Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Sirui Astra: Lensa Anamorfik Full-Frame Autofokus Pertama di Dunia Hadir!

Dunia perfilman memang penuh kejutan, ya. Dulu, buat dapetin efek anamorphic yang keren itu, kita harus rogoh kocek dalam-dalam. Tapi, kayaknya Sirui dengerin keluhan para filmmaker independen yang dananya pas-pasan. Mereka baru aja ngeluarin lensa anamorphic autofocus yang katanya sih… revolusioner. Pertanyaannya, beneran revolusioner atau cuma ganti baju biar keliatan beda?

Sirui Astra: Lensa Ajaib atau Sekadar Gimik?

Sirui Astra ini diklaim sebagai lensa anamorphic full-frame pertama di dunia yang punya autofocus dengan bukaan T1.8 yang konstan dan cepat. Kedengerannya kayak mimpi, kan? Biasanya, lensa anamorphic itu manual fokus semua, ribet banget buat yang kerja sendirian atau timnya kecil. Nah, Sirui Astra ini katanya dirancang buat para filmmaker independen dan kreator profesional yang pengen kualitas gambar tinggi tapi pengoperasiannya gampang. Istilahnya, buat yang pengen kerja cepat tanpa ribet.

Sirui Astra ini awalnya diluncurkan di Kickstarter dengan target yang… ya ampun, cuma $5,000! Kayaknya mereka lebih pengen validasi produk daripada ngumpulin duit, deh. Tapi ya sudahlah, yang penting kan lensanya. Kampanye Kickstarter ini kasih kesempatan buat para filmmaker buat dapetin lensa ini dengan harga miring. Setelah itu, baru deh dijual di toko-toko biasa dengan harga normal, kayak lensa Sirui lainnya.

Tapi tunggu dulu, ada satu hal yang bikin alis saya naik sebelah. Lensa anamorphic autofocus? Bukannya selama ini yang bikin keren lensa anamorphic itu ya efek distorsi dan bokeh-nya yang unik? Kalo udah pake autofocus, apa masih dapet efek yang sama? Apa jangan-jangan ini cuma lensa biasa yang dikasih label “anamorphic” biar laku?

Tiga Sekawan: 50mm, 75mm, dan 100mm

Saat ini, Sirui Astra baru punya tiga lensa: 50mm T1.8, 75mm T1.8, dan 100mm T1.8. Ketiganya punya ukuran, bentuk, dan desain yang sama. Beratnya juga mirip-mirip, sekitar 600-700 gram. Semuanya punya filter thread 67mm dan posisi gearing yang sama. Diameter luarnya 72mm. Dan yang penting, katanya sih tahan debu dan cipratan air. Lumayan lah buat yang sering syuting di lokasi ekstrem.

Sirui juga bilang kalo lensa ini punya teknologi autofocus yang “cepat, presisi, dan sangat mulus”. Katanya sih performanya bagus buat produksi yang dinamis dan cepat, atau buat adegan studio yang lebih lambat. Kalo pengen manual fokus, tinggal ganti aja mode AF ke MF. Ring fokus manualnya juga punya skala jarak fokus yang presisi, jadi bisa dipake sama sistem follow-focus dan LiDAR. Tapi ya gitu, klaim marketing emang selalu kedengeran indah.

Yang menarik, bukaan T1.8 yang cepat ini seharusnya bagus buat kondisi cahaya minim dan buat dapetin depth of field yang dangkal. Sirui juga fokus banget sama bokeh-nya, yang katanya “mulus” dan punya bentuk khas anamorphic. Nah, ini dia yang bikin penasaran. Beneran mulus kayak mimpi, atau cuma mulus di brosur?

Anamorphic Rasa Lokal: 2.39:1 yang Bikin Kangen Bioskop

Ngomongin soal anamorphic, lensa ini bisa dipake di kamera full-frame dan di-desqueeze buat dapetin rasio aspek 2.39:1, yang klasik banget buat film. Lensa ini punya image circle 44mm. Jadi, buat yang kangen sama tampilan film bioskop, lensa ini bisa jadi pilihan. Tapi ya tetep aja, kualitas gambar akhirnya tergantung sama kemampuan operator dan lighting di lokasi.

Bayangin aja, dulu buat dapetin efek anamorphic, kita harus pake lensa mahal dan ribet banget sama setting-nya. Sekarang, Sirui Astra ini nawarin kemudahan autofocus dengan harga yang lebih terjangkau. Tapi, kemudahan ini dateng dengan konsekuensi. Kita harus ngorbanin efek distorsi dan bokeh yang unik dari lensa anamorphic tradisional. Jadi, ini kayak milih: mau praktis tapi kurang “wah”, atau mau ribet tapi hasilnya bikin merinding?

Buat para filmmaker independen yang dananya terbatas, Sirui Astra ini bisa jadi solusi yang menarik. Tapi, buat yang udah terbiasa sama lensa anamorphic premium, mungkin lensa ini berasa kurang greget. Ya namanya juga barang murah, pasti ada aja yang dikompromiin. Tapi, setidaknya Sirui udah berani ngasih pilihan baru buat para kreator film.

Harga dan Ketersediaan: Dompet Nangis atau Dompet Senyum?

Sirui Astra 1.3x Anamorphic lens ini dijual dengan harga $799 per lensa di Kickstarter dengan diskon khusus buat yang ikutan di awal. Kalo beli tiga-tiganya, harganya $2,399, yang sebenernya gak diskon-diskon amat. Tapi, dapet bonus hard case buat nyimpen semua lensa. Lumayan lah buat yang sering pindah-pindah lokasi syuting. Ada dua pilihan gaya flare: biru atau netral. Tergantung selera masing-masing.

Setelah kampanye Kickstarter selesai, harga normalnya jadi $999 per lensa, atau $2,999 buat satu set lengkap. Lumayan juga ya harganya. Tapi ya namanya juga lensa anamorphic, emang gak ada yang murah. Sirui Astra ini tersedia dalam mount Sony E, Nikon Z, dan L-Mount. Sirui sendiri baru gabung ke L-Mount Alliance bulan Maret tahun ini.

Pertanyaannya sekarang, dengan harga segitu, worth it gak buat dibeli? Kalo kita bandingin sama lensa anamorphic lain yang harganya bisa puluhan juta, Sirui Astra ini jelas jauh lebih murah. Tapi, kalo kita bandingin sama lensa prime biasa yang kualitasnya udah bagus, harganya jadi keliatan mahal. Jadi, semua tergantung kebutuhan dan budget masing-masing.

Anamorphic: Dulu Mahal, Sekarang…?

Intinya, Sirui Astra ini nawarin solusi buat para filmmaker independen yang pengen dapetin efek anamorphic tanpa harus jual ginjal. Tapi, kemudahan ini dateng dengan konsekuensi. Kita harus ngorbanin efek distorsi dan bokeh yang unik dari lensa anamorphic tradisional. Jadi, ini kayak milih: mau praktis tapi kurang “wah”, atau mau ribet tapi hasilnya bikin merinding? Pilihan ada di tangan masing-masing. Yang jelas, satu hal yang pasti: dunia perfilman makin seru aja nih!

Previous Post

StoryFlow Editor: Bikin Narasi Visual Novel Lebih Interaktif & Offline!

Next Post

Pelacak Kebugaran Diskon Gila Black Friday: Jangan Lewatkan Promo Awalnya!

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *