengembangan, Game Science bahkan mengakui bahwa kerangka dasar alur cerita untuk gim ini pun belum rampung sepenuhnya. Pengakuan ini tentu saja memicu beragam reaksi, dari _skeptis_ hingga _excited_ dengan potensi improvisasi.

Namun, di tengah ketidakpastian detail, satu hal yang sudah pasti dikonfirmasi oleh Game Science: “kali ini tidak akan memerankan seekor monyet.” Pernyataan ini jelas merujuk pada perbedaan karakter utama dari _Black Myth: Wukong_, dan studio kini sibuk “menjelajahi dan bereksperimen dengan perbedaan konkret antara Wukong dan Zhong Kui.”

Game Science pun memberikan pesan santai namun lugas kepada para penggemar melalui postingan FAQ mereka. “Jadi, santai saja—biarkan kami membuat diri kami terkesan terlebih dahulu sebelum kami menyajikannya kepada Anda,” tulis studio itu, menunjukkan dedikasi mereka untuk menghadirkan pengalaman yang benar-benar _memorable_.

Sementara _Black Myth: Zhong Kui_ baru dalam tahap janji, _Black Myth: Wukong_ sendiri sudah mencapai tonggak sejarah yang mengesankan. Gim ini dirilis untuk PS5 dan PC pada Agustus 2024 dan segera menyusul ke Xbox pada 20 Agustus.

Angka penjualannya pun fantastis, melebihi 25 juta kopi, sebuah pencapaian yang menandakan popularitas luar biasa. Tidak hanya itu, sebuah ekspansi untuk _Wukong_ juga sudah dalam tahap pengerjaan, memastikan para penggemar tetap sibuk dengan dunia _Black Myth_ yang sudah ada.

Namun, di balik gemerlap kesuksesan _Black Myth_, studio Game Science tidak luput dari kontroversi. Pedoman mereka untuk _content creator_ yang meminta untuk menghindari diskusi tentang “propaganda feminis” dan COVID, memicu perdebatan sengit di beberapa kalangan.

Sebuah laporan dari IGN pada tahun 2023 juga mendokumentasikan dugaan komentar seksis dan misoginis dari tim pengembang. Hal ini tentu saja menimbulkan pertanyaan tentang budaya kerja di dalam studio dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi citra publik mereka.

Terlepas dari isu-isu tersebut, _Black Myth: Wukong_ tetap mendapatkan sambutan positif dari para kritikus. Ulasan GameSpot untuk gim tersebut memberinya skor 8/10, memuji kualitas _gameplay_ dan visualnya yang menawan.

Bagi mereka yang baru memulai petualangan di dunia _Black Myth_, GameSpot menyediakan panduan komprehensif yang berisi 20 hal penting untuk diketahui sebelum terjun ke dalam gim. Ada juga _guides hub_ khusus yang menyediakan semua informasi kunci yang dibutuhkan untuk menguasai gim tersebut.

Antisipasi untuk _Black Myth: Zhong Kui_ tentu saja tinggi, terutama setelah _Black Myth: Wukong_ menjadi _breakout success_. Namun, Game Science kini menghadapi tantangan ganda: tidak hanya harus memenuhi ekspektasi _gamer_ dengan sekuel yang inovatif dan berkualitas, tetapi juga harus menavigasi persepsi publik yang terpengaruh oleh kontroversi yang pernah ada.

Previous Post

DR Kongo: PBB Kecam Dampak Serangan Fatal di Timur

Next Post

Kacamata Cerdas Meta: Melangkah ke Era Realitas Baru

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *