Siapa sangka bocoran dari file game bisa jadi lebih menarik daripada lore utama? Ternyata, dunia Invincible VS tidak hanya dipenuhi pertarungan antar Viltrumite dan hero kelas kakap, tapi juga menyimpan rahasia karakter DLC yang bikin penasaran. Dari daftar yang bocor, ada potensi kemunculan karakter yang sudah dikonfirmasi, serta entitas yang sangat mirip dengan ikon Marvel, lengkap dengan referensi dialog yang dijamin bikin J. Jonah Jameson pun terkejut.
Peluncuran game fighting garapan Quarter Up ini memang disambut meriah oleh para penggila genre, terutama di platform PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X | S. Namun, tak lama setelah game ini bisa di-download, beberapa pemain yang punya jiwa detektif justru sibuk mengorek-ngorek file game. Ritual ‘bedah file’ pasca-rilis ini sudah jadi semacam tradisi di industri game, dan untuk kasus Invincible VS, tradisi ini tampaknya membawa kabar baik sekaligus potensi kejutan besar mengenai konten tambahan yang bakal dirilis.
Sebuah postingan dari akun X/Twitter @multiversusie membagikan apa yang diduga sebagai daftar karakter yang belum terungkap. Di antara nama-nama yang sudah pasti hadir seperti Immortal dan Universa, muncul pula beberapa nama yang cukup familiar bagi penggemar komik dan serialnya: Mauler Twins, Damien Darkblood, Oliver, Angstrom, Dinosaurus, dan Volcanikka. Ini bukan sekadar rumor tanpa dasar; file-file ini diduga memuat data terkait voice line dan interaksi karakter, yang secara implisit mengonfirmasi rencana pengembang untuk menambah roster.
Sang Pahlawan Laba-laba yang Absurd
Keberadaan voice line untuk karakter-karakter baru ini bukan hanya mengonfirmasi rencana ekspansi roster, tapi juga memberi gambaran awal tentang bagaimana mereka akan berinteraksi dengan karakter yang sudah ada. Salah satu elemen paling mencuri perhatian adalah munculnya “Agent Spider”. Dari rekaman yang beredar, interaksi karakter ini dengan roster utama tampaknya sudah dirancang sedemikian rupa, memberikan petunjuk awal tentang peran dan kemampuannya dalam game.
Agent Spider sendiri bukanlah karakter sembarangan. Ia adalah versi “legally distinct” dari Spider-Man yang sengaja diciptakan untuk serial animasi Prime Video. Kemunculannya di Musim ke-2 serial tersebut berfungsi sebagai pengganti hero ikonik dari Marvel, mengingat hubungan silang antara komik dan serial yang terkadang memang terjadi. Kehadirannya di game fighting ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, apalagi dengan potensi interaksi yang unik.
Interaksi Mark Grayson dengan Agent Spider mungkin terlihat manis dan standar. Namun, percakapan Agent Spider dengan Omni-Man yang justru menjadi sorotan utama. J.K. Simmons, aktor yang mengisi suara Mark Grayson dan ayahnya, Omni-Man, ternyata juga memiliki sejarah panjang memerankan J. Jonah Jameson, editor Daily Bugle yang terkenal nyinyir terhadap Spider-Man. Keadaan ini seolah menjadi ‘kartu AS’ bagi pengembang untuk menancapkan referensi Spider-Man secara gamblang.
Dalam salah satu rekaman yang beredar, Omni-Man terdengar melontarkan ucapan yang sangat familiar, “You’re a criminal, a vigilante, a public menace – what are you doing in my universe?” Frasa “public menace” ini, ditambah nada bicaranya, jelas merupakan parodi langsung dari perkataan J. Jonah Jameson saat mengomentari aksi Spider-Man. Jika bocoran ini akurat, Quarter Up tampaknya tahu betul cara memanfaatkan kembalinya J.K. Simmons untuk menciptakan momen-momen epik dan lucu.
Lebih dari Sekadar Isu Veteraner
Sejak bocoran interaksi karakter pertama kali beredar, bukti-bukti lain mengenai potensi DLC untuk Invincible VS terus bermunculan. Selain adanya dugaan model karakter yang dibagikan oleh akun @astragalu3, akun @multiversusie juga merilis rekaman gameplay yang menampilkan Angstrom dalam versi yang hampir rampung dan siap dimainkan. Ini menunjukkan bahwa pengembang tidak hanya sekadar menguji coba ide, tetapi sudah dalam tahap pengembangan yang serius untuk karakter-karakter tambahan ini.
Peluncuran Invincible VS sendiri minggu lalu telah disambut dengan ulasan yang cukup positif. Dalam review 7/10, game ini dipuji sebagai pengalaman fighting 3v3 yang “hard hitting dan fast paced,” serta dianggap sebagai angin segar bagi para pemain yang merindukan sistem kombo interaktif dua arah seperti di game Killer Instinct. Kualitas gameplay yang sudah terbukti ini menjadi fondasi yang kuat untuk penambahan konten di masa depan.
Kemunculan Agent Spider dan referensi J. Jonah Jameson dari Omni-Man ini bukan sekadar lelucon belaka. Ini menunjukkan bahwa pengembang memiliki pemahaman mendalam tentang materi sumbernya, baik komik maupun serial animasinya, serta apresiasi terhadap warisan budaya pop yang lebih luas. Penggunaan J.K. Simmons untuk kedua peran tersebut, dan bagaimana dialognya dirancang untuk meniru J. Jonah Jameson, adalah sentuhan jenius yang tidak boleh dilewatkan.
Fakta bahwa developer berani memasukkan referensi yang begitu jelas, meskipun mungkin ada potensi masalah lisensi di kemudian hari (walaupun ini adalah adaptasi yang berbeda), menunjukkan ambisi mereka untuk membuat Invincible VS lebih dari sekadar game fighting biasa. Ini adalah perayaan semesta Invincible dengan sentuhan humor meta dan referensi yang membuat para penggemar lama maupun baru akan terhibur.
Bocoran ini juga memberikan gambaran tentang bagaimana Quarter Up berencana menjaga game ini tetap relevan dalam jangka panjang. Dengan strategi DLC yang solid, termasuk karakter-karakter yang kuat secara naratif dan memiliki daya tarik tersendiri, Invincible VS berpotensi menjadi game fighting yang bertahan lama di pasar. Kehadiran karakter seperti Mauler Twins atau Angstrom akan memperkaya variasi gaya bermain dan strategi yang bisa diterapkan pemain.
Pengembangan konten pasca-rilis semacam ini sangat krusial bagi game fighting modern. Dengan terus menghadirkan elemen-elemen baru yang menarik, baik dari segi karakter, mode permainan, maupun cerita tambahan, pengembang dapat mempertahankan basis pemain mereka dan bahkan menarik pendatang baru. Bocoran ini, meskipun belum dikonfirmasi secara resmi, memberikan sinyal positif mengenai masa depan Invincible VS.
Singkatnya, apa yang dimulai sebagai pengamatan file game berkembang menjadi diskusi menarik tentang arah strategis Invincible VS. Potensi penambahan karakter yang sudah dikonfirmasi, ditambah dengan karakter baru yang unik dan referensi budaya pop yang cerdas, menunjukkan bahwa game ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Pertanyaannya kini adalah, seberapa jauh Quarter Up akan melangkah dengan karakter-karakter ini dan bagaimana mereka akan mengintegrasikan elemen-elemen tersebut ke dalam narasi game.


