Bermain gim adalah petualangan, dan terkadang, permata paling bersinar ditemukan di tempat yang paling tidak terduga. Siapa sangka, sebuah gim extraction shooter parodi bertema burung, yang hadir sebagai salah satu sorotan utama pengalaman Gamescom, bisa menjadi begitu mengasyikkan? Tentu saja, “Escape from Duckov” berhasil mencuri perhatian sejak awal. Judulnya saja sudah memenangkan banyak poin, namun lebih dari sekadar nama yang jenaka, gim ini menawarkan substansi yang mengejutkan, meski tidak luput dari beberapa kekurangan yang sedikit fowl.
Melarikan Diri dari Kandang Realitas
Setelah sepekan penuh di Gamescom, sebuah demo Escape from Duckov memberikan kesempatan untuk menyelami lebih dalam apa yang ditawarkan oleh extraction shooter satir ini. Apa yang tidak terduga adalah menemukan sebuah gim yang sangat menyenangkan, meskipun masih sedikit kasar di beberapa bagian, namun dipenuhi potensi humor yang luar biasa. Dalam Escape from Duckov, pemain mengendalikan seekor burung, dan pada awal permainan, terdapat opsi kustomisasi yang luas. Pemain dapat memilih anak ayam kuning yang sudah didesain sebelumnya atau menciptakan sesuatu yang benar-benar aneh, bahkan bisa menjadi seekor bebek berjalan dengan paruh yang sangat besar.
Ketika burung pemain siap beraksi, ia akan langsung terjun ke dunia Escape from Duckov. Nama gim ini sendiri adalah referensi jenaka untuk Escape from Tarkov, gim extraction shooter utama yang baru-baru ini mendapatkan tanggal rilis penuh setelah delapan tahun dalam tahap beta. Dalam Escape from Duckov, siklus permainannya cukup sederhana. Pemain memasuki dunia, mengumpulkan barang, menembak, bertahan hidup, lalu melakukan ekstraksi, untuk kemudian mengulanginya lagi.
Saat menjelajahi peta-peta yang kecil, kartun, dan menawan, pemain akan menemukan berbagai macam item. Item-item ini dapat digunakan untuk membangun stasiun dan meningkatkan kenyamanan di hideout, dijual kepada pedagang, atau digunakan untuk menyelesaikan misi. Ada banyak misi sampingan yang harus diselesaikan, yang diwakili oleh beragam tujuan yang relatif bervariasi. Uniknya, gim ini menampilkan tingkat kekerasan yang mengejutkan. Menyerang musuh—baik anjing maupun burung lain—dengan pemukul atau senjata akan menghasilkan ledakan darah dan organ, yang kemudian menghilang dan mengungkapkan sesuatu yang menyerupai ayam panggang di atas piring. Inilah yang menjadi ‘kotak rampasan’ dari musuh yang dikalahkan.
Jika pemain mati kapan saja, formula extraction shooter yang khas akan berlaku, dan pemain akan kembali ke hideout, yang dalam kasus ini adalah bunker. Semua barang yang dibawa dan dikumpulkan akan hilang, namun pemain memiliki kesempatan untuk kembali ke lokasi kematian dan mengambil kembali perlengkapan yang jatuh. Mekanisme ini menambah lapisan strategi dan risiko dalam setiap sesi permainan.
Ketika Unggas Beraksi Brutal
Escape from Duckov adalah tiruan Escape from Tarkov dalam banyak hal. Pertama, tentu saja namanya—hal ini cukup jelas. Selama bermain, terlihat tema, ikonografi, mekanisme, dan bahkan nama peta yang meniru Escape from Tarkov. Peta pembuka dinamai Ground Zero, yang merupakan salah satu ‘peta awal’ di Escape from Tarkov.
Banyak senjata, seperti PM Pistol, AKS74, dan TOZ shotgun, adalah senjata utama di Escape from Tarkov. Pemain Duckov juga keluar dari serangan dengan menemukan suar hijau dan berdiri di zona tertentu selama beberapa detik, yang identik dengan sebagian besar ekstraksi di Tarkov. Bahkan sistem pedagang, stash, dan misi pun sangat mirip dengan Escape from Tarkov. Karena semua kemiripan ini, sulit untuk menganggap Escape from Duckov terlalu serius, tidak peduli seberapa menghibur gameplay loop-nya atau seberapa memuaskan pertarungannya.
Tentu saja, ada perbedaan yang mencolok. Escape from Duckov menggunakan perspektif ‘top-down’, sedangkan Tarkov adalah first-person shooter. Duckov juga memiliki mekanisme ‘fog of war’ pada tingkat kesulitan yang lebih tinggi, yang berarti pemain hanya bisa melihat ke arah karakter menghadap. Penting juga untuk digarisbawahi bahwa Duckov memiliki beberapa tingkat kesulitan yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing pemain. Selain itu, Escape from Duckov (untuk saat ini) sepenuhnya merupakan pengalaman single-player.
Kloning dengan Sayap, Plus Minus
Escape from Duckov bersinar di beberapa area, seperti palet visual yang menawan, mekanisme pertarungan, dan elemen kustomisasi. Pemain bahkan bisa berlari bersama anjing peliharaan, yang tentu saja menambah poin lucu. Sistem pembangunan hideout menunjukkan potensi besar, dan ada banyak tugas yang harus diselesaikan, bahkan di level demo sekalipun. Sudah ada rencana untuk ekspansi, termasuk peta-peta baru, yang menjanjikan lebih banyak konten di masa depan.
Namun, demo gim ini masih diliputi masalah yang berkaitan dengan UI, menu, dan elemen aksesibilitas seperti subtitle. Banyak tugas dan percakapan memiliki subtitle yang diganti dengan teks placeholder, yang cukup menyulitkan mengingat gim ini tidak memiliki sulih suara. Keseimbangan kesulitan juga terkadang sedikit tidak proporsional. Beberapa elemen dalam Escape from Duckov tidak begitu masuk akal. Misalnya, pemain dapat menemukan titik teleportasi di sekitar peta yang akan memindahkan mereka ke lokasi lain tanpa alasan yang jelas. Meskipun mungkin ada penjelasan di baliknya, hal tersebut belum terlihat jelas.
Jejak Kaki Bebek di Jalan yang Berliku
Dengan segala keunikannya, sulit membayangkan seseorang menghabiskan waktu berjam-jam secara intensif dalam Escape from Duckov. Gim ini mungkin akan jauh lebih baik jika memiliki fitur PvP yang terintegrasi di dalamnya. Mungkin saja itu adalah fitur yang akan dihadirkan di kemudian hari, setelah pertimbangan dasar seperti subtitle dan UI yang bersih telah diperbaiki. Meski begitu, Escape from Duckov tetap menawarkan pengalaman bermain yang segar dan penuh tawa, menjadikannya sebuah parodi yang layak dicoba bagi para penggemar gim extraction shooter yang mencari sesuatu yang berbeda dan tidak terlalu serius.


