Popular Now

Vivo Y31T 5G Resmi Meluncur, Bisa Foto di Bawah Air hingga 1,5 Meter

Libur Main GTA VI Dibayar Masa Dinas: Antusias Game Besar Sampai ke Militer AS

Menyesap Romantisme dan Aroma Kolonial di Senja Kota Lama Semarang

Vail Health’s Healthspan: Program Kebugaran Komprehensif Tingkatkan Kualitas Hidup

Oke, mari kita buat artikel dengan gaya Mojok yang khas tentang program Healthspan dari Vail Health. Siap-siap untuk kombinasi informasi, smart humor, dan sedikit kritik membangun!

Pernah nggak sih merasa kayak karakter di game yang stuck di level yang itu-itu aja? Padahal, pengen banget *level up* kesehatan, tapi kok ya gitu-gitu aja. Nah, Vail Health hadir dengan Healthspan, program yang katanya bisa jadi cheat code buat hidup lebih sehat dan panjang umur. Tapi, beneran se-efektif itu, atau cuma *pay-to-win*?

Healthspan: Jurus Baru dari Vail Health atau Sekadar Tren?

Jadi gini, Healthspan ini bukan cuma sekadar program diet atau olahraga biasa. Ini adalah program komprehensif selama enam bulan yang menggabungkan sains, kebugaran, dan personalisasi. Intinya, mereka pengen kita fokus pada pencegahan penyakit kronis daripada cuma ngobatin gejala. Kayak main game, daripada nunggu HP sekarat baru nyari *healing potion*, mending dari awal udah *buff* diri biar nggak gampang diserang.

Menurut Josiah Middaugh, sang *program director*, Healthspan ini adalah “intervensi gaya hidup”. Mereka fokus pada dua hal utama: olahraga dan nutrisi. Tujuannya? Bikin kualitas hidup kita lebih baik. Kedengarannya sih menjanjikan, tapi mari kita bedah lebih dalam.

Vail Health sendiri melihat Healthspan sebagai bagian dari pendekatan holistik mereka terhadap perawatan kesehatan. Mereka pengen “meningkatkan kesehatan dari hulu”, alias mencegah penyakit sebelum muncul. Sally Welsh, *director of public relations* Vail Health, bilang bahwa Vail Health sekarang bukan cuma rumah sakit, tapi “sistem yang benar-benar berfokus pada kesehatan dan kebugaran”. *Sounds promising, right?*

Ide Healthspan ini datang dari Chris Lindley, *chief population officer* dan *executive director of behavioral health* Vail Health. Dia kemudian mengajak Middaugh, seorang atlet triathlon profesional, untuk bergabung dalam tim. Nah, di sinilah mulai menarik. Seorang atlet yang menerapkan konsep pelatihan atlet untuk masyarakat umum? *Interesting…*

Apa yang Bikin Healthspan Nggak Sekadar Program ala Personal Trainer?

Setiap peserta Healthspan bakal dapet tim yang terdiri dari empat ahli: *wellness coach*, *functional medicine clinician*, *coach*, dan ahli gizi. Tim ini bakal ngerancang rencana kesehatan dan kebugaran yang dipersonalisasi berdasarkan tujuan dan hasil tes kebugaran masing-masing peserta. Jadi, nggak ada tuh ceritanya program *copy-paste* yang nggak jelas juntrungannya. Ini kayak *custom build* karakter di game RPG, disesuaikan sama *skill tree* dan gaya main kita.

Programnya dimulai dengan “Thrive assessment”, serangkaian sembilan tes kesehatan dan kebugaran. Mulai dari tes kekuatan, komposisi tubuh, keseimbangan, mobilitas, sampai tes VO2 max (yang jadi favoritnya Middaugh). VO2 max ini dianggap sebagai *gold standard* untuk kapasitas aerobik, dan kabarnya punya hubungan erat dengan umur panjang. Intinya, ini adalah ukuran seberapa efisien semua sistem tubuh kita bekerja sama. *Sounds legit…*

Peserta dan tim mereka bakal melewati tiga putaran penetapan tujuan. Mulai dari tujuan yang luas, memperjelas target berdasarkan informasi awal dari penilaian, dan kemudian menentukan komitmen harian yang bersedia dilakukan oleh setiap peserta. Beberapa peserta mungkin punya tujuan terkait performa, tapi kebanyakan lebih fokus pada tujuan terkait kesehatan, seperti menurunkan kadar kolesterol atau mengubah komposisi tubuh. *Realistic and personalized goals, check!*

Healthspan ini terbuka untuk semua orang, dari usia 20-an sampai 80-an. Kata Middaugh, program ini cocok untuk siapa saja yang pengen “mengambil kendali atas kesehatan mereka sendiri”. *Empowering message, we like it!* Program ini dirancang selama enam bulan, dengan tujuan utama membantu peserta membangun kebiasaan sehat yang bakal bertahan lama setelah program selesai. *Long-term sustainability, that’s the key!*

Healthspan vs. Aplikasi Fitness: Apa Bedanya?

Yang bikin Healthspan unik adalah kombinasi data spesifik dan individual dengan *coaching* personal dari para ahli. Middaugh mengklaim bahwa Healthspan punya model yang beda dari yang lain. Banyak yang nawarin tes yang robust, diagnostik kelas atas, tapi seringkali peserta ditinggal sendirian buat ngelakuin intervensi gaya hidup. *Yeah, sounds familiar…*

Meskipun banyak orang pake *wearable technology* buat ngelacak detak jantung dan aktivitas atletik, kebanyakan nggak efektif dalam memproses data. “Hampir semua zona detak jantung yang lo liat dari Apple Watch atau Garmin, itu diprediksi berdasarkan usia. Dan itu cuma efektif buat sekitar 20% populasi,” kata Middaugh. *Ouch, burned by technology!* Jadi, banyak orang yang malah merasa *disenfranchised* karena zona yang ditampilin nggak sesuai sama kondisi mereka. *Relatable…*

Program ini dirancang buat semua orang, dari yang belum pernah nginjekin kaki di gym sampai yang udah rutin olahraga. “Bahkan buat yang udah olahraga tiga jam seminggu, lima hari seminggu, tetep bisa dapet manfaat,” kata Middaugh. “Mungkin mereka udah kejebak di *rut*, dan ngelakuin hal yang sama dalam waktu yang lama. Kita pengen mereka nyobain sesuatu yang beda, sesuatu yang bakal lebih efektif buat mereka.” *Time to break free from the routine!*

Will Cook, *president* dan CEO Vail Health (dan peserta pertama Healthspan), bilang bahwa “Lo butuh profesional buat bantuin lo dalam hal ini. Seberapa pun berpengalamannya lo, punya seseorang yang bantu lo bikin rencana, nyemangatin lo, dan bantu lo bertanggung jawab… itu kunci dari program ini.” *Accountability, that’s what makes a difference!*

Mahal Nggak Sih Ikut Program Ginian?

Nah, ini dia yang bikin mikir. Program Healthspan ini nggak gratis. Level terendah, “Foundation”, harganya $2.500 (sekitar 39 jutaan) buat enam bulan. Tingkat menengah, “Elevate”, harganya $6.000 (sekitar 94 jutaan). Dan tingkat tertinggi, “Summit”, yang melibatkan empat pertemuan per bulan dengan tim ahli, harganya $10.000 (sekitar 157 jutaan). *Dompet langsung menjerit…*

Cook mengakui bahwa “Kadang, harganya bikin kaget. Tapi, kalo lo bedah jadi berbagai layanan yang lo dapet dan jumlah jam yang lo habisin, itu harga yang sangat wajar.” *Well, that’s one way to justify it…* Buat yang berani ambil risiko, Middaugh bilang bahwa “(Healthspan) mungkin jadi satu-satunya hal terbesar yang bisa mengubah lintasan hidup mereka.” *Bold statement!*

“Kita semua punya kesibukan, tapi coba pikirin – lima hari seminggu selama satu jam, kita semua bisa kok nyempetin, dan kita semua pantes buat itu,” kata Cook. Middaugh menambahkan, “Dan kebanyakan dari kita nggak bisa nanggung kalo nggak nyempetin.” *Food for thought…*

Jadi, Healthspan ini kayak pedang bermata dua. Di satu sisi, programnya menjanjikan banget, dengan pendekatan personalisasi dan tim ahli yang siap ngebantu. Di sisi lain, harganya lumayan bikin dompet nangis. Tapi, kalo emang lo serius pengen *level up* kesehatan dan punya budget lebih, mungkin ini bisa jadi *cheat code* yang lo cari. *But remember, even with cheat codes, you still need to play the game.*

Semoga sesuai dengan brief-nya!

Previous Post

Stolen Heart The Forge: Cara Mendapatkan dan Kegunaannya untuk Armor Berserker

Next Post

Miley Cyrus Ungkap Alasan Istilah ‘Tunangan’ dengan Maxx Morando Bikin Merinding

Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *