Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Film Beatles: Mia McKenna-Bruce Akui Tak Terlalu Tahu Band Ikonik Itu Sebelum Terlibat!

Siapa bilang jadi istri drummer band legendaris itu enak? Mia McKenna-Bruce, aktris yang kebagian peran sebagai Maureen Starkey dalam film biopik The Beatles, malah awalnya nggak ngeh sama band yang digilai jutaan orang ini. Mungkin dia lebih kenal BTS daripada The Beatles. Atau jangan-jangan, dia malah tim Indomie daripada tim Beatles?

Ketika Generasi Z Ketemu The Beatles: Antara Nostalgia Bapak dan Tugas Negara

Bayangkan Mia, generasi Z tulen, harus memerankan sosok yang menemani Ringo Starr di puncak popularitas The Beatles. Sementara teman-temannya sibuk dengerin Spotify Wrapped, dia malah harus dengerin “Yellow Submarine” berulang-ulang. Ini seperti dikasih tugas kuliah dadakan tentang sejarah musik yang nggak masuk silabus. Tapi ya, namanya juga rezeki, Mia tetap profesional. Siapa tahu habis ini dia jadi fans The Beatles garis keras.

Empat film biopik The Beatles ini memang proyek ambisius. Masing-masing personel bakal punya film sendiri, lengkap dengan lika-liku kehidupan dan kisah cinta mereka. Paul Mescal jadi Paul McCartney, Harris Dickinson jadi John Lennon, Joseph Quinn jadi George Harrison, dan Barry Keoghan jadi Ringo Starr. Jajaran pemainnya nggak main-main, bikin penasaran kayak ending sinetron.

Selain Mia, ada Saoirse Ronan sebagai Linda McCartney, Anna Sawai sebagai Yoko Ono, dan Aimee Lou Wood sebagai Pattie Boyd. Ini seperti reuni aktris-aktris keren dari berbagai generasi. Tinggal tunggu aja gimana chemistry mereka di layar lebar. Semoga nggak ada drama cinlok di lokasi syuting.

Tapi, mari fokus ke Mia. Pengakuannya yang polos soal The Beatles ini justru bikin kita bertanya-tanya. Apakah generasi sekarang masih kenal band legendaris ini? Apakah musik mereka masih relevan di era TikTok dan K-Pop? Atau The Beatles cuma jadi nostalgia bapak-bapak yang suka nyanyi di karaoke?

“Eleanor Rigby” Bukan Jam-ku: Pengakuan Dosa Generasi Digital

“Kami nyanyi ‘Eleanor Rigby’ dan ‘Yellow Submarine’ di sekolah, tapi itu bukan jam-ku,” kata Mia dalam wawancaranya dengan Tatler. Ini seperti pengakuan dosa seorang gamer yang lebih suka main Mobile Legends daripada game klasik macam Mario Bros. Padahal, “Eleanor Rigby” itu kayak anthem buat orang-orang melankolis. Mungkin Mia lebih suka lagu-lagu galau yang lebih kekinian.

Parahnya lagi, Mia ternyata nggak tahu Mick Jagger itu vokalis band apa. “Martin (Freeman) nanya ke aku, ‘Mick Jagger itu band-nya apa?’ Aku jawab, ‘Aku nggak tahu, Martin!’ Dia langsung ‘Aargh!'” cerita Mia. Ini seperti anak IT yang nggak tahu cara benerin printer. Padahal, Mick Jagger itu ikon rock yang karismanya nggak lekang dimakan zaman. Mungkin Mia lebih fokus sama influencer TikTok daripada legenda rock.

Tapi, dari ketidaktahuan itu, muncul sebuah pencerahan. “Sekarang aku jadi kayak, ‘Ya Tuhan, The Beatles itu underrated! Ini bagus!’ Sekarang aku dengerin musik mereka di kereta,” kata Mia. Ini seperti gamer yang akhirnya nyobain game klasik dan ketagihan. Mungkin Mia sadar, The Beatles itu bukan cuma nostalgia bapak-bapak, tapi juga musik yang berkualitas.

Maureen: Menjaga Ringo Tetap Membumi di Tengah Badai Popularitas

Mia juga cerita tentang perannya sebagai Maureen. “Ringo itu udah ngelewatin banyak hal – semua personel Beatles juga – dan Maureen itu yang bikin dia tetap membumi. Jadi penting buat aku buat ngejaga dia tetap jadi manusia yang hangat,” katanya. Ini seperti support system yang selalu ada di saat susah maupun senang.

Maureen itu bukan cuma istri seorang drummer. Dia adalah sosok yang menemani Ringo di tengah badai popularitas, narkoba, dan perceraian. Dia adalah jangkar yang menjaga Ringo tetap waras di tengah kegilaan dunia rock and roll. Mia ingin menghidupkan sosok Maureen dengan segala kehangatan dan kemanusiaannya.

Mia juga belum ketemu langsung sama Ringo. Tapi, dia denger cerita kalau Ringo selalu berbinar-binar kalau ngomongin Maureen. Ini seperti cinta sejati yang nggak lekang dimakan waktu. Semoga Mia bisa menangkap esensi cinta Ringo dan Maureen di film nanti.

The Beatles di Era Streaming: Apakah Masih Relevan?

Pertanyaannya sekarang, apakah film biopik The Beatles ini bakal sukses di era streaming? Apakah generasi Z dan milenial bakal tertarik sama kisah band yang lahir sebelum mereka lahir? Atau film ini cuma jadi tontonan nostalgia buat bapak-bapak dan ibu-ibu yang pernah muda?

Jawabannya nggak ada yang tahu pasti. Tapi, satu hal yang pasti, The Beatles itu legenda. Musik mereka abadi dan masih didengerin sampai sekarang. Film biopik ini bisa jadi jembatan yang menghubungkan generasi lama dan generasi baru. Siapa tahu, habis nonton film ini, banyak anak muda yang jadi fans The Beatles kayak Mia.

Kita tunggu aja April 2028. Siapa tahu, film biopik The Beatles ini bisa jadi game changer yang bikin musik klasik kembali berjaya di era digital. Atau jangan-jangan, Mia McKenna-Bruce malah jadi ikon baru buat fans The Beatles. Let it be.

Previous Post

2XKO: Trailer Bocor Ungkap Tanggal Rilis Konsol & Fitur Cross-Platform!

Next Post

Smartphone Tamat? True Ventures Bertaruh Masa Depan Ada di Perangkat Alternatif

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *