Jika biasanya Zeus melempar petir untuk menaklukkan para Titan, kali ini giliran para kolektor yang siap “melempar” uang untuk mendapatkan sebongkah “petir” emas. Ya, Anda tidak salah baca. Sebuah nugget emas berbentuk zigzag yang menyerupai petir siap dilelang, dan harganya diperkirakan bisa membuat dompet Anda menjerit lebih keras dari teriakan Pikachu saat terkena serangan petir.
Pada tanggal 18 November mendatang, Phillips New York akan mengadakan lelang bertajuk “Out of This World,” sebuah sesi khusus natural-history dalam penjualan seni modern dan kontemporer musim gugur mereka. Di antara fosil dinosaurus dan meteorit Mars, hadir sebuah nugget emas kristalisasi seberat 3,65 kg yang dijuluki “Thunderbolt” (Petir). Bentuknya yang unik dan ukurannya yang hampir 50 cm membuat nugget ini diperkirakan bernilai antara $1,5 hingga $2 juta. Tapi, tunggu dulu, ini bukan satu-satunya “barang ajaib” yang bisa Anda bawa pulang.
Selain “Thunderbolt,” ada juga kerangka Triceratops remaja sepanjang 4,3 meter yang diperkirakan berusia tiga atau empat tahun saat mati 66 juta tahun lalu. Kerangka ini diperkirakan bernilai $2,5-$3,5 juta. Jadi, jika Anda punya cukup uang, Anda bisa punya dua benda yang lebih keren dari koleksi kartu Pokemon edisi terbatas.
Koleksi “Chamber of Wonders” Ala Renaissance: Tren Baru Para Sultan?
Lelang natural-history sebenarnya bukan hal baru. Sotheby’s pernah menjual Tyrannosaurus rex bernama “Sue” seharga $8,3 juta pada tahun 1997. Tapi, ini adalah pertama kalinya Phillips melelang benda-benda langka dan luar biasa seperti ini bersamaan dengan karya seni abad ke-20 dan ke-21. Miety Heiden, kepala penjualan pribadi di rumah lelang tersebut, mengatakan bahwa ini mencerminkan “meningkatnya selera untuk harta karun unik” di antara para kolektor global saat ini. Mereka mencari sesuatu yang tak terduga – mungkin karena bosan dengan lukisan abstrak yang itu-itu saja.
Christian D Link, ahli dari Swiss yang menjadi mitra Phillips untuk penjualan ini, berbicara tentang “era baru” dalam dunia koleksi. “Ada ‘sebelum’ dan ‘sesudah’ Stan,” katanya, merujuk pada T. rex sepanjang 12,2 meter berusia 67 juta tahun yang dijual di Christie’s pada tahun 2020 seharga $31,8 juta – rekor untuk fosil yang dilelang pada saat itu. Rekor itu dipecahkan pada Juli 2024, ketika seekor Stegosaurus berusia 150 juta tahun bernama “Apex” terjual seharga $44,6 juta di Sotheby’s. Pada bulan Juli tahun ini, sebuah bongkahan Mars seberat 25 kg, bernama “Northwest Africa 16788,” menetapkan rekor lelang baru untuk meteorit ketika dijual seharga $5,3 juta, juga di Sotheby’s.
Menurut Link, para kolektor zaman sekarang ingin “membumbui” hidup mereka. Mereka seperti para kolektor Renaissance yang suka mengelilingi diri mereka dengan benda-benda menakjubkan di “ruang keajaiban” mereka – atau yang dia sebut sebagai kolektor “universal.” Mereka ingin memamerkan kekayaan mereka dengan cara yang lebih kreatif dan unik, bukan sekadar membeli mobil mewah atau jam tangan berlian.
Dari Pesulap Jadi Kurator: Kisah Christian D Link
Link ternyata dulunya adalah seorang pesulap dan menggunakan benda-benda natural-history sebagai properti dalam pertunjukannya. Pada tahun 2012, ia mendirikan Wunderkammer Gallery, sebuah kabinet keingintahuan kontemporer di Zurich. Mulai tahun 2021, ia memimpin lima lelang “Out of This World” untuk Koller Auctions di Zurich, yang mencakup penjualan T. rex berusia 67 juta tahun bernama “Trinity” seharga $6,1 juta – T. rex pertama yang dijual di luar AS.
“Saya menghabiskan satu tahun dalam hidup saya bersamanya dan dia sejak itu dipamerkan di berbagai museum,” kata Link. “Kami juga menjual salah satu meteorit bulan termahal yang pernah ada dan Rolex Explorer kedua yang mencapai puncak Everest – bersama pendaki gunung Swiss Jürg Marmet. Ini semua tentang bercerita.” Jadi, selain menjual benda-benda langka, Link juga menjual cerita dan pengalaman yang terkait dengan benda-benda tersebut.
“Cera” Si Triceratops Imut: Dinosaurus Fun-Size untuk Ruang Tamu Anda?
Link rupanya masih “bermain dengan dinosaurus.” Dia sudah menjual empat dinosaurus, dan kerangka Triceratops dalam lelang Phillips mendatang akan menjadi yang pertama berjenis remaja. Dia menamainya “Cera,” seperti nama dinosaurus betina yang lucu dalam animasi anak-anak Don Bluth, The Land Before Time. Cera istimewa karena kondisinya yang sangat terawat, mewakili lebih dari dua pertiga kerangka aslinya.
“Garis-garis jahit belum menyatu pada usia ini, sehingga tulang tengkorak dan tulang pasca-kranial mudah terpisah,” jelasnya. “Ukurannya juga menyenangkan: Anda bisa memilikinya di ruang tamu Anda. Dan sangat menakjubkan untuk berdiri di depannya.” Jadi, jika Anda punya ruang tamu yang cukup besar dan uang yang tak terbatas, Anda bisa memiliki dinosaurus peliharaan sendiri.
“Thunderbolt”: Dari Luar Angkasa Hingga Ruang Keluarga Anda
Nugget emas seperti “Thunderbolt” biasanya dihargai dua hingga tiga kali lipat di atas nilai leburnya karena keindahan dan kualitas pahatannya, jelas Link. “Ini adalah spesimen terpanjang yang diketahui dari jenisnya dan ini adalah pertama kalinya dibawa ke lelang: pengirim membelinya dari orang yang menemukannya di Hogan’s Find, di Australia Barat.”
Nugget ini diperkirakan berusia sekitar 20-30 juta tahun dan mungkin berasal dari emas yang datang dari luar angkasa: ada teori menarik bahwa puing-puing meteorit menambah persediaan emas Bumi yang mudah diakses setelah inti Bumi terbentuk. “Itu tidak rapuh, tetapi mungkin teroksidasi, meskipun beberapa kolektor menyukai patina ungu atau oranye, dan seorang pandai emas dapat membersihkannya.” Jadi, “Thunderbolt” tidak hanya indah, tetapi juga memiliki cerita yang menarik dan potensi untuk menjadi investasi yang menguntungkan.
Ketika Seni Bertemu Sejarah Alam: Sebuah Dialog Visual yang Kuat
Melelang “Thunderbolt” dan Triceratops bersamaan dengan karya seni modern dan kontemporer mungkin terdengar aneh, tetapi itu mencerminkan bagaimana benda-benda ini mungkin dipamerkan di rumah seorang kolektor. Seperti yang dikatakan Heiden: “Ada sesuatu yang kuat tentang dialog visual antara lot berusia 66 juta tahun yang menakjubkan dan karya-karya penting dari era modern dan kontemporer.”
Bayangkan “Thunderbolt” sebagai hiasan meja makan yang mewah, memicu percakapan tentang waktu yang dalam atau nilai benda-benda luar biasa. Dan Anda tidak dapat menyangkal bahwa sesuatu yang kuno memiliki nilai. Seperti yang dikatakan Link: “Itu tidak mewakili sesuatu – itu adalah apa adanya.” Atau mungkin, benda-benda ini adalah simbol status baru bagi para sultan zaman sekarang: bukan lagi mobil mewah, tetapi fosil dinosaurus dan nugget emas dari luar angkasa.
Siapa Tahu, Nanti Ada Lelang Skripsi?
Jika tren ini terus berlanjut, mungkin suatu saat nanti akan ada lelang skripsi atau tugas kuliah yang mendapatkan nilai A. Bayangkan, skripsi tentang “Pengaruh Kopi Terhadap Produktivitas Mahasiswa” dilelang dengan harga fantastis. Atau mungkin, lelang meme-meme legendaris yang pernah viral di internet. Dunia koleksi memang penuh dengan kejutan yang tak terduga.
Mari kita berharap “Thunderbolt” dan Cera jatuh ke tangan kolektor yang tepat – bukan ke tangan orang yang hanya ingin menjadikannya bahan pamer atau, lebih parah lagi, meleburnya menjadi perhiasan yang norak. Semoga saja.


