Pernahkah terpikir, di dunia ini ada band legendaris yang sudah mengarungi samudra musik selama puluhan tahun, tapi masih menyimpan “lagu rahasia” di gudang arsip mereka? Seolah-olah The Who, para dewa rock dari Inggris, memutuskan untuk _unlock_ sebuah _achievement_ baru di tengah-tengah tur perpisahan mereka. Baru-baru ini, mereka membuktikan bahwa bahkan para veteran pun masih bisa mengejutkan penggemar, dengan akhirnya membawakan “Going Mobile” secara _live_ dalam konser The Who yang sebenarnya.
Tur perpisahan The Who bertajuk “The Song Is Over” telah memulai babak Amerika Utara mereka pada Sabtu malam di Amerant Bank Arena, Sunrise, Florida. Meskipun judul tur ini tidak secara eksplisit mengarah pada album _Who’s Next_, daftar lagu yang disajikan justru menghadirkan tujuh dari sembilan lagu dari LP monumental tahun 1971 itu. Ini adalah sebuah kejutan manis bagi para penggemar yang sudah lama menantikan _deep cuts_ dari album tersebut.
Salah satu momen paling menonjol pada malam itu adalah penampilan perdana “Going Mobile” oleh The Who sebagai sebuah band. Ini adalah lagu yang belum pernah dibawakan langsung dalam konser resmi The Who sebelumnya. Lagu tersebut merupakan ode Pete Townshend terhadap kehidupan di jalanan, dan ia sendiri yang melantunkan vokal utama untuk bagian ini.
Dalam liriknya, Townshend bernyanyi, “_I don’t care about pollution/I’m an air-conditioned gypsy/That’s my solution/Watch the police and the tax man miss me/I’m mobile_.” Baris ini dengan jenaka menangkap esensi kebebasan dan mobilitas yang ditawarkan oleh kehidupan nomaden. Ini menjadi cerminan sempurna dari semangat _rock ‘n’ roll_ yang seringkali identik dengan perjalanan tanpa henti.
## Aksi “Mobile” yang Tidak Terduga
Perlu digarisbawahi, ini bukanlah kali pertama anggota The Who membawakan lagu tersebut di atas panggung. Pete Townshend sendiri pernah memainkan “Going Mobile” pada Februari 2000 dalam dua konser solo spesial _Lifehouse_ di Sadler’s Wells Theatre, London, Inggris. Selain itu, lagu ini juga telah menjadi bagian dari 141 konser Roger Daltrey antara tahun 2009 hingga saat ini, menunjukkan popularitasnya di kalangan _solo project_.
Menariknya, di setiap penampilan Roger Daltrey, Simon Townshend—adik Pete dan pemimpin band solo Daltrey—selalu yang menangani gitar dan vokal utama untuk “Going Mobile.” Simon telah menjadi bagian dari band tur The Who sejak tahun 1996, kecuali tur 1999/2000 mereka. Jadi, meskipun Pete ada di sisi lain panggung, Simon tetap dipercaya untuk menyanyikan vokal dalam penampilan perdana The Who ini.
Dengan penampilan baru ini, tercatat sudah ada 144 pertunjukan _live_ “Going Mobile” yang mencakup konser Roger Daltrey, Pete Townshend, dan The Who. Simon Townshend telah menyanyikannya sebanyak 142 kali, Pete Townshend dua kali, dan hingga kini, penggemar masih menantikan momen langka di mana Pete bernyanyi lagu ini di panggung yang sama dengan Roger. Ini seperti sebuah _quest_ tersembunyi yang belum terselesaikan.
## Mungkinkah Seluruh Album _Who’s Next_ Dipertunjukkan?
Meskipun The Who telah berkali-kali menampilkan seluruh album _Tommy_ dan _Quadrophenia_ selama bertahun-tahun, mereka belum pernah memainkan seluruh album _Who’s Next_ secara penuh. Setelah berhasil membawa “Going Mobile” ke panggung, mereka hanya perlu menambahkan “Getting In Tune” dan “My Wife” untuk mencapai _milestone_ epik ini. “Getting In Tune” sendiri sudah pernah mereka mainkan baru-baru ini pada tahun 2014, sehingga tidak akan membutuhkan banyak usaha untuk mengembalikannya ke _setlist_.
Namun, “My Wife” memiliki cerita yang sangat berbeda. Lagu ini ditulis dan dinyanyikan oleh bassist legendaris John Entwistle. Sejak kematiannya pada tahun 2002, The Who belum pernah membawakan lagu-lagu khas Entwistle lainnya. Ini seperti sebuah teka-teki lama yang membutuhkan solusi _hack_ cerdas.
The Who pernah menghadapi dilema serupa dengan “Bell Boy” pada tur _Quadrophenia_ 2012/13, karena lagu itu adalah lagu khas Keith Moon. Mereka menyelesaikan masalah tersebut dengan menayangkan rekaman konser arsip Moon yang sedang bernyanyi lagu tersebut. Jika mereka ingin membangkitkan “My Wife” kembali, mereka bisa menerapkan strategi serupa dengan memutar video lama Entwistle. Ini akan menjadi penghormatan yang layak bagi sang legenda.
Sisa dari _setlist_ “The Song Is Over” The Who hampir identik dengan pertunjukan yang mereka mainkan bulan lalu di Italia. Ini mencakup hampir semua _hits_ mereka ditambah beberapa lagu _deep cuts_ seperti “I’ve Had Enough,” “Tea & Theatre,” “Love Ain’t For Keepin’,” dan “The Song Is Over.” Lagu terakhir ini juga menjadi lagu terakhir yang mereka mainkan bersama _drummer_ lama Zak Starkey sebelum perpisahan yang cukup rumit dengannya awal tahun ini.
Perjalanan The Who berlanjut pada Selasa malam di Newark, New Jersey. Leg tur di AS ini akan berakhir pada 28 September di Las Vegas. Untuk saat ini, belum ada informasi mengenai tanggal tur tambahan di luar negeri. Namun, dengan segala kejutan yang mereka suguhkan, para penggemar pasti akan terus menantikan _encore_ atau _easter egg_ apa lagi yang akan mereka tampilkan.


