Kalian pernah nggak sih ngerasa hidup ini kayak lagi naik kereta api? Terus semua orang rebutan tempat duduk, makanan, bahkan colokan charger? Nah, bayangin deh kalau kereta apinya itu panjangnya nggak karuan, isinya bukan cuma penumpang biasa, tapi juga para gamer yang lagi pada ngejar loot. Kedengeran absurd? Ya, tapi itulah premis dari Enginefall, game yang lagi bikin heboh jagat Steam.
Enginefall: Ketika Extraction Shooter Ketemu Kereta Api
Di tengah gempuran game extraction shooter yang makin menjamur, Enginefall hadir dengan konsep yang—ya, jujur aja—agak nggak masuk akal. Alih-alih map luas yang penuh reruntuhan, game ini justru menempatkan puluhan pemain di atas kereta api yang terus bergerak. Bayangin, lagi serius-seriusnya nge-loot, eh, tiba-tiba masinis ngerem mendadak karena ada sapi nyebrang. Kan, nggak lucu.
Tapi justru di situlah letak daya tariknya. Enginefall menawarkan dinamika yang berbeda dari game sejenis. Kalau biasanya kita harus lari dari zona aman yang semakin mengecil, di sini kita harus berebut gerbong demi gerbong untuk mencapai ujung kereta. Ibaratnya, ini tuh kayak main “ular tangga” tapi versinya survival horror.
Secara gameplay, Enginefall menggabungkan elemen extraction shooter dengan survival crafting. Kita nggak cuma dituntut untuk jago nembak, tapi juga harus pintar-pintar memanfaatkan sumber daya yang ada untuk membuat senjata, armor, dan berbagai peralatan lainnya. Plus, ada fitur proximity chat yang memungkinkan kita untuk berkomunikasi (atau justru adu bacot) dengan pemain lain. Siap-siap aja denger teriakan “Woi, bagi dong!” atau “Ampun, Bang!” sepanjang permainan.
Dari Uncharted 2 Sampai Escape From Tarkov: Inspirasi Enginefall yang Nggak Main-Main
Buat kalian yang pernah main Uncharted 2 atau Gears of War, pasti familiar dengan adegan-adegan di atas kereta api yang mendebarkan. Nah, Enginefall kayaknya terinspirasi dari momen-momen itu, tapi dijadiin satu game utuh. Kita ditugaskan untuk bertahan hidup, mengumpulkan sumber daya, dan menembaki semua musuh yang menghadang demi mencapai ujung kereta dan mengendalikan lokomotif.
Dalam tim yang terdiri dari maksimal lima pemain, kita harus menghadapi hingga 85 pemain lain yang juga punya tujuan yang sama. Nggak cuma itu, kereta api yang kita tumpangi juga penuh dengan loot dan sumber daya yang menggiurkan. Jadi, siap-siap aja buat baku hantam demi mendapatkan barang-barang berharga.
Meskipun bergenre extraction shooter, Enginefall justru lebih terasa seperti Rust daripada Escape From Tarkov. Memang ada baku tembak yang intens, tapi elemen crafting dan building juga sama pentingnya. Kita bisa membangun markas sendiri di atas kereta, merekrut pemain lain untuk bergabung dengan kru kita, dan mempertahankan markas tersebut dari serangan pemain lain. Tapi ingat, jangan sampai penumpang setia kita memberontak karena kita nggak bisa menjaga mereka tetap bahagia.
Playtest Gratis: Kesempatan Langsung Jajal Enginefall
Kabar baiknya, Enginefall lagi ngadain playtest gratis di Steam yang berlangsung dari tanggal 24 sampai 26 Oktober. Ini kesempatan emas buat kalian yang penasaran pengin nyobain langsung sensasi naik kereta api sambil baku tembak. Di playtest ini, kita bakal diajak untuk menjelajahi Titan Train, kereta api raksasa yang penuh dengan gear keren. Tapi ingat, untuk mendapatkan loot terbaik, kita butuh daya tahan yang tinggi. Soalnya, setiap sesi permainan bisa berlangsung hingga lima jam!
Selain itu, playtest ini juga memungkinkan kita untuk meng-upgrade Dagger Shuttle, kereta kecil yang berfungsi sebagai markas bergerak. Jadi, kita bisa bawa-bawa rumah ke mana pun kita pergi. Lumayan, kan, daripada ngontrak rumah petakan yang sempitnya minta ampun.
Jadi Masinis atau Jadi Penumpang Gelap? Pilihan Ada di Tanganmu
Enginefall menawarkan pengalaman bermain yang unik dan absurd. Kita bisa memilih untuk menjadi masinis yang mengendalikan kereta, atau menjadi penumpang gelap yang berusaha merebut kekuasaan. Kita bisa bekerja sama dengan pemain lain untuk mencapai tujuan bersama, atau mengkhianati mereka demi keuntungan pribadi. Pilihan ada di tanganmu.
Tapi ingat, hidup di atas kereta api itu keras. Kita harus siap menghadapi segala macam tantangan, mulai dari baku tembak yang intens hingga kelaparan dan kehausan. Kita juga harus pandai-pandai beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah. Soalnya, nggak ada yang tahu apa yang akan terjadi di gerbong berikutnya.
Bukan Sekadar Game: Simbol Kehidupan Modern yang Serba Cepat dan Penuh Persaingan
Mungkin tanpa kita sadari, Enginefall sebenarnya adalah metafora dari kehidupan modern yang serba cepat dan penuh persaingan. Kita semua seperti penumpang di atas kereta api yang terus melaju tanpa henti. Kita semua berusaha untuk mencapai tujuan kita masing-masing, tapi kita juga harus menghadapi berbagai macam rintangan dan godaan di sepanjang jalan.
Kadang, kita harus bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan kita. Kadang, kita harus mengkhianati mereka demi keuntungan pribadi. Kadang, kita merasa seperti masinis yang memegang kendali penuh atas hidup kita. Kadang, kita merasa seperti penumpang gelap yang cuma bisa pasrah mengikuti arus.
Tapi yang jelas, hidup itu nggak selalu mudah. Ada kalanya kita harus berjuang keras untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Ada kalanya kita harus merelakan sesuatu yang berharga. Ada kalanya kita harus menghadapi kenyataan pahit bahwa kita nggak bisa mengendalikan segalanya.
Enginefall: Ujian Kesabaran dan Strategi di Atas Rel Berjalan
Enginefall bukan cuma sekadar game. Ini adalah ujian kesabaran, strategi, dan kemampuan kita untuk beradaptasi dengan lingkungan yang terus berubah. Ini adalah simulasi kehidupan yang dikemas dalam format yang absurd dan menghibur.
Jadi, tunggu apa lagi? Buruan daftar playtest Enginefall sekarang juga! Siapa tahu, di atas kereta api itu, kalian bisa menemukan jati diri kalian yang sebenarnya. Atau, setidaknya, kalian bisa dapet pengalaman seru yang nggak bakal kalian lupain seumur hidup. Tapi ingat, jangan sampai ketiduran di atas kereta. Soalnya, siapa tahu nanti kalian kebablasan sampai stasiun terakhir.


