Bungie, studio yang terkenal dengan aksi tembak-menembak antar bintang ala Halo dan Destiny, kini membawa kembali warisan lama mereka, Marathon, dari tidur panjangnya. Lupakan sejenak drama personal yang mungkin membuat frustrasi; kali ini, fokusnya adalah pada peluncuran Marathon sebagai extraction shooter yang penuh dengan janji aksi brutal di planet yang nyaris mati. Genre extraction shooter, yang dulunya dianggap hanya untuk kalangan ‘hardcore’, kini mendapat sorotan berkat popularitas ARC Raiders, membuka pintu bagi khalayak yang lebih luas. Pertanyaannya, mampukah Marathon mengulang kesuksesan itu, meskipun para tentara bio-siberistik yang berkeliaran di reruntuhan koloni Tau Ceti IV menjadikannya tempat yang jauh lebih mencekam daripada sekadar liburan di pinggir pantai?
Perburuan Lintas Galaksi Dimulai: Apa yang Ditawarkan Marathon Baru?
Seri Marathon bukanlah pendatang baru di kancah gim video. Dimulai pada tahun 1994 untuk Apple Macintosh, seri ini telah tertidur selama hampir tiga dekade. Kini, ia bangkit kembali sebagai gim online-only dengan genre extraction shooter, menyajikan tampilan unik dan janji aksi tanpa ampun di planet yang membusuk. Para pengembang dari Bungie, termasuk Julia Nardin (Creative Director), Joe Ziegler (Game Director), dan Brian Vinton (Senior Art Director), membocorkan rencana mereka untuk menarik para Runner baru. Harapannya, gim ini akan menawarkan pembangunan dunia yang sekaya Destiny, sesuai dengan peta jalan pasca-peluncuran yang telah disiapkan.
Inti dari pengalaman bermain Marathon adalah berkutat pada penjarahan di koloni yang ditinggalkan. Nardin menjelaskan bahwa cerita gim ini akan disampaikan melalui berbagai elemen, bukan hanya narasi linier seperti gim single-player tradisional. “Banyak cerita disampaikan melalui loot itu sendiri,” ungkap Nardin. “Ada berkas teks dan log audio yang bisa dikumpulkan untuk membantu menyusun kepingan apa yang terjadi di Tau Ceti IV.” Kontrak-kontrak dari berbagai faksi yang memiliki kepentingan dalam ekspedisi Marathon juga akan memandu para Runner, mendorong eksplorasi ke berbagai sudut dunia demi keuntungan dan pemahaman bersama. Durandal sang AI legendaris dipastikan kembali, ditemani karakter-karakter baru, baik manusia, AI, maupun entitas di antaranya!
Kehadiran bintang-bintang dalam jajaran pengisi suara gim ini menambah nilai lebih, meskipun ‘run‘ utamanya lebih banyak berkisar pada penyusupan, pengumpulan loot berharga, dan baku tembak melawan bot maupun pemain lain. Nardin sendiri berani menjanjikan kejutan tak terduga yang diharapkan dapat mengejutkan semua orang. Peluncuran Marathon kali ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan trilogi aslinya. Misteri seputar bagian-alt-reality dari Infinity dan bagaimana entri baru ini terhubung dengan keseluruhan cerita tetap menjadi pertanyaan besar, kemungkinan besar memang disengaja.
Estetika ‘Graphic Retro Futurism’ dan Nuansa Horor Kosmik
Visual Marathon adalah perpaduan mencolok antara DNA cyberpunk, elemen techwear, dan citra fiksi ilmiah. Brian Vinton, salah satu pimpinan seni, menjelaskan bahwa estetika ini disebut ‘graphic retro futurism‘. Konsep ini lahir dari dekonstruksi gim Marathon lama, menggali elemen fiksi ilmiah industri dan desain grafis tajam yang berkembang bersama studio selama pengembangan Halo dan Destiny. Pendekatan mereka adalah membuat hal-hal aneh dan tak terduga terlihat keren, dalam gaya yang unik khas Bungie dan Marathon. Nuansa cyberpunk dan techwear muncul dari pencarian kesegaran dan kejutan, kini menjadi pilar identitas gim.
Berbeda dari nuansa ‘fantasi luar angkasa’ di kedua gim Destiny, Marathon secara jelas lebih condong ke fiksi ilmiah dan horor kosmik. Sebagian pengaruhnya berasal dari banyak bagian gelap di Halo (ingat wabah Flood?), namun di sini, semuanya ditingkatkan. Bagi Nardin, ini adalah langkah penting dan sebuah “inversi” alami dari apa yang diharapkan penggemar Bungie. “Ini sangat cocok untuk sebuah extraction shooter di mana ketegangan harus selalu terjaga,” ujarnya. Rencana mereka adalah mengembangkan Tau Ceti IV seiring waktu, memperkuat core loop gim dan membedakannya dari judul-judul lain Bungie, seiring kehadiran komunitas yang mulai memengaruhi apa yang mungkin mengintai di sana.
Bagi para penggemar lore, Marathon menjanjikan lebih banyak cerita tentang alam semesta yang tidak secara langsung terlihat atau berinteraksi di Tau Ceti IV. Sejauh ini, gim ini sudah memuat banyak lore mendalam dan cerita-cerita kecil melalui entri codex, log audio, dialog, dan adegan potong yang mengejutkan. Di luar misteri utama gim, fokusnya akan tetap pada “hubungan pemain dengan faksi-faksi di Bumi dan Mars” serta “para kolonis yang bergabung dalam ekspedisi (yang ditakdirkan gagal).” Para Runner dan implikasi sifat mereka menjadi narasi paralel yang akan terus berkembang.
Strategi Konten Berkelanjutan dan Dukungan Pemain Solo
Nardin menekankan adanya ketertarikan untuk mengeksplorasi “Runners sebagai sebuah komunitas” dan jenis individu yang “bersedia melepaskan tubuh manusia mereka” demi tubuh yang ditingkatkan. “Kesadaranmu telah disalin, membuatmu secara fungsional abadi, namun itu datang dengan harga pribadi yang besar. Dan apakah kamu masih benar-benar dirimu?” Marathon bukan hanya tentang planet asing dan sensasi menjarah sisa-sisa koloni; mereka yang mencari tema fiksi ilmiah yang lebih dalam (dan bersedia membaca serta mendengarkan) akan mendapatkan kepuasan. Ini adalah pengalaman yang harus dibangun secara bertahap, dengan fokus pada cerita yang dapat diakses kapan saja oleh pemain baru.
Terkait pengalaman bermain tanpa skuad tetap, Ziegler mengonfirmasi bahwa pada peluncuran, gim ini akan menyediakan solo queue dan Rook experience untuk pemain solo. Pengalaman Rook menawarkan cara unik untuk bergabung dalam run sebagai semacam pengintai diam-diam. Meskipun ini adalah awal yang solid, kemungkinan adanya antrean ‘duo’ juga sedang dipertimbangkan. Terlepas dari itu, Ziegler dan tim berharap “pemain akan menemukan kegembiraan bermain dalam sebuah kru.” Pengalaman bermain Marathon sejauh ini menunjukkan bahwa cara terbaik untuk merasakan semua yang ditawarkan adalah dengan bermain bersama, namun tidak ada salahnya Bungie tetap memikirkan pemain ‘serigala tunggal’, dengan potensi lebih banyak fitur yang akan datang selain solo queue dan bermain sebagai robot ala Chappie di antara trio.
Marathon diluncurkan pada 5 Maret 2026, tersedia untuk PC (Steam), PS5, dan Xbox Series X|S. Gim ini bukan sekadar perulangan dari formula lama Bungie, melainkan sebuah evolusi yang berani, menggabungkan warisan klasik dengan ambisi modern dalam genre yang terus berkembang. Keputusan untuk menjadikan gim ini sebagai extraction shooter online-only menandakan fokus pada pengalaman multiplayer yang dinamis dan berorientasi pada komunitas, sambil tetap menjaga kedalaman naratif yang menjadi ciri khas studio.
Gim ini tampaknya dirancang untuk memberikan pengalaman yang adiktif, di mana setiap keputusan dan setiap jarahan dapat mengubah jalannya pertempuran. Dengan elemen horor kosmik dan eksplorasi lore yang mendalam, Marathon berpotensi menarik tidak hanya penggemar berat sci-fi, tetapi juga pemain yang mencari tantangan strategis dan ketegangan konstan. Kemampuan Bungie untuk terus berinovasi sambil menghormati akar waralaba mereka akan menjadi kunci kesuksesan jangka panjang gim ini di pasar yang semakin kompetitif.


