Mencari saham yang bisa mendatangkan duit pasif berpuluh-puluh tahun? Lupakan dulu saham blue chip nan kaku, coba intip celah di sektor energy midstream. Di sana, ada Master Limited Partnerships (MLPs), entitas yang uniknya nggak kena pajak korporat asalkan sebagian besar laba mengalir ke pemegang saham dalam bentuk distribusi. Memang sih, urusan pajak jadi sedikit lebih rumit di akhir tahun, tapi hei, keuntungannya adalah distribusi itu sebagian besar pajaknya ditunda sampai sahamnya dijual. Jadi, ini bukan sekadar dividen biasa; ini adalah strategi cerdas untuk mengisi pundi-pundi di masa depan. Artikel ini akan mengupas tiga calon raja passive income dekade depan dari jagat midstream.
Energy Transfer: Sang Pemulihan Diri yang Menguntungkan

Today’s Change
(-0.80%) $-0.15
Current Price
$18.59
Key Data Points
Market Cap
$64B
Day’s Range
$18.44 – $18.80
52wk Range
$14.60 – $19.30
Volume
16M
Avg Vol
15M
Gross Margin
12.27%
Dividend Yield
7.07%
Mari kita mulai dengan Energy Transfer ((ET 0.80%)), entitas yang menawarkan yield sebesar 7.1% dengan janji kenaikan distribusi 3% hingga 5% per tahun. Perusahaan ini punya jejak midstream yang luar biasa di Amerika Serikat, dengan mayoritas bisnisnya bergantung pada operasi berbayar tetap (fee-based). Model bisnis semacam ini memberikan visibilitas pendapatan yang solid, seolah punya peta harta karun yang jelas di masa depan.
Perusahaan ini sempat ‘kecepetan’ dengan utang saat pandemi, sampai harus memotong distribusinya. Namun, jangan remehkan kegigihannya; mereka berhasil memperbaiki neraca keuangan dengan cepat dan mengembalikan distribusinya ke level sebelum pemotongan, bahkan melampauinya. Sekarang, Energy Transfer kembali ke mode ekspansi. Proyek-proyek baru yang terhubung dengan permintaan gas alam, terutama dari pusat data AI yang haus energi, sedang gencar digarap. Ini menunjukkan bahwa perusahaan ini tidak hanya bertahan, tapi juga beradaptasi dengan kebutuhan energi modern.
Dengan valuasi saham yang tergolong murah, distribusi yang terjamin kuat (hampir 1.8 kali lipat dari laba kuartal lalu), dan deretan proyek pertumbuhan yang menjanjikan, Energy Transfer layak dipertimbangkan sebagai aset jangka panjang untuk meraup pendapatan pasif yang signifikan. Bayangkan saja, seperti punya mesin uang yang berputar terus tanpa perlu banyak campur tangan.
Enterprise Products Partners: Sang Ratu Konsistensi Beryield Tinggi

Enterprise Products Partners
Today’s Change
(-1.28%) $-0.48
Current Price
$37.09
Key Data Points
Market Cap
$81B
Day’s Range
$36.94 – $38.22
52wk Range
$27.77 – $38.22
Volume
6.4M
Avg Vol
4.4M
Gross Margin
12.86%
Dividend Yield
5.79%
Selanjutnya, mari kita sambut sang ratu konsistensi: Enterprise Products Partners ((EPD 1.28%)). Perusahaan ini punya rekor luar biasa: telah menaikkan distribusinya selama 27 tahun berturut-turut. Angka ini sungguh mencengangkan jika melihat badai pasar energi dan gejolak ekonomi yang terjadi selama kurun waktu tersebut. Konsistensi ini membuktikan sifat konservatif dan keandalan perusahaan, yang masih terjaga hingga kini.
Saham ini menawarkan yield sebesar 5.9%, dengan pertumbuhan distribusi tahunan yang stabil di kisaran 3% hingga 4%. Enterprise Products Partners memiliki salah satu neraca keuangan terbaik di sektor ini dan mencatat rasio cakupan yang kuat sebesar 1.8 kali pada kuartal terakhir. Pendapatan tunai perusahaan diprediksi akan melonjak tahun ini berkat pengurangan anggaran belanja modal (capex) untuk 2026 menjadi $2.5 miliar – $2.9 miliar, turun dari $4.4 miliar di 2025. Selain itu, sejumlah proyek pertumbuhan dijadwalkan rampung akhir tahun ini, yang diperkirakan akan mendongkrak adjusted EBITDA dan arus kas perusahaan hingga dua digit pada 2027.
Secara keseluruhan, Enterprise Products Partners adalah pilihan saham high-yield yang dapat diandalkan, dengan proyeksi pertumbuhan yang solid di tahun-tahun mendatang. Ini seperti menanam pohon buah yang sudah terbukti lebat hasilnya, tinggal menunggu panen raya.
Sumber gambar: Getty Images.
Western Midstream: Si Raksasa Yield Tinggi yang Berbenah Diri

Western Midstream Partners
Today’s Change
(-0.91%) $-0.38
Current Price
$41.33
Key Data Points
Market Cap
$16B
Day’s Range
$40.93 – $41.80
52wk Range
$33.60 – $44.74
Volume
1.8M
Avg Vol
1.3M
Gross Margin
52.29%
Dividend Yield
8.73%
Beralih ke Western Midstream ((WES 0.91%)), yang menawarkan salah satu yield tertinggi di sektor midstream, mencapai 8.6%. Perusahaan ini berencana menaikkan distribusinya sebesar 3% di tahun 2026. Ini bukan sekadar janji manis, melainkan langkah strategis untuk terus memanjakan pemegang saham.
Meskipun tahun 2025 berjalan mulus, tahun ini Western Midstream akan menghadapi sedikit perlambatan pertumbuhan akibat penurunan volume pengangkutan melalui sistemnya. Ditambah lagi, perusahaan ini baru saja merestrukturisasi perjanjian dengan induk usahanya, Occidental ((OXY +1.50%)), beralih dari struktur cost-of-service ke fixed-fee. Struktur cost-of-service memang lazim digunakan di masa awal pembangunan midstream untuk memastikan pengembalian investasi.
Perjanjian baru dengan Occidental mencakup komitmen volume minimum hingga 2035. Sebagai imbalannya atas potensi penurunan arus kas operasional, Occidental akan mengembalikan 15.3 juta unit saham Western, bernilai sekitar $610 juta. Manajemen Western optimis bahwa efisiensi biaya yang dilakukan akan meminimalkan dampak terhadap adjusted EBITDA. Ini adalah manuver cerdas untuk menjaga stabilitas keuangan sambil melakukan transisi yang diperlukan.
Tak hanya itu, Western Midstream juga memperluas kerja sama dengan ConocoPhillips di Delaware Basin, sebuah langkah diversifikasi yang menjauh dari ketergantungan pada Occidental. Selain itu, perusahaan ini agresif merambah bisnis pengolahan air (produced water) melalui akuisisi Aris Water Solutions dan proyek Pathfinder Pipeline. Dengan langkah-langkah ini, Western Midstream tetap diproyeksikan mampu menumbuhkan adjusted EBITDA tahun ini, bahkan di tengah periode transisi.
Mengingat neraca keuangan yang kokoh dan strategi adaptasi yang matang, momen ini tampaknya sangat tepat untuk memasukkan saham high-yielder ini ke dalam portofolio. Ini adalah kesempatan untuk mendapatkan pemasukan pasif yang signifikan sambil menyaksikan perusahaan bertransformasi menjadi lebih kuat.

