Musim 7 “The Hunt is On” di Marvel Rivals siap mengguncang lansekap pertempuran kosmik, bukan hanya dengan kedatangan duo predator jalanan yang memikat, tapi juga dengan perombakan besar-besaran pada keseimbangan kekuatan yang membuat para pemain bertanya-tanya: siapa yang akan mendapat kue manis berupa buff, dan siapa yang akan merasakan gigitan pahit nerf?
Siapa yang Bertahan dari Kiamat Nerf?
NetEase Games, sang arsitek di balik kekacauan Marvel Rivals, baru saja membuka tabir misteri melalui Dev. Vision Vol. 15. Alih-alih sekadar mengumumkan karakter baru, mereka menyelami lebih dalam pada ekosistem permainan yang terus berubah. Musim 7, sebuah periode yang dijanjikan akan penuh dengan aksi penumpasan ancaman, membawa dua wajah baru yang telah lama dinanti: Black Cat dan White Fox. Namun, daya tarik bintang-bintang baru ini tak lantas menutupi realitas pahit bagi sebagian veteran. Perubahan keseimbangan bukan sekadar kosmetik; ini adalah penataan ulang strategis yang dapat mengubah dinamika seluruh match.
Inti dari narasi Musim 7 memutarbalikkan realitas New York City yang familier. Kingpin, sang taipan kejahatan, kini memerankan sosok penjaga ketertiban yang ironis. Dengan invasi dari entitas tahun 2099 yang menyusup ke dimensi mereka, Kota New York terkunci rapat. Konsekuensinya? Para superhero ditangkap, dan jalanan yang biasanya ramai kini menjadi zona militeristik. Di tengah kekacauan ini, Kingpin mengarahkan fokusnya pada Black Cat, memburunya untuk mencuri tablet misterius yang konon menyimpan kunci penyelamatan kota. Sementara itu, White Fox, seorang anggota Tiger Division yang tangguh dari Korea Selatan, memiliki agenda sendiri: membebaskan rekan satu timnya, Luna Snow, yang terjebak dalam cengkeraman rezim Kingpin di New York.
Pertarungan antara Black Cat dan White Fox bukan sekadar bentrokan dua individu; ini adalah simbol dari dua jalur yang saling bersilangan dalam misi yang sama-sama mendesak. Meskipun tujuan akhir mereka mungkin selaras—menyelamatkan kota—metode dan prioritas mereka menimbulkan konflik yang tak terhindarkan di medan perang virtual. Kehadiran mereka tidak hanya memperkaya roster, tetapi juga menghadirkan gaya bermain baru yang menantang meta yang sudah mapan.
Mekanika Baru dan Penyesuaian Kekuatan
White Fox akan menjadi karakter playable pertama yang menyapa para pemain di Musim 7, memperkenalkan dirinya sebagai hero tipe Strategist. Kemampuannya berputar di sekitar Yeowoo Guseul (bola rubah), yang dapat digunakan untuk menyembuhkan sekutu sekaligus menghantam musuh. Sebagai anggota ras rubah berekor sembilan yang mampu berubah wujud, ia dapat menyerap dan menyimpan energi Kumiho, yang kemudian dilepaskan untuk memperkuat rekan satu tim atau mempesona lawan. Kemampuannya untuk berteleportasi seketika ke musuh dan bertransformasi sebagian menjadi rubah untuk menyembuhkan sekaligus mendorong mundur musuh menawarkan fleksibilitas taktis yang luar biasa. Ultimate-nya yang mengubahnya sepenuhnya menjadi rubah berekor sembilan dapat digunakan untuk menekan musuh dan menyembuhkan sekutu dengan serangan cakarnya, bahkan memberikan energi Kumiho untuk efek Unstoppable dan Lifesteal kepada rekan setim.
Lebih dari sekadar perombakan karakter, Musim 7 juga memperkenalkan konten baru yang signifikan. Peta Lower Manhattan akan ditambahkan, menawarkan lanskap urban baru untuk dijelajahi dan dikuasai. Fitur Album System akan memungkinkan pemain untuk mengabadikan momen-momen epik mereka, menyimpannya dalam sebuah galeri virtual. Bahkan, duo ikonik Deadpool dan Jeff the Land Shark akan mendapatkan emote khusus, “Jeff Rodeo,” yang dapat diakses secara gratis dalam periode terbatas, menambah sentuhan komedi dan keunikan pada interaksi pemain. Aksesori baru juga dilaporkan akan datang untuk sejumlah hero, termasuk Hulk, Elsa Bloodstone, Venom, dan Adam Warlock, yang semakin memperkaya opsi kustomisasi pemain.
Perubahan pada sistem team-up juga menjadi sorotan. Dua kombinasi baru akan hadir: “Blessing of the Kumiho” yang melibatkan White Fox dan Luna Snow, serta “Cosmic Cyclone” yang menggabungkan Storm dan Adam Warlock. Di sisi lain, beberapa team-up yang sudah ada, seperti “Jeff-Nado” (Jeff the Land Shark & Storm) dan “Duality Dance” (Luna Snow & Adam Warlock), akan dihapus, memaksa pemain untuk bereksperimen dengan sinergi baru dan meninggalkan taktik lama yang mungkin sudah usang.
Penyesuaian Keseimbangan: Siapa yang Menang dan Siapa yang Kalah?
Perubahan paling fundamental dalam Musim 7 terletak pada penyesuaian keseimbangan, yang paling menonjol adalah pengurangan laju perolehan ultimate energy secara global sekitar 20%. Angka ini akan disesuaikan secara spesifik untuk setiap peran hero, memastikan tidak ada yang mendapatkan keuntungan yang tidak proporsional. Perubahan besar lainnya menyangkut kemampuan crowd control (CC). Mekanisme baru ini akan melemahkan efek CC berulang yang diberikan dalam waktu singkat kepada hero, mencegah situasi di mana satu hero dikunci dan dihancurkan tanpa ampun oleh serangkaian efek CC. Inisiatif ini, yang saat ini sedang diuji coba oleh NetEase dan ditargetkan untuk peluncuran penuh pada Musim 7.5, bertujuan untuk menciptakan pengalaman bermain yang lebih adil dan responsif.
Daftar hero yang akan merasakan dampak negatif dari penyesuaian ini, alias mendapatkan nerf, mencakup beberapa nama yang cukup populer: Winter Soldier, Elsa Bloodstone, Daredevil, Doctor Strange, dan Vanguard Deadpool. Penyesuaian ini kemungkinan besar menargetkan kemampuan atau pola permainan yang terbukti terlalu dominan atau sulit untuk ditandingi, mendorong para pemain untuk mencari strategi alternatif saat berhadapan dengan mereka.
Sebaliknya, beberapa hero dijadwalkan untuk menerima dorongan kekuatan, alias buff. Hulk, Blade, Black Panther, Duelist Deadpool, Iron Man, Scarlet Witch, dan Luna Snow akan mendapatkan peningkatan yang diharapkan dapat mengembalikan mereka ke garis depan pertarungan atau memperkuat peran mereka yang sudah ada. Perubahan ini bisa berarti peningkatan pada statistik dasar, efektivitas kemampuan, atau pengurangan cooldown, membuat mereka menjadi pilihan yang lebih menarik atau ancaman yang lebih besar bagi lawan.
Selain itu, hero seperti Emma Frost, Magik, Gambit (khususnya kemampuan ulti-nya), Invisible Woman, dan lainnya akan mendapatkan penyesuaian halus untuk menyelaraskan dengan perubahan laju perolehan ultimate energy. Perubahan dalam sistem ban hero juga patut dicatat, dengan jumlah ban yang meningkat dari dua menjadi tiga, dan alokasi waktu yang lebih singkat untuk setiap fase ban. Ini berarti pemilihan strategi ban akan menjadi lebih krusial dan membutuhkan pengambilan keputusan yang lebih cepat.
Terakhir, sistem placement match kini akan mempertimbangkan performa individu pemain dalam menentukan peringkat awal, sebuah langkah yang diharapkan dapat memberikan gradasi peringkat yang lebih akurat dan adil. Peta “Tokyo 2099: Shin-Shibuya” juga akan kembali hadir dalam Competitive map pool, menambah variasi pilihan medan pertempuran bagi para pemain yang gemar berkompetisi.


