Kreativitas itu kayak tanaman yang butuh tanah subur dan air yang cukup. Tanah suburnya ya ruang kerja yang nyaman, airnya ya… tangan yang terawat. Bayangin aja, mau bikin patung tanah liat tapi tangan kasar kayak amplas, kan nggak lucu? Nah, di sinilah Aesop masuk, bukan sebagai pupuk, tapi sebagai skincare yang bikin tangan kita sehalus sutra.
Aesop, merek skincare dan parfum yang wanginya bikin tetangga kepo, lagi bagi-bagi kebaikan buat tangan-tangan pekerja keras dan ruang-ruang kreatif yang sibuk. Caranya? Dengan koleksi holiday kits yang dirancang buat memperkaya momen-momen kita dengan diri sendiri. Bayangin, lagi asik bikin kue, tangan belepotan adonan, terus dikasih hand balm Aesop yang lembut… surga dunia, gengs!
Kits ini bukan cuma sekadar sabun dan krim, tapi juga pengalaman sensorik yang beda-beda. Ada “Party in the Greenhouse” yang wanginya daun geranium, ada “Too Many Cooks in the Kitchen” yang punya sabun cuci tangan pumice yang lagi viral itu. Ada juga “Library of Aromas” buat yang suka parfum, dan “Bathroom Abundance” buat yang pengen kamar mandinya kayak spa. Totalnya ada sembilan kits, jadi tinggal pilih sesuai kebutuhan dan kepribadian.
Nah, biar makin seru, CULTURED (bukan koran bekas bungkus gorengan ya!) kerja sama dengan Aesop buat ngintip kehidupan kreatif para seniman di New York. Kita diajak masuk ke studio Eny Lee Parker, Fernando Mastrangelo, dan dapurnya Flynn McGarry. Siap-siap terinspirasi!
Fernando Mastrangelo: Antara Seni dan Desain, Mana yang Bikin Dompet Lebih Senang?
Mastrangelo ini kayak bunglon, bisa berubah jadi seniman, bisa juga jadi desainer. Di studionya, dia bikin sofa yang kayak bongkahan batu dan lampu dinding yang kayak stalaktit. Karyanya dipajang di Brooklyn Museum dan Cooper Hewitt, Smithsonian Design Museum. Keren, kan? Tapi, kira-kira harga karyanya bikin dompet nangis nggak ya?
Intinya, Mastrangelo ini membuktikan bahwa seni dan desain itu nggak harus pisah. Keduanya bisa jalan bareng, saling melengkapi, dan menghasilkan karya yang unik dan berkesan. Ya, kayak kamu sama mantan, bisa nggak ya?
Dalam video singkat, kita bisa lihat Mastrangelo lagi asik ngelas, ngecat, dan nyusun material-material aneh jadi barang yang estetikanya bikin kita pengen nyolong terus dipajang di ruang tamu. Tapi inget, nyolong itu dosa!
Flynn McGarry: Dari Koki Cilik Jadi Juragan Restoran, Kok Bisa?
Flynn McGarry ini dulu terkenal karena buka restoran mewah pas umur 19 tahun. Gokil nggak tuh? Sekarang, dia punya Gem Wine bar yang baru diubah jadi kafe dan toko barang-barang rumah tangga. Tapi, McGarry lagi fokus sama proyek terbarunya, Cove. Katanya sih, ini proyek paling ambisius yang pernah dia kerjain. Kita tunggu aja deh, siapa tahu nanti bisa makan gratis di sana.
McGarry ini bukti bahwa umur itu cuma angka. Yang penting itu semangat, kerja keras, dan tentunya… modal yang cukup. Kalo nggak punya modal, ya nasibnya kayak kita-kita ini, cuma bisa ngiler liat orang sukses.
Di video ini, McGarry cerita soal inspirasi kulinernya, proses kreatifnya, dan tips buat jadi koki sukses. Tapi, ada satu tips yang nggak dia sebutin, yaitu… jangan lupa cuci tangan sebelum masak! Apalagi kalo abis megang duit.
Eny Lee Parker: Desainer Minimalis yang Bikin Lampu Bentuk Unta, Ada-Ada Aja!
Eny Lee Parker ini desainer yang terkenal karena karyanya yang minimalis tapi elegan. Dia bikin furniture, lampu, dan patung yang udah dipajang di Design Miami dan Milan Design Week. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah lampu dinding “puffy” yang bentuknya kayak punuk unta. Unik banget, kan?
Parker ini membuktikan bahwa desain itu nggak harus rumit. Yang penting itu ide yang orisinal, eksekusi yang rapi, dan tentunya… selera humor yang tinggi. Soalnya, siapa coba yang kepikiran bikin lampu bentuk unta?
Dalam video ini, Parker cerita soal proses kreatifnya, tantangan yang dia hadapi, dan tips buat jadi desainer sukses. Tapi, ada satu tips yang nggak dia sebutin, yaitu… jangan lupa istirahat biar nggak halu dan bikin desain yang aneh-aneh.
Tangan yang halus dan ruang kerja yang nyaman itu emang penting buat kreativitas. Tapi, yang lebih penting itu ide yang brilian, semangat yang membara, dan tentunya… duit yang banyak. Kalo nggak punya duit, ya nasibnya kayak kita-kita ini, cuma bisa ngimpi jadi seniman sukses.
Jadi, tunggu apa lagi? Buruan beli holiday kits Aesop dan sulap tanganmu jadi sehalus sutra. Siapa tahu, abis itu ide-ide brilian langsung bermunculan dan kamu bisa jadi seniman terkenal. Tapi inget, jangan lupa bagi-bagi rejeki sama kita-kita yang udah baca artikel ini ya!


