Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Hits 80-an yang Bangkitkan Emosi Boomer: Nostalgia Anak Muda Dulu

Dulu, anak sekolah ’80-an kalau mau eksis modalnya cuma dua: rambut belah tengah klimis atau poni lempar badai. Sekarang? Tinggal joget TikTok. Tapi, ada satu hal yang tetap abadi: lagu-lagu *high school* yang bikin kita auto-flashback ke masa-masa seragam putih abu yang penuh coretan.

Era ’80-an itu memang gudangnya musik. Semua genre tumplek blek jadi satu, dari new wave sampai hard rock, dan anehnya, semua kedengeran asik. Coba bayangin playlist isinya Cyndi Lauper, A-ha, sama Journey. Aneh? Enggak juga. Soalnya, musik ’80-an itu kayak Indomie: seleraku!

Nah, buat para *boomer* (dan yang merasa muda tapi jiwanya ’80-an), ada beberapa lagu yang bisa langsung bikin amigdala di otak kita kebakaran. Lagu-lagu ini bukan cuma sekadar musik, tapi juga mesin waktu yang bisa bawa kita balik ke era *mullet*, *perm*, dan MTV yang masih nayangin video klip.

Nostalgia di Balik Nada: Lebih dari Sekadar Lagu

Mungkin setiap orang punya lagu favoritnya masing-masing, yang punya kenangan personal tersendiri. Tapi, ada beberapa lagu yang emang udah jadi *soundtrack* wajib buat dekade itu. Lagu-lagu yang bahkan anak muda sekarang pun tahu, entah dari film, iklan, atau meme.

Biar nggak penasaran, ini dia lima lagu *high school* dari era ’80-an yang dijamin bakal bikin kamu nostalgia, plus sedikit bumbu kenapa lagu-lagu ini begitu ikonik. Siap-siap dengerin sambil bayangin rambut palsu ala Jon Bon Jovi!

Journey – Don’t Stop Believin’: Anthem Para Pejuang Skripsi

“Don’t Stop Believin'”-nya Journey itu kayak mantra buat para pejuang skripsi. Dimulai dengan intro yang misterius, lalu meledak jadi *anthem* pembangkit semangat. Liriknya? Soal mimpi, harapan, dan keberanian buat terus maju meski jalan di depan nggak jelas.

Jonathan Cain, keyboardist Journey, cerita kalau lagu ini terinspirasi dari kisah hidupnya sendiri. Dulu, dia sempat putus asa karena karir musiknya mandek. Tapi, bokapnya bilang, “Jangan berhenti percaya, Jon!” Dan, *voila*, lahirlah lagu yang jadi penyemangat jutaan orang di seluruh dunia.

Dulu sih cuma jadi hits nomor 1. Sekarang? “Don’t Stop Believin'” udah jadi *evergreen*. Mungkin gara-gara para *boomer* pada nyuruh anak cucunya dengerin kali ya. Biar pada tahu kalau musik jaman dulu emang lebih berkualitas. Atau… biar pada nggak lupa sama utang?

Simple Minds – Don’t You (Forget About Me): Soundtrack Generasi Galau

Denger “Don’t You (Forget About Me)”-nya Simple Minds, langsung kebayang film “The Breakfast Club”. Film tentang anak-anak SMA yang kena hukuman dan harus ngabisin Sabtu di perpustakaan. Klasik!

Lagu ini emang sengaja ditulis buat film itu. Awalnya, Simple Minds nggak mau nyanyiin, soalnya pengen fokus sama musik sendiri. Tapi, begitu ketemu sama penulis lagunya, mereka langsung berubah pikiran. Dan, *boom*, lahirlah lagu yang jadi identitas generasi ’80-an.

Ketika Cinta Tak Terungkapkan: Foreigner – I Want to Know What Love Is

Balada ’80-an mana yang lebih ngena selain “I Want to Know What Love Is”-nya Foreigner? Dimulai dengan vokal Lou Gramm yang lembut, lalu meledak jadi paduan suara yang bikin merinding. Liriknya? Soal cinta, pencarian, dan harapan.

Dirilis tahun 1984, lagu ini langsung nangkring di puncak Billboard Hot 100 tahun 1985. Mungkin lagu ini juga yang jadi biang keladi jutaan cinta monyet di era itu. Beberapa langgeng sampai sekarang, beberapa cuma jadi kenangan pahit yang bikin galau.

Rick Astley – Never Gonna Give You Up: Dari Hits ke Meme Abadi

Sekarang, “Never Gonna Give You Up”-nya Rick Astley lebih dikenal sebagai meme *Rickroll*. Tapi, jangan salah, dulu lagu ini hits banget! Astley emang punya tampang *baby face*, tapi suaranya ngebass dan bikin nagih. Dijamin langsung pengen joget!

Lagu pop yang ceria dan *catchy* ini langsung ngehits di seluruh dunia tahun 1987. Bahkan, lirik “Never Gonna Give You Up” itu nggak sengaja muncul pas salah satu *songwriter* lagi ngobrol sama Astley. Kebetulan yang menghasilkan mahakarya.

Joan Jett – Bad Reputation: Anthem Anak Punk yang Nggak Mau Diatur

“Bad Reputation”-nya Joan Jett itu punk rock abis. Tempo ngebut, liriknya nyelekit: “I don’t give a damn ’bout my reputation!” Intinya? Jadi diri sendiri, bodo amat sama omongan orang, dan tolak semua aturan masyarakat yang nggak masuk akal.

Tahun 1980, lagu ini jadi anthem para pemberontak. Buat Jett sendiri, lagu ini adalah representasi dirinya setelah band sebelumnya bubar. Jadi, kalau kamu ngerasa nggak cocok sama lingkungan sekitar, dengerin lagu ini. Dijamin langsung semangat!

Musik ’80-an itu memang unik. Nggak cuma soal nada dan lirik, tapi juga soal kenangan dan emosi yang tersimpan di dalamnya. Lagu-lagu *high school* di atas cuma sebagian kecil dari *soundtrack* masa muda para *boomer*. Tapi, lagu-lagu ini punya kekuatan buat membawa kita kembali ke masa lalu, ke era *mullet*, *perm*, dan MTV yang masih nayangin video klip. Sekarang, tinggal putar lagunya, tutup mata, dan biarkan nostalgia menghampirimu. Siap-siap baper!

Previous Post

Industri Game Jerman: Optimisme Menguat, Masa Depan Cerah di 2026?

Next Post

Robotika Antariksa: Misi NASA Buka Jalan Ekonomi Angkasa dan Hunian di Bulan, Mars

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *