Ketika jam digital di PlayStation Plus Anda mulai berbunyi “tik-tok” seakan dunia mau kiamat, jangan panik! Itu hanya pertanda bahwa beberapa game kesayangan siap pamit undur diri dari katalog. Ibarat kisah cinta di drama Korea, ada pertemuan ada perpisahan, dan kali ini, tujuh game akan resign secara massal dari layanan premium tersebut di bulan September 2025. Jadi, siapkan diri untuk marathon atau setidaknya ucapkan selamat tinggal sebelum mereka benar-benar jadi kenangan.
Kenangan Manis yang Segera Menjadi Mantan Digital
Rotasi game di PlayStation Plus memang secepat kilat dan tak kenal ampun. Setiap bulan selalu ada kejutan, baik yang menyenangkan maupun yang membuat hati meringis. Agustus 2025 lalu, Sony sempat bikin gamer senyum lebar dengan tambahan sembilan judul baru, termasuk Spiderman Remastered yang melegenda. Namun, di balik setiap sambutan hangat, ada juga salam perpisahan yang tak terelakkan.
Kali ini, giliran bulan September yang membawa kabar duka. Sebuah daftar penghapusan game berhasil terendus dari PlayStation Network Jepang, dan seperti biasa, daftar ini diprediksi akan berlaku di semua wilayah. Bagian “Kesempatan Terakhir untuk Bermain” di PlayStation Plus telah diperbarui, menampilkan tujuh judul yang akan menghilang pada tanggal 16 September.
Ketujuh game yang akan pensiun dini ini mencakup berbagai genre, siap membuat subscriber dengan selera berbeda merana. Mereka adalah:
- UFC 5 – Seri terbaru dari game pertarungan MMA dari EA Sports.
- The Plucky Squire – Petualangan naratif menawan yang memadukan elemen 2D dan 3D.
- Road 96 – Sebuah perjalanan darat naratif dengan banyak cabang cerita.
- Pistol Whip – Pengalaman rhythm-shooter VR yang sukses besar.
- Odin Sphere: Leifthrasir – Mahakarya action-RPG dari Vanillaware.
- F.I.S.T.: Forged In Shadow Torch – Sebuah metroidvania dieselpunk dari TiGames.
- Dragon’s Crown Pro – Action-RPG 2D dengan visual memukau.
Kepergian game-game ini menjadi pengingat pahit bahwa tidak ada yang abadi di PS Plus. Entah itu menyelesaikan epic RPG seperti Odin Sphere atau terjun ke sesi VR berenergi tinggi dengan Pistol Whip, para gamer hanya punya beberapa minggu untuk memaksimalkannya. Jadi, jangan tunda lagi, sebelum game favorit Anda jadi sebatas judul di layar screenshot.
Reaksi Komunitas: Antara Galau dan Kejar Setoran
Pengumuman ini sontak memicu gelombang reaksi beragam di Reddit. Dari kekecewaan tulus hingga aksi kejar setoran untuk menamatkan game, komunitas PlayStation Plus menunjukkan perasaan yang terpecah belah. Ini seperti melihat influencer favorit tiba-tiba unfollow tanpa sebab.
Road 96 ternyata menjadi game yang paling banyak mendapat sorotan. Petualangan naratif bercabang ini sudah berbulan-bulan nongkrong di backlog banyak pemain. “Sudah lama banget di backlog saya,” curhat seorang pemain, sementara yang lain memuji vibe uniknya: “Tidak untuk semua orang, tapi kalau sudah cocok, game ini fantastis.” Suasana road-movie yang bernostalgia dan soundtrack-nya yang luar biasa memang berhasil memikat hati mereka yang memberinya kesempatan.
Untuk Odin Sphere: Leifthrasir, konsensus komunitas sudah jelas. Para pemain menyebutnya “klasik esensial” dan “game cantik yang wajib banget dimainkan sebelum menghilang.” Sementara itu, saudaranya, Dragon’s Crown Pro, justru memicu lebih banyak perdebatan, seringkali digambarkan lebih seru dimainkan dalam mode co-op daripada solo.
F.I.S.T.: Forged In Shadow Torch sempat membuat beberapa pihak terkejut karena keluar terlalu cepat, padahal baru beberapa bulan hadir di layanan. Penggemar Metroidvania bahkan menempatkannya di antara favorit pribadi mereka: “Salah satu yang terbaik yang pernah saya mainkan,” menyoroti pertarungan yang presisi, arahan seni steampunk yang terinspirasi, dan durasi yang pas (sekitar 15–20 jam).
Sedangkan The Plucky Squire memecah belah opini. Beberapa memuji kreativitasnya yang meluap-luap dan konsep 2D/3D yang orisinal, sementara yang lain menganggapnya terlalu unik atau kekanak-kanakan untuk selera mereka. Ini memang judul yang cukup polarizing, seperti memilih antara bubur diaduk atau tidak.
Pada akhirnya, satu pelajaran penting muncul dari semua komentar: game-game EA Sports tidak pernah betah lama di PlayStation Plus. Dengan kontrak yang hanya sekitar 6 bulan dibandingkan 12–24 bulan untuk penerbit lain, UFC 5 mengikuti jejak Jedi Survivor sebelumnya. Sebuah nasihat umum beredar: “Jika melihat game EA di layanan, mainkan segera!” seperti menemukan promo diskon besar yang tak akan datang dua kali.
Drama PSVR2: Ada Apa Gerangan?
Satu detail yang sangat mengkhawatirkan mencuat: penghapusan Pistol Whip memperkuat kekhawatiran yang berkembang tentang masa depan katalog PSVR2 di PlayStation Plus. Para pemilik headset VR Sony ini mengungkapkan frustrasi atas erosi judul-judul yang kompatibel secara terus-menerus. Pistol Whip, yang sering digambarkan sebagai “wajib punya jika Anda memiliki PSVR2,” adalah salah satu dari sedikit judul VR berkualitas yang tersedia di layanan.
Tren yang meresahkan ini memunculkan pertanyaan tentang strategi Sony dalam mendukung teknologi VR-nya dalam layanan berlangganan. Para pemain PSVR2 menemukan semakin sedikit pilihan, sebuah situasi yang berpotensi merusak daya tarik headset tersebut bagi calon pembeli baru. Ini seperti sebuah buff yang tiba-tiba diubah menjadi nerf tanpa pemberitahuan.
Dengan adanya perubahan katalog yang terus-menerus ini, hanya satu rekomendasi yang masuk akal: jangan tunda lagi untuk memainkan game yang Anda minati. Seperti yang ditunjukkan oleh “pembersihan” di bulan Agustus lalu, tidak ada judul yang aman dari penghapusan mendadak. Jadi, sebelum game favorit Anda jadi kenangan, mari kita level up agenda gaming dan sikat semua yang ada.


