Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Red Dot Award 2025: Permukaan Berkinerja Tinggi Dimore Surfaces Diakui Secara Global

Katanya sih, zaman sekarang kalau belum pakai *sintered stone*, kayak belum sah jadi arsitek kekinian. Serius, ini bukan endorse-an, tapi mari kita bahas kenapa material yang satu ini lagi naik daun banget, sampai-sampai dapat Red Dot Award 2025. Apa iya, kualitasnya se-high-performance itu?

HIGH-PERFORMANCE SURFACES RECOGNIZED BY RED DOT AWARD 2025

Dimore Surfaces baru aja dapat pengakuan internasional berkat Red Dot Award 2025 untuk desain produk mereka, yaitu *Brillio surface finish*. Inspirasinya dari tekstur mentah batu tulis. Jadi, bayangin aja, lantai rumahmu kayak punya sentuhan alam tapi tetap elegan dan modern. Brillio ini bagian dari koleksi Midas, yang terdiri dari *tiles* batu *sintered* berformat besar. Tujuannya? Bikin tampilan batu yang realistis, tapi dengan daya tahan yang nggak kaleng-kaleng. Anti noda dan tahan gores, *cuy*! Cocok buat area yang lalu lalangnya kayak jalanan Sudirman pas jam pulang kantor: area ritel, hotel, dan kantor. Penghargaan ini membuktikan bahwa Dimore Surfaces berhasil menggabungkan estetika, ketahanan, dan kemudahan perawatan dengan teknologi canggih. Keren, kan?

Material ini nggak cuma sekadar gaya-gayaan. Daya tahannya itu loh, yang bikin geleng-geleng kepala. Anti noda, tahan gores, cocok buat yang males bersih-bersih tiap hari. Jadi, buat yang punya jiwa rebahan kayak mimin, ini *mah* surga dunia.

Dan bukan cuma itu aja, *gaes*. Tampilannya juga bisa bikin rumahmu serasa istana. Dengan desain yang terinspirasi dari alam, *sintered stone* ini bisa memberikan sentuhan elegan dan modern. Cocok buat yang pengen rumahnya jadi *feed goals* di Instagram.

Tapi, tunggu dulu. Jangan langsung kalap pengen ganti semua lantai rumahmu. Ada satu hal yang perlu diingat: harga. Material high-end gini biasanya bikin dompet menjerit. Jadi, sebelum memutuskan, pastikan dulu isi rekeningmu cukup, ya. Atau, siap-siap aja jual ginjal… *eh*, jangan, *ding*!

Meskipun begitu, kalau memang budget mencukupi, *sintered stone* ini bisa jadi investasi yang oke banget. Selain bikin rumah makin kece, daya tahannya juga bisa menghemat biaya perawatan dalam jangka panjang. *Win-win solution*, kan?

ADVANCED ITALIAN GEA PRESS AND DRY GRANULAR TECHNOLOGY

Komitmen Dimore Surfaces terhadap performa material didukung oleh kemajuan teknologi yang memastikan kekuatan, presisi, dan integritas estetika yang superior. Merek asal Italia ini mencapai semua itu dengan memanfaatkan ilmu material dan proses manufaktur berteknologi tinggi. Menggunakan teknologi Italian GEA PRESS, permukaan Sintered Stone mereka menjalani pemanasan intens di atas 1200 °C dan dikompresi dengan tekanan 44.000 ton. Selain itu, integritas estetika diamankan melalui metode *glazing* dengan teknologi Dry Granular, yang direkayasa untuk mencegah distorsi cahaya. Hasilnya adalah refleksi seperti cermin yang sempurna, berdefinisi tinggi, dan permukaan yang sangat tahan lama, menawarkan kejernihan visual dan performa yang tak tertandingi bagi para arsitek.

Proses pembuatannya sendiri juga nggak main-main. Dengan teknologi canggih, batu *sintered* ini diproses dengan suhu tinggi dan tekanan yang luar biasa. Hasilnya? Permukaan yang kuat, presisi, dan tahan lama. Nggak heran kalau bisa dapat penghargaan Red Dot Award.

Dengan teknologi yang canggih, material ini bisa menghasilkan tampilan yang sangat realistis. Bayangin aja, kamu bisa punya lantai marmer tanpa perlu khawatir soal perawatan yang ribet. Praktis banget, kan?

DIMORE SURFACES’ WABI-SABI INSPIRED MIDAS COLLECTION

Koleksi Midas berfungsi sebagai *tactile ode* untuk filosofi Wabi-Sabi, mengambil inspirasi dari koreografi tenang taman Zen Jepang. Setiap permukaan dalam koleksi ini adalah rekreasi yang cermat dari ketidakberaturan halus alam, menampilkan riak-riak halus, goresan lembut, dan perubahan tonal yang lembut. Palet tenang dan bersahaja mencerminkan lanskap Jepang yang tenang, mengubah permukaan menjadi perjalanan sensorik yang mengundang baik penglihatan maupun sentuhan untuk berlama-lama.

Finishing Brillio yang memenangkan penghargaan terinspirasi secara khusus oleh taktil mentah batu tulis. Ini memasangkan keanggunan pedesaan ini dengan keunggulan fungsional yang terjamin, menawarkan daya tahan anti noda dan tahan gores yang penting. Ini menjadikan Koleksi Midas ideal untuk aplikasi arsitektur kelas atas yang tersedia dalam berbagai ukuran serbaguna, mulai dari 600 × 1200 mm hingga 1200 × 2800 mm.

Inspirasi Wabi-Sabi dalam koleksi Midas ini juga patut diacungi jempol. Dengan sentuhan alami dan ketidaksempurnaan yang justru jadi daya tarik, material ini bisa memberikan nuansa yang unik dan menenangkan di rumahmu.

Jadi, gimana? Tertarik buat upgrade lantai rumahmu dengan *sintered stone* dari Dimore Surfaces? Siap-siap aja dompet agak bolong, tapi dijamin nggak bakal nyesel. Rumah jadi makin kece, daya tahan oke, dan dapat pengakuan internasional pula. Kurang apa lagi coba?

Kalau kata anak zaman sekarang, “Worth it banget, *sih*!”

Intinya, *sintered stone* ini bukan cuma sekadar material bangunan biasa. Ini adalah kombinasi antara teknologi canggih, desain yang memukau, dan daya tahan yang luar biasa. Pantas aja kalau bisa dapat penghargaan bergengsi seperti Red Dot Award.

Tapi ingat, semua pilihan ada di tanganmu. Sesuaikan dengan budget, kebutuhan, dan selera. Jangan sampai *karena* pengen rumah kekinian, malah jadi makan mi instan tiap hari. Kan nggak lucu.

Pada akhirnya, yang terpenting adalah kenyamanan dan kebahagiaan di rumah sendiri. Kalau memang *sintered stone* bisa memberikan itu, kenapa enggak? Tapi kalau ternyata lebih bahagia dengan lantai keramik biasa, ya sudah, santuy aja. Hidup itu pilihan, *gaes*!

Previous Post

Radiohead Guncang O2 London dengan ‘Climbing Up The Walls’: Nostalgia & Air Mata Fans!

Next Post

Prince of Persia: Farah Jadi Lebih Tangguh di Remake Sands of Time?

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *