Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Laurent Ferrier Sport Traveller: Jam Tangan Elegan Penjelajah Waktu

Laurent Ferrier, nama yang identik dengan ketenangan klasik dan kehalusan mekanis jam tangan, ternyata punya sisi lain yang lebih garang. Lupakan sejenak siluet batu kerikil yang membelai pergelangan tangan, karena kini sang pembuat jam independen merilis sebuah Sport Traveller yang membuktikan bahwa keanggunan bisa berpadu dengan ketangguhan tanpa mengorbankan presisi.

Ini bukan sekadar perpanjangan tangan dari koleksi sport mereka yang sudah ada; ini adalah sebuah pernyataan. Untuk pertama kalinya, identitas sport Ferrier diperkaya dengan komplikasi dual-time, sebuah fitur esensial bagi para petualang modern yang seringkali berkejaran dengan zona waktu. Dibuat seluruhnya dari titanium, jam tangan ini seolah berada di titik manis antara performa dan estetika, sebuah area yang jarang sekali bisa ditaklukkan oleh jam tangan mewah.

Sang Sport Traveller terbaru.

Gerak Waktu Tanpa Drama

Meskipun dibekali fungsi ganda, dial Sport Traveller tetap memegang teguh prinsip minimalis Laurent Ferrier. Jarum jam dan menit meluncur di tengah, disandingkan dengan sub-dial detik kecil di posisi pukul enam, nyaris seperti jam tangan penunjuk waktu konvensional. Fungsi tambahan disematkan dengan sangat diskret: indikator tanggal di pukul tiga, dan yang paling penting, zona waktu kedua di pukul sembilan, ditampilkan dalam format 24 jam yang mudah dibaca.

Pengoperasian fungsi dual-time ini patut diacungi jempol. Dua pusher di sisi kiri bodi memungkinkan penyesuaian jam lokal maju atau mundur dalam interval satu jam. Mekanisme ini mengingatkan pada sistem travel time yang dikembangkan oleh Patek Philippe di era 1950-an, sebuah penghormatan halus pada sejarah horologi yang kaya.

Bodi berbentuk cushion terasa kokoh sekaligus elegan di pergelangan tangan.

Sang Sport Traveller, meski mengusung DNA sport, masih setia pada akar Laurent Ferrier. Bentuk case-nya bertransformasi dari siluet batu kerikil yang membulat menjadi bentuk cushion yang lebih tegas, dengan bezel persegi yang lebih terdefinisi. Namun, kelembutan profil keseluruhan tetap terjaga, menciptakan keseimbangan sempurna antara maskulinitas dan keanggunan. Gelang terintegrasinya mengikuti jejak desain yang sama, dengan tautan-tautan yang membulat dan melengkung halus, memperkuat kesan desain yang cair dan kohesif.

Yang membedakan jam tangan ini dari pendahulunya adalah aplikasi lume pada dial, sebuah fitur yang terbilang jarang untuk Laurent Ferrier. Bahkan dengan tambahan lume, brand ini tetap mempertahankan ciri khasnya pada jarum dan penanda waktu yang ramping. Dalam kondisi minim cahaya, plot-plot lume yang memanjang memberikan ilusi panah yang bergerak, menyuntikkan dinamisme tanpa merusak ketenangan visual jam tangan.

Jarum berbentuk assegai berpadu sempurna dengan lume.

Jantung Mikro-Rotor yang Mumpuni

Di balik keanggunannya, Sport Traveller menyimpan mesin yang telah mendefinisikan merek ini: gerakan mikro-rotor. Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2012 bersama Galet Micro-Rotor, gerakan ini dikembangkan oleh La Fabrique du Temps untuk Laurent Ferrier, sebelum diselesaikan dengan standar kualitas tertinggi secara internal oleh Ferrier sendiri.

Pada Sport Traveller, kaliber LF275.01 telah diadaptasi untuk konteks yang lebih kokoh dan sporty. Jembatan-jembatannya disederhanakan secara geometris, menghasilkan tampilan yang lebih bersih dan kontemporer, diperkaya dengan sentuhan horizontal brushing bernuansa abu-abu yang halus. Double direct escapement yang inovatif digantikan dengan Swiss lever escapement konvensional, sebuah keputusan yang mengutamakan stabilitas dan ketahanan terhadap guncangan, sebuah prioritas dalam jam tangan sport.

Sporty namun tetap klasik.

Terlepas dari penyesuaian tersebut, gerakan ini tetap mempertahankan keunggulan yang menjadi ciri khas Laurent Ferrier: proporsi yang presisi, konstruksi yang dipikirkan matang, dan penyelesaian akhir yang memuaskan mata, sebuah aspek yang jarang ditemukan pada jam tangan sport.

Rotor mikro berbahan platinum.

Secara teknis, Laurent Ferrier Sport Traveller mengusung referensi LCF045.T1.NG1C7. Gerakan otomatisnya, Cal. LF275.01, mengandalkan mikro-rotor dengan cadangan daya 72 jam dan berdetak pada frekuensi 28.800 vph (4 Hz). Fungsinya mencakup jam, menit, detik kecil, dual time, dan tanggal. Seluruhnya terbungkus dalam bodi titanium grade 5 berukuran 42 mm x 13.3 mm, dengan ketahanan air hingga 100 meter. Gelang titanium yang terintegrasi dilengkapi dengan gesper lipat. Semua kemewahan ini dibanderol dengan harga SGD 106.400.

Previous Post

Vitamin D: Senjata Rahasia Ibu Hamil Cegah Risiko Fatal Bayi dan Bunda

Next Post

Austria Datang, Kampus RI Kebanjiran Cuan & Inovasi Energi

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *