Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Street Fighter 6 Pecahkan Rekor Evo: Lawan Terberat Ternyata Angka Registrasi Sendiri

Tampaknya Street Fighter 6 baru saja menggemparkan jagat fighting game sekali lagi, dan kali ini bukan karena gerakan spesial baru si Alex. Bukan pula sekadar patch penyeimbang yang bikin meta berantakan. Evo Japan 2026 ini mencatat rekor pendaftaran terbanyak dalam sejarah turnamen fighting game. Tapi, seperti janji YouTuber yang bilang “konten ini bukan clickbait“, ada saja beberapa catatan kecil yang bikin geleng-geleng kepala.

Data terbaru dari Evo Japan 2026 membuktikan dominasi Street Fighter 6. Dengan total 9.523 pemain mendaftar untuk setidaknya satu game, angka fantastis 7.158 pemain memilih untuk berlaga di arena Street Fighter 6. Angka ini bahkan melampaui rekor 7.061 pendaftar pada Evo utama tahun 2023. Seolah-olah semua orang di Jepang memutuskan untuk melupakan kesibukan sehari-hari demi sebuah Hadoken.

Kabar baik ini disambut gegap gempita oleh komunitas, apalagi setelah melihat tweet resmi Evo yang mengumumkan rekor ini. Namun, seperti tradisi sebuah turnamen besar, selalu ada drama di balik layar. Ketika membicarakan “turnamen fighting game terbesar,” bayangan langsung tertuju pada Evo Japan 2026. Tapi, apakah klaim ini mutlak? Sejarah mencatat ada satu insiden di tahun 2020 yang patut diperhitungkan, di mana sebuah turnamen online bertajuk The Box berhasil mengumpulkan 8.158 pendaftar untuk Super Smash Bros. Ultimate.

Perdebatan Klasik: Smash Itu Fighting Game atau Bukan?

Di sinilah letak kerumitan pertama. Komunitas fighting game sering terbelah dalam perdebatan klasik: apakah Super Smash Bros. layak disebut sebagai fighting game sejati? Sejarah panjang seri ini di panggung Evo, ditambah dengan hadirnya Rivals of Aether 2 di daftar game Evo Japan 2026, seharusnya cukup untuk mengakhiri perdebatan ini. Namun, tetap saja ada suara-suara sumbang yang meragukan statusnya. Tapi, mari kita kesampingkan dulu perdebatan filosofis ini dan kembali ke angka.

Bahkan jika kita memasukkan Super Smash Bros. Ultimate ke dalam kategori, The Box dengan 8.158 pendaftarnya memang angka yang sulit ditandingi. Tapi, mari kita perjelas, itu adalah turnamen online di masa pandemi ketika semua orang terpaksa menyalurkan energi kompetitif mereka dari balik layar monitor. Evo Japan 2026, di sisi lain, adalah ajang offline. Jadi, apakah pendaftaran tinggi di turnamen online bisa dibandingkan langsung dengan antusiasme di ajang fisik?

Ada kemungkinan Evo Japan 2026 tetap menjadi juara, tergantung pada beberapa faktor. Kita tidak bisa secara akurat menghitung jumlah pemain yang didiskualifikasi (DQ) dari 256 pool di turnamen The Box. Dengan estimasi kasar, lebih dari 2.000 pemain kemungkinan besar tidak muncul. Jika mayoritas peserta Evo Japan 2026 benar-benar hadir, maka rekor tersebut patut diperhitungkan secara serius. Tapi, ini masih angka prediksi, bukan fakta yang terverifikasi.

Fakta lain yang memperkuat popularitas Street Fighter 6 adalah rekor pemain konkurennya di platform PC. Belum lama ini, setelah perilisan patch Alex, game ini berhasil mencatatkan rekor pemain aktif terbanyak untuk fighting game berbayar di PC. Angka ini sebelumnya dipegang oleh Street Fighter 6 sendiri saat peluncuran tiga tahun lalu. Sebagian besar lonjakan pemain ini berasal dari Jepang, membuktikan bahwa game ini masih sangat dicintai di negara asalnya.

Peringkat Lengkap Entri Evo Japan 2026: Siapa Saja yang Lolos?

Di luar dominasi Street Fighter 6, ada deretan game lain yang juga menunjukkan performa impresif. Tekken 8 bertengger di posisi kedua dengan 851 pendaftar. Menyusul di posisi ketiga, Guilty Gear Strive dengan 692 pemain. Granblue Fantasy Versus: Rising menempati posisi keempat dengan 531 peserta. Game pendatang baru, 2XKO, langsung mencuri perhatian dengan debut di posisi kelima lewat 407 kompetitor.

Daftar ini terus berlanjut dengan Fatal Fury: City of the Wolves di posisi keenam (387 pemain), diikuti Vampire Savior di posisi ketujuh (295 pemain). The King of Fighters 15 mendarat di peringkat kedelapan dengan 251 pendaftar. Virtua Fighter 5 R.E.V.O. World Stage berada di urutan kesembilan dengan 187 peserta, sementara Melty Blood: Type Lumina menutup sepuluh besar dengan 181 pemain.

Di luar sepuluh besar, ada Fist of the North Star dan Under Night In-Birth 2 yang mencatat angka yang sama, masing-masing 148 pendaftar. Total gabungan pendaftar untuk semua game selain Street Fighter 6 adalah 4.078 pemain. Ini menunjukkan bahwa meskipun Street Fighter 6 masih mendominasi dengan margin yang signifikan, jaraknya dengan game lain tidak selebar di awal tahun. Ditambah lagi, banyak dari pemain ini juga ikut mendaftar di Street Fighter 6, menciptakan fenomena unik di mana satu game menjadi pusat gravitasi bagi seluruh ekosistem turnamen.

Jadi, apakah Evo Japan 2026 benar-benar akan memecahkan rekor turnamen fighting game terbesar sepanjang masa? Jawabannya masih menggantung. Kita perlu menunggu lebih banyak data kehadiran di hari-H untuk kepastian. Namun, satu hal yang pasti, antusiasme untuk genre ini, terutama di Jepang, masih membara dengan api yang tak kunjung padam.

Perlu diingat juga, Evo Japan 2026 ini menjadi momen bersejarah karena ini adalah gelaran Evo pertama sejak Qiddiya dari Arab Saudi resmi mengambil alih kepemilikan penuh. Dengan rencana ekspansi besar-besaran di tahun-tahun mendatang, perhelatan ini bisa jadi awal dari era baru yang lebih ambisius bagi seri Evo. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 Mei di Tokyo, Jepang. Siap-siap saja melihat sejarah terukir di depan mata.

Previous Post

Prabowo Perang Sampah: Mobilisasi Massal, Solusi Klasik untuk Masalah Kronis

Next Post

Obat Baru: Diet Kembar Tiga, Gula Darah & Bobot Tumbang!

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *