Katsuhiro Harada, sang maestro di balik layar Tekken, baru saja pensiun dari Bandai Namco. Tapi, alih-alih nganggur di rumah sambil main game, beliau malah kebanjiran tawaran kerja. Yang bikin geleng-geleng kepala, salah satu tawaran itu datang dari… perusahaan senjata! Apakah ini pertanda Harada bakal bikin Tekken dengan senjata beneran? Atau jangan-jangan, beliau mau bikin robot gulat yang bisa misil?
Dari Tekken ke… Tank?
Kabar pensiunnya Harada emang bikin heboh jagat gaming. Selama 30 tahun, beliau udah jadi ikon Tekken. Tapi, siapa sangka, pensiunnya beliau justru menarik perhatian perusahaan-perusahaan di luar industri game. Salah satunya adalah Anduril Industries, perusahaan yang bergerak di bidang senjata dan pengembangan AI. Bayangin, dari ngurusin jurus kombo, sekarang ngurusin kombo rudal!
Harada sendiri mengaku kaget dengan tawaran ini. Dalam pesan Tahun Baru di 4Gamer, beliau bilang, “Pensiun saya jadi berita besar di Barat, dan tawaran pertama yang saya terima justru dari perusahaan pertahanan di luar negeri (Kenapa?).” Pertanyaan yang sama juga ada di benak kita semua, Harada-san. Kenapa perusahaan senjata tertarik sama bapaknya Tekken?
Tapi, ternyata bukan cuma perusahaan senjata yang ngantri. Harada bilang, ada banyak banget tawaran yang masuk, sampai beliau bingung mau milih yang mana. “Saking banyaknya, saya bisa seharian cuma ngeliatin tawaran dari berbagai tempat dan tetep nggak punya waktu buat mempertimbangkan semuanya. ‘Mungkin ini? Atau mungkin itu?’ Kira-kira begitulah rasanya,” ujarnya.
Sushi Setelah Pensiun: Lebih Menenangkan dari Rage Art?
Selain perusahaan senjata, ada juga tawaran dari… restoran sushi! Ya, restoran sushi. Harada juga heran, kenapa restoran sushi tertarik sama dirinya. Apakah mereka mau bikin menu baru dengan nama jurus Tekken? Atau jangan-jangan, mereka mau bikin robot sushi yang bisa nge-juggle ikan tuna?
Tawaran dari perusahaan senjata dan restoran sushi ini emang bikin kita mikir keras. Apa hubungannya antara Tekken, senjata, dan sushi? Apakah ini semacam kode rahasia dari Illuminati gaming? Atau jangan-jangan, ini cuma gara-gara Harada terlalu jago main Tekken, sampai-sampai perusahaan senjata pengen merekrutnya buat bikin strategi perang yang lebih efektif?
Katsuhiro Harada: Dari King of Iron Fist ke King of… Industri Pertahanan?
Sebenarnya, kalau dipikir-pikir, ada juga sih sedikit logika di balik tawaran dari perusahaan senjata. Soalnya, Tekken itu kan game fighting. Di dalamnya, ada banyak banget karakter dengan berbagai macam jurus dan gaya bertarung. Nah, mungkin aja perusahaan senjata ngeliat Harada sebagai ahli strategi yang bisa ngerancang taktik perang yang jitu.
Bayangin aja, Harada bisa ngerancang strategi perang yang mirip sama jurus Rage Art-nya Kazuya. Sekali pencet tombol, langsung keluar laser beam yang bisa ngancurin tank. Atau mungkin, beliau bisa bikin robot yang gerakannya mirip sama Eddy Gordo. Musuh pasti bingung, kok ada robot yang joget-joget sambil nendang?
Tapi, tetep aja sih, tawaran ini agak aneh. Masa’ iya, seorang kreator game fighting yang penuh dengan aksi dan drama, tiba-tiba banting stir jadi ahli strategi perang? Kayaknya lebih cocok kalau Harada bikin game simulasi perang yang seru dan kocak. Judulnya, “Tekken: World War Edition“.
Industri Game Kehilangan Satu, Industri Pertahanan Ketambahan… Apa?
Lalu, apa rencana Harada setelah pensiun dari Tekken? Sampai sekarang, beliau belum ngasih tahu apa-apa. Tapi, yang jelas, beliau punya banyak pilihan. Selain tawaran dari perusahaan senjata dan restoran sushi, mungkin aja ada tawaran lain yang lebih menarik.
Misalnya, beliau bisa bikin studio game sendiri, kayak Hideaki Itsuno (mantan sutradara Devil May Cry) setelah keluar dari Capcom. Atau, beliau bisa nyoba hal baru yang sama sekali beda dari game. Siapa tahu, beliau malah pengen jadi tukang masak sushi beneran? Atau jadi instruktur senam aerobik dengan gerakan jurus Tekken?
Antara Robot dan Sushi: Masa Depan Harada Lebih Misterius dari Lore Tekken
Yang jelas, masa depan Harada sekarang jadi misteri. Kita nggak tahu apa yang bakal beliau lakuin setelah ini. Tapi, yang pasti, kita semua berharap yang terbaik buat beliau. Semoga beliau bisa nemuin pekerjaan yang bikin beliau bahagia dan terus berkarya.
Satu hal yang pasti, pensiunnya Harada dari Tekken jadi bukti bahwa hidup itu penuh dengan kejutan. Kadang, kita nggak pernah tahu apa yang bakal terjadi besok. Tapi, yang penting, kita harus tetep semangat dan terus berjuang, kayak karakter-karakter di Tekken.
Jadi, buat kalian yang lagi bingung nyari kerja, jangan berkecil hati. Siapa tahu, kalian juga bakal dapet tawaran kerja yang nggak terduga. Mungkin aja, kalian bakal direkrut jadi astronot, ahli bedah otak, atau bahkan… tukang masak sushi di restoran milik Katsuhiro Harada!
Pesan Terakhir: Hidup Itu Kayak Main Tekken, Nggak Ada yang Tahu Kombonya Gimana
Di bagian lain pesannya, Harada juga mengenang orang-orang yang meninggal di tahun 2025, termasuk Tomonobu Itagaki (kreator Dead or Alive). “Tomonobu Itagaki dari Dead or Alive dan Ninja Gaiden, serta Vince Zampella yang mengerjakan Call of Duty, Titanfall, dan Battlefield. Mereka adalah kreator game dari generasi yang sama dengan saya dan keduanya meninggal tahun ini. Tentu saja, itu membuat saya berpikir lebih banyak… Itu sangat memukul saya,” katanya.
Tekken akan terus berlanjut dengan dukungan dari Bandai Namco. Tapi, di sisi lain, Harada akan memulai babak baru dalam hidupnya. Semoga beliau sukses dan bahagia selalu. Dan semoga, tawaran dari perusahaan senjata itu cuma bercanda. Tapi, kalau beneran, semoga beliau tetep inget sama kita-kita ini, para fans Tekken yang setia.


