Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Toyota Hidupkan Supra Dan Celica Bensin: Jantung Klasik Kembali

Dulu, ada dua legenda mobil sport yang menghilang bak ditelan bumi, meninggalkan para penggemar dengan kerinduan yang mendalam. Mereka seperti mantan terindah yang tiba-tiba _ghosting_, tanpa kabar, tanpa jejak. Bertahun-tahun lamanya, kita hanya bisa mengenang, menatap foto lama, dan berharap ada keajaiban. Tapi syukurlah, alam semesta tampaknya mendengarkan ratapan kita! Gazoo Racing (GR), divisi balap Toyota yang penuh gairah, siap melakukan ritual pemanggilan arwah—eh, maksudnya kebangkitan—dua nama ikonik: GR Supra dan GR Celica.

## Dua Legenda Bangkit dari Tidur Panjangnya

Dalam beberapa tahun ke depan, Gazoo Racing (GR) bukan hanya sekadar menggaruk-garuk dagu, melainkan punya rencana besar yang siap mengguncang pasar otomotobil global. Merek sportscar dan divisi balap in-house Toyota ini memiliki daftar panjang model yang siap meluncur. Di antara yang akan hadir adalah versi baru GR Yaris, GR 86, GR Corolla, dan tentu saja, GR Supra serta GR Celica.

Namun, dari semua daftar tersebut, sorotan utama nampaknya jatuh pada dua bintang paling terang: GR Supra terbaru dan kembalinya GR Celica yang penuh kejutan. Kedua mobil ini bukan sekadar pembaruan kosmetik; mereka adalah deklarasi serius dari Toyota untuk kembali merajai segmen mobil sport dengan inovasi dan performa tinggi. Mereka menjanjikan kombinasi nostalgia dengan teknologi masa depan yang memukau.

GR Supra, yang dijadwalkan debut pada tahun 2027, akan tetap setia pada _layout_ klasik mesin depan dan penggerak roda belakang yang telah menjadi ciri khasnya. Sementara itu, GR Celica yang akan diluncurkan pada tahun 2028, siap menggebrak dengan pendekatan yang lebih radikal. Model ini akan mengadopsi _layout_ mesin tengah dan sistem penggerak semua roda (AWD).

Kombinasi _layout_ mesin tengah dan AWD pada Celica menandakan sebuah evolusi signifikan bagi nama legendaris ini. Ini juga menjadi kali pertama Celica kembali ke konfigurasi mesin tengah sejak era MR-S, atau yang dikenal sebagai MR2 di pasar internasional. Sebuah langkah berani yang diprediksi akan mengubah dinamika berkendara dan reputasi model ini secara drastis.

Dari segi desain, Celica terbaru diperkirakan akan mengambil inspirasi dari mobil konsep FT-Se yang memukau publik pada Japan Mobility Show 2023. Garis-garis tajam dan estetika futuristik yang terlihat pada FT-Se memberikan petunjuk tentang arah gaya Celica masa depan. Ini berarti penggemar bisa berharap pada tampilan yang modern namun tetap mempertahankan esensi sportscar yang agresif dan menawan.

## Mesin Hibrida vs. Nafas Alami: Duel Bertenaga di Arena GR

Menurut majalah mobil terlaris di Jepang, _Best Car_, kedua model bintang ini akan ditenagai oleh mesin 4-silinder 2.0 liter _turbocharged_ generasi berikutnya. Namun, ada sedikit perbedaan fundamental dalam filosofi tenaga yang diusung masing-masing mobil, yang menjadikannya semakin menarik untuk diulik.

GR Supra akan mendapatkan unit hibrida yang tidak hanya meningkatkan tenaga, tetapi juga diklaim mampu memperbaiki efisiensi bahan bakar secara signifikan. Ini adalah langkah maju yang cerdas untuk Supra, memadukan performa bertenaga dengan kesadaran lingkungan yang relevan. Kehadiran teknologi hibrida ini tentu akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan modern.

Di sisi lain, GR Celica diperkirakan akan menggunakan mesin bensin _naturally-aspirated_ (non-turbo) murni, sebuah pilihan yang berani di era dominasi _turbocharger_. Pilihan ini mungkin mengejutkan sebagian orang, tetapi bagi purist, sensasi _linear_ dari mesin _naturally-aspirated_ seringkali dianggap lebih murni dan memuaskan. Ini menunjukkan komitmen GR untuk menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda.

Meskipun kedua _coupe_ dua tempat duduk ini akan menggunakan mesin dasar yang serupa, output tenaganya akan sedikit berbeda karena perbedaan sistem induksi. Unit _naturally-aspirated_ pada Celica diperkirakan akan memuntahkan 400 tenaga kuda yang mengesankan. Sementara itu, Supra, berkat motor listrik dalam sistem hibridanya, diprediksi akan mencapai 500 tenaga kuda.

Selain itu, kedua model ini akan menawarkan pilihan transmisi yang membuat para pengemudi sejati tersenyum. Pembeli bisa memilih antara transmisi manual 6-percepatan untuk pengalaman berkendara yang lebih imersif. Atau, ada opsi transmisi otomatis langsung (DAT) 8-percepatan yang dikembangkan sendiri oleh Gazoo Racing, menjanjikan perpindahan gigi yang cepat dan mulus.

## Mengintip Dapur GR: Rahasia di Balik Desain Mid-Engine Celica

Kembalinya Celica setelah absen dari produksi sejak tahun 2006 adalah sebuah peristiwa besar, terutama karena ini menjadi model pertama yang menampilkan _layout_ mesin tengah sejak MR-S (atau MR2 di pasar luar negeri). Transisi ke konfigurasi mesin tengah ini bukan hal yang sepele; Toyota menyadari tantangan yang ada. Bahkan, ada gurauan bahwa para insinyur mereka mungkin sedikit “karatan” dalam mendesain mobil bermesin tengah setelah jeda produksi yang begitu panjang.

Untuk memastikan Celica terbaru tampil prima, Toyota tak segan-segan melakukan “pekerjaan rumah” yang serius. Seperti yang dilaporkan _Best Car_, divisi R&D mereka membeli sebuah Alpine A110. Mobil sport buatan Prancis itu kemudian dibongkar habis-habisan, diteliti dengan cermat, untuk memahami rahasia di balik _fun-to-drive_ dan popularitasnya yang tinggi. Ini adalah cara GR untuk belajar dari yang terbaik.

## Dari Lintasan Balap ke Jalan Raya: DNA Juara di Setiap RPM

Sebelum Celica produksi massal resmi debut, ada indikasi kuat bahwa kita akan melihat prototipe balapnya beraksi. Sebuah versi baru dari GR Yaris, mobil yang telah membawa Toyota meraih banyak kemenangan di World Rally Championships, dan pertama kali terlihat dalam bentuk mesin tengah di Toyota Auto Salon Januari lalu, diharapkan akan berkompetisi di Super Endurance Series di Jepang tahun depan. Ini bukan sekadar ajang pamer, melainkan laboratorium berjalan bagi GR.

Berita ini mengisyaratkan bahwa ada kemungkinan besar kita akan melihat versi balap dari unit mesin 2.0 liter _turbo_ bermesin tengah berkompetisi di Jepang. Meskipun Celica produksi akan menggunakan mesin _naturally-aspirated_, pengalaman dari pengembangan sasis dan performa unit balap mesin tengah ini akan menjadi bekal berharga yang akan “diturunkan” ke Celica baru. Ini adalah bagian dari strategi _Gazoo Racing_ untuk memastikan setiap detail performa telah teruji di kondisi ekstrem.

Strategi ini mengingatkan pada pendekatan Toyota saat mengembangkan supercar Lexus LFA pada tahun 2008-2010. Saat itu, mereka memasukkan prototipe LFA ke balapan ketahanan di sirkuit Nürburgring yang terkenal di Jerman untuk menyempurnakan _powertrain_ sebelum merilis model produksi LFA pada tahun 2010. Dengan cara yang sama, kita bisa berharap departemen R&D Toyota akan membalap prototipe Yaris bermesin tengah di Jepang sebelum debut resmi Celica pada Tokyo Auto Salon 2027, dengan rencana penjualan dimulai pada musim semi 2028.

## Ramalan Harga dan Impian Para Pecinta Otomotif

Jadi, berapa kira-kira harga yang harus disiapkan untuk bisa meminang dua legenda ini? Untuk GR Supra, ekspektasinya adalah mobil ini akan mendarat di _showroom_ pada tahun 2027 dengan perkiraan harga awal sekitar $55.000. Sebuah angka yang cukup kompetitif untuk sebuah mobil sport bertenaga 500 hp dengan teknologi hibrida.

Sementara itu, GR Celica yang revolusioner diperkirakan akan tiba pada awal 2028, dengan harga awal sekitar $65.000. Harga yang sedikit lebih tinggi untuk Celica ini mungkin mencerminkan kompleksitas dan keunikan _layout_ mesin tengah serta sistem AWD-nya. Kedua angka ini menempatkan Supra dan Celica dalam segmen mobil sport yang aspirasional namun tetap terjangkau bagi sebagian Gen Z dan Milenial yang mendambakan performa dan _prestige_.

Dunia otomotif kini tengah bersiap menyambut kembalinya dua ikon yang telah lama dinanti. Dengan Supra yang mengandalkan tenaga hibrida ganas dan Celica yang berevolusi dengan _layout_ mesin tengah plus AWD, Toyota Gazoo Racing bukan hanya sekadar menjual mobil; mereka menjual kembali mimpi, semangat balap, dan sepotong sejarah yang dimodernisasi. Persiapkan dompet, atau setidaknya, siapkan diri untuk terpesona oleh kebangkitan para legenda ini.

Previous Post

Battlefield 6: Evolusi Gerakan Halus, Bukan Revolusi Besar

Next Post

Skotlandia Menggertak Grup B dengan Kemenangan Bonus Poin

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *