Pernah nggak sih, lagi asyik nyanyi di kamar mandi, terus tiba-tiba sadar suara kita lebih merdu dari suara panggilan operator call center? Mungkin itulah yang dirasakan keluarga Michael Bublé dulu. Konon, mereka syok berat pas pertama kali denger suara emas sang penyanyi. Kira-kira, se-syok apa ya?
Kisah unik ini terungkap saat Bublé ngobrol santai bareng Willie Geist di acara Sunday Sitdown. Bayangin aja, malam Natal, umur masih 13 tahun, lagi nyanyi-nyanyi riang di mobil sepulang dari rumah kakek-nenek. Eh, pas nyanyi bagian “May your days be merry and bright,” seisi mobil langsung hening. Mungkin dalam hati mereka bertanya-tanya, “Ini anak siapa, kok suaranya bikin merinding disko?”
Dari situlah, Bublé mulai menekuni dunia tarik suara lebih serius. Sampai akhirnya, takdir membawanya bertemu dengan produser rekaman David Foster di sebuah pernikahan pada tahun 2000. Bakatnya langsung dilirik, dan Bublé pun menandatangani kontrak rekaman. Siapa sangka, suara yang dulu bikin keluarga syok, kini menghipnotis jutaan pendengar di seluruh dunia.
Dari Keluarga Syok Hingga Album Debut Meledak
Perjalanan Bublé menuju puncak popularitas memang nggak instan. Album debutnya, “Michael Bublé,” baru dirilis pada tahun 2003. Tapi, begitu dirilis, album ini langsung meledak di pasaran. Lagu-lagu seperti “Sway,” “How Can You Mend a Broken Heart,” dan “Kissing a Fool” langsung jadi anthem di mana-mana. Bahkan, sampai sekarang pun, lagu-lagu itu masih sering diputar di radio atau playlist Spotify.
Bublé sendiri mengakui, kesuksesannya nggak lepas dari piano. “Lagu-lagu hit saya itu ya gara-gara duduk manis di depan piano,” ujarnya. Tapi, jangan salah sangka, ya. Meski terlihat mudah, Bublé butuh waktu berjam-jam buat “menaklukkan” tuts piano. Maklum, nggak semua orang dilahirkan dengan bakat game piano tingkat dewa.
Ngomong-ngomong soal Spotify, Bublé kini punya lebih dari 16 juta pendengar bulanan. Salah satu penggemar beratnya adalah bintang baseball, Shohei Ohtani. Kabarnya, Ohtani sering menggunakan lagu “Feeling Good” sebagai lagu pengiring saat berjalan memasuki lapangan. Wah, selera musiknya boleh juga, nih!
Shohei Ohtani, Baseball, dan Selera Musik Seorang Istri
Usut punya usut, ternyata bukan Ohtani sendiri yang memilih lagu itu. Melainkan istrinya! Bublé cerita, dia sempat dikenalkan dengan Ohtani oleh pelatih Dodgers. “Saya tanya, ‘Kenapa kamu pilih lagu saya?’ Eh, dia langsung nengok ke istrinya. Ternyata, istrinya yang milih,” kata Bublé sambil tertawa. Ya sudahlah ya, yang penting lagunya kepakai.
Selain sibuk dengan dunia musik, Bublé juga punya kesibukan baru, yaitu menjadi juri di acara “The Voice.” Kabarnya, dia juga bakal merilis lagu baru dalam waktu dekat, pas banget buat menyambut musim liburan. Siap-siap aja, ya, buat dengerin suara merdunya yang bikin Natal makin terasa hangat.
Dulu, Bublé sempat khawatir kalau dirinya cuma dikenal karena lagu-lagu Natalnya. Tapi, semua itu berubah setelah putranya, Noah, didiagnosis kanker di usia 3 tahun. Noah kini sudah berusia 12 tahun dan dalam masa pemulihan. Selain Noah, Bublé juga punya tiga anak lain dari pernikahannya dengan Luisana Lopilato: Elias, Vida, dan Cielo.
Dari Kekhawatiran Hingga Epifani Natal
“Entah kenapa, hari itu saya merasa seperti mendapat pencerahan. Saya langsung berpikir, ‘Kenapa saya dulu khawatir dengan hal-hal lain?'” kenang Bublé. “Sejak hari itu, saya nggak pernah merasa sama lagi.” Mungkin, inilah yang namanya kekuatan cinta dan keluarga. Momen pahit ternyata bisa jadi titik balik yang mengubah hidup seseorang.
Kisah Michael Bublé ini mengajarkan kita banyak hal. Bahwa bakat bisa ditemukan di tempat yang nggak terduga. Bahwa kesuksesan butuh kerja keras dan proses yang panjang. Dan yang terpenting, bahwa keluarga adalah harta yang tak ternilai harganya. Jadi, jangan lupa bilang “I love you” ke orang-orang tersayang, ya!
Jadi, Kapan Nih Kita Karaokean Bareng Bublé?
Oke, mungkin karaokean bareng Michael Bublé cuma mimpi di siang bolong. Tapi, setidaknya, kita bisa menikmati lagu-lagunya sambil membayangkan betapa syoknya keluarga Bublé saat pertama kali mendengar suara emasnya. Dan jangan lupa, selalu dukung musisi favoritmu dengan cara yang legal. Streaming di platform resmi, beli albumnya, atau datang ke konsernya. Siapa tahu, suatu saat nanti, kamu bisa duet bareng Bublé di atas panggung!
Intinya, kisah Bublé ini adalah contoh nyata bahwa hidup itu penuh kejutan. Kadang, kita menemukan bakat di tempat yang nggak terduga. Kadang, kita menghadapi tantangan yang berat. Tapi, selama kita punya semangat dan dukungan dari orang-orang tersayang, kita pasti bisa melewati semuanya. Asal jangan lupa, selalu sisipkan humor dalam setiap langkah. Biar hidup nggak terlalu serius, gengs!
Nah, buat kamu yang pengen tahu lebih banyak tentang Michael Bublé, jangan lupa pantengin terus media sosialnya. Siapa tahu, dia lagi bagi-bagi tiket konser gratis atau ngadain giveaway album baru. Lumayan kan, buat nambah koleksi musik di Spotify? Atau, kalau beruntung, kamu bisa ketemu langsung sama Bublé dan nanya langsung, “Dulu pas kecil suka makan apa, kok suaranya bisa sebagus itu?”
Jadi, tunggu apa lagi? Buruan dengerin lagu-lagu Michael Bublé, dan rasakan sendiri keajaiban suaranya. Siapa tahu, kamu juga terinspirasi buat mengembangkan bakat terpendammu. Atau, minimal, jadi lebih percaya diri pas nyanyi di kamar mandi. Siapa tahu, tetangga sebelah juga syok denger suara emasmu!


