Bayangkan kamu adalah seorang pelaut tanpa ingatan, terombang-ambing di lautan luas, di mana monster laut adalah tetangga sehari-hari, dan nasib sebuah kota bajak laut ada di tanganmu. Kedengarannya seperti plot film bajak laut kelas B? Tunggu dulu, karena inilah premis dari Sea of Remnants, sebuah game RPG petualangan lautan yang akan datang, yang kini membuka pintu untuk “Wanderer Test” alias Alpha Test buat PC. Siapkah kamu menjadi bajak laut amnesia yang paling berpengaruh? Atau paling tidak, mencoba gamenya duluan?
Sea of Remnants: Antara Lautan Luas dan Amnesia Mendalam
Sea of Remnants, yang dikembangkan oleh Joker Studio dan diterbitkan oleh NetEase Games, menjanjikan pengalaman bermain yang unik dengan menggabungkan elemen petualangan, RPG, dan dunia terbuka. Kita akan berperan sebagai “puppetfolk sailor” yang hilang ingatan. Tugas kita? Menjelajahi lautan berbahaya, melawan monster aneh, menyesuaikan armada kapal, dan menjalin ikatan dengan lebih dari 300 teman seperjuangan. Lebih gila lagi, keputusan kita akan membentuk kota bajak laut Orbtopia. Bayangkan SimCity, tapi dengan lebih banyak rum dan kraken.
Tapi, sebelum kita terlalu jauh membayangkan diri sebagai Jack Sparrow versi boneka, ada baiknya kita membahas sedikit tentang mengapa game seperti ini—yang menggabungkan genre yang berbeda—semakin populer. Di era di mana perhatian kita lebih pendek dari durasi iklan YouTube yang skippable, game yang menawarkan berbagai elemen sekaligus menjadi daya tarik tersendiri. Kita tidak hanya berlayar, tapi juga membangun kota, bertarung, dan berinteraksi dengan karakter lain. Semuanya dalam satu paket.
“Wanderer Test”: Kesempatan Emas atau Sekadar Umpan?
Alpha Test ini, yang disebut “Wanderer Test,” akan berlangsung dari 5 hingga 12 Februari di PC. NetEase dan Joker Studio membuka pendaftaran mulai hari ini hingga 23 Januari. Cara daftarnya pun cukup kekinian: mengikuti akun Twitter game, menyukai, me-repost, atau berkomentar pada postingan tertentu. Alternatifnya, bisa juga mendaftar melalui formulir aplikasi di halaman Steam, Reddit, dan Discord game. Pertanyaannya, apakah semua usaha ini sepadan dengan kesempatan mencoba game yang belum dirilis?
Yah, tergantung. Jika kamu tipe orang yang suka menjadi yang pertama mencoba sesuatu dan memberikan masukan untuk pengembangan game, maka ini adalah kesempatan emas. Tapi, jika kamu lebih suka menunggu hingga game dirilis dan stabil, mungkin lebih baik bersabar. Ingat, Alpha Test berarti bug dan glitch adalah bagian dari pengalaman. Kecuali, kamu memang sengaja mencari sensasi bertemu bug berbentuk kraken raksasa.
Fitur Utama: Dari Mahjong hingga Monster Laut
Sea of Remnants menawarkan sejumlah fitur yang membuatnya terdengar menarik. Mulai dari menjelajahi lautan luas, merekrut kru yang unik, melawan monster laut yang beragam (dari kelelawar raksasa hingga kepiting raksasa pembawa harta), hingga menjelajahi pulau-pulau dengan segala kejutan yang ada di dalamnya. Salah satu yang paling menarik adalah mini-game seperti mahjong dan duel. Siapa tahu, setelah berlayar seharian, kamu bisa bersantai sambil bermain mahjong dengan sesama bajak laut. Atau, jika sedang merasa jagoan, tantang mereka dalam duel satu lawan satu.
Intinya, game ini mencoba menawarkan pengalaman yang beragam dan tidak membosankan. Kamu tidak hanya akan berlayar dan bertarung, tapi juga berinteraksi dengan dunia di sekitarmu. Tentu saja, semua ini masih berupa janji. Kita baru bisa melihat apakah janji ini ditepati atau tidak setelah game dirilis.
Kapan Kita Bisa Berlayar Sepenuhnya?
Sea of Remnants dijadwalkan rilis untuk PlayStation 5, PC via Steam, iOS, dan Android pada tahun 2026. Ya, masih cukup lama. Tapi, setidaknya kita sudah bisa mengintip sedikit apa yang akan datang melalui trailer gameplay yang dirilis. Dari trailer tersebut, kita bisa melihat grafis yang cukup menarik, desain karakter yang unik, dan dunia yang penuh warna. Kita juga bisa melihat sekilas berbagai aktivitas yang bisa dilakukan dalam game, mulai dari berlayar hingga bertarung melawan monster laut.
Sea of Remnants: Sebuah Harapan atau Sekadar Hype?
Dengan kombinasi genre yang unik, fitur yang beragam, dan premis yang menarik, Sea of Remnants memiliki potensi untuk menjadi game yang sukses. Tapi, potensi saja tidak cukup. Game ini harus mampu memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan dan adiktif. Selain itu, pengembang juga harus mampu mengatasi berbagai tantangan teknis dan memastikan game berjalan dengan lancar di berbagai platform.
Pertanyaannya, apakah Sea of Remnants akan menjadi game yang kita ingat bertahun-tahun dari sekarang, atau hanya sekadar hype sesaat yang terlupakan begitu saja? Waktu yang akan menjawab. Sambil menunggu, kita bisa mendaftar untuk “Wanderer Test” dan mencoba sendiri game ini. Siapa tahu, kita bisa menjadi bagian dari sejarah perkembangan game ini.
Namun, terlepas dari apa pun hasilnya, satu hal yang pasti: Sea of Remnants adalah contoh menarik dari bagaimana pengembang game mencoba untuk berinovasi dan menawarkan pengalaman yang berbeda kepada pemain. Di dunia yang penuh dengan game yang mirip satu sama lain, upaya seperti ini patut diapresiasi. Meskipun, pada akhirnya, yang terpenting adalah apakah game tersebut menyenangkan untuk dimainkan atau tidak.
Jadi, apakah kamu siap untuk berlayar, melawan monster laut, dan membentuk kota bajak laut Orbtopia? Atau, apakah kamu lebih memilih untuk menunggu dan melihat dari pinggir lautan? Pilihan ada di tanganmu. Tapi ingat, kesempatan untuk menjadi bajak laut amnesia mungkin tidak datang dua kali.
Dan jika kamu bertanya-tanya apakah game ini akan menjadi hit atau miss, ingatlah satu hal: bahkan game yang paling menjanjikan pun bisa gagal jika tidak dieksekusi dengan baik. Sebaliknya, game yang awalnya dipandang sebelah mata bisa menjadi fenomena jika berhasil menangkap hati pemain. Jadi, mari kita tunggu dan lihat apa yang akan terjadi dengan Sea of Remnants. Siapa tahu, kita akan menemukan permata tersembunyi di kedalaman lautan game ini.


